Teman-teman pernah pernah melakukan self editing nggak, sebelum menyerahkan
naskah ke penerbit? Kalau nggak, yuk kita bahas betapa banyak banget manfaat
yang kita dapatkan saat mengedit naskah kita sendiri alias self editing!
Editing merupakan kata turunan dari
edit yang artinya perbaiki tulisan. Lalu, orang yang melakukan editing disebut
editor.
Alasan mengapa kita harus melakukan self editing adalah karena sebagai
penulis, kita harus tahu tentang apa yang kita tulis serta mempertanggung
jawabkannya. Sehingga, kita akan paham kelemahan dan kekuatan hasil karya kita.
Selain itu, ada banyak hal baik lain
yang kita bisa dapatkan saat kita melakukan self editing, yaitu:
- Memahami dan menghargai karya
tulis sendiri. Pasti ada kebanggaan
tersendiri saat penulis membaca tulisannya pertama kali.
- Memahami kesalahan pada isi
tulisan dan bisa memperbaikinya. Tanpa
disadari, kita akan mulai mempelajari dan belajar dari kesalahan tersebut.
Hal ini sangat menguntungkan bagi seorang penulis yang ‘tahu lebih’, dan
merupakan sebuah tantangan untuk seorang penulis pemula untuk mengetes
seberapa jauh kemampuannya mengenai tata bahasa dll.
- Memahami bacaan sendiri dari
sudut pandang berbeda; pembaca.
Saat menulis naskah novel, hal ini penting banget karena dengan membaca
ulang saat mengedit, akan membuat kita memiliki penilaian sendiri terhadap
tulisan kita.
- Mempermudah tugas editor. Ini penting banget nih! Self editing membuat naskah kita cepat dicetak karena editor
merasa terbantu dengan berkurangnya kesalahan pada naskah.
Setelah mengetahui manfaatnya, bukan
berarti menjadi editor itu pekerjaan mudah, loh. Hal ini karena tulisan/naskah
akan menjadi bacaan yang baik bila ditangani dengan baik pula. Itu tidak lain
tidak bukan adalah tugas seorang editor.
Seorang editor memegang banyak tugas
penting dalam mengedit, seperti membaca
ulang, memangkas kalimat yang terlalu panjang, memeriksa kebakuan/ketidakbakuan
dan typo setiap kata, bahkan memastikan kelayakan sebuah naskah untuk bisa
beredar dan meluas di pasaran.
Seperti yang sudah disebutkan di
atas, jika seorang editor mendapatkan naskah yang rapi, mungkin hal ini akan
mempermudah editor saat editing. Akan tetapi, bila mendapatkan hasil tulisan
yang memerlukan banyak perbaikan, hal ini akan memperlambat tugas editor yang
akan berdampak pula pada semakin lamanya tulisan itu akan dipublikasikan.
Akan tetapi, bagaimanapun juga,
seorang editor akan selalu berusaha untuk memberikan polesan terbaik pada
setiap tulisan garapannya, ya. Keren, nggak, tuh?
Setelah mengetahui manfaat serta
perjuangan editor, apa Teman-teman semakin bersemangat untuk melakukan self editing? Atau jangan-jangan, kalian
malah tertarik ingin jadi editor, nih? Komen di bawah, yuk!
Sekian dulu tulisan Darapena hari
ini. Nantikan tulisan lain selanjutnya, ya!
2 Komentar Pada 4 Manfaat Self Editing
Top di coba nih wkwk
Yaay!