Pagi selalu datang perlahan di hutan Kalimantan. Cahaya matahari menyelinap di antara tajuk-tajuk pohon yang tinggi, jatuh sebagai garis-garis keemasan di atas daun yang masih basah oleh embun. Udara terasa sejuk. Kabut tipis menggantung di antara batang-batang pohon, sementara suara burung bersahutan dari kejauhan. Di salah satu pohon besar yang telah berusia puluhan tahun, sebuah […]
Bab 1: Senja di Pelataran Sidomulyo Sore itu, langit Desa Sidomulyo berwarna jingga keemasan. Di teras rumah bambu yang sudah mulai miring, Ani duduk menemani kakek dan neneknya—Simbah Kakung dan Simbah Putri. Bau tanah basah dan aroma padi yang baru dipanen menyeruak. Kedua orang tua renta itu baru saja kembali dari sawah, wajah mereka dihiasi […]
Chapter 13: Batas yang Kabur Ada batas-batas yang tak pernah benar-benar terlihat, tetapi terasa ketika mulai dilanggar. Kalimat itu terus terlintas di kepalaku sejak siang tadi, sejak aku keluar dari ruang kepala sekolah dengan langkah yang sedikit lebih pelan dari biasanya. Pak Ali memang tidak meninggikan suara. Ia bahkan berbicara dengan nada yang tetap […]
Mereka bertiga bersahabat. Buat Nava mendingan pake cara merosot dan sampe bawah dengan celana robek, dari pada guling-guling kaya bola gelundung dari atas. Della beda cerita. Dia ngerasa jadi tamu undangan di setiap perdebatan. Auto masuk, nggak pernah mau diam duluan. Buatnya, diem berarti kalah. Era yang paling kasihan. Anaknya panikan, tapi sok jadi penengah. […]
Chapter 12: Yang Nyaris Tak Terdengar Tidak semua pelajaran di kelas diakhiri dengan suara bel. Seperti hari ini, ia datang lebih pelan, bahkan nyaris tanpa tanda. Hanya derit kursi yang digeser atau kertas jurnal yang dibuka setengah malas. Sementara wajah-wajah siswa yang duduk rapi seolah tidak ingin menunggu apapun yang perlu dibicarakan. Namun, dari […]
Fajar baru saja menyingsing di ufuk timur saat Winar mengencangkan tali sepatunya. Suasana hening pagi itu hanya dipecahkan oleh suara sisa-sisa embun yang jatuh dari daun-daun di halaman rumah. Setelah menunaikan salat Subuh, ada ketenangan yang sempat singgah di hatinya, meski pikirannya tetap melayang pada satu nama: Eva. Hatinya bimbang dan penuh tanda tanya atas […]
Ada satu jenis hening yang tipis tapi sebenarnya bising banget di dalam kepala. Buat Eva, hening itu mulainya tepat dua hari lalu. Sebagai seorang guru—oke, sebut saja pengajar muda yang sehari-hari menghadapi riuhnya anak-anak—Eva biasanya paling jago mengelola emosi. Dia tahu kapan harus bersuara tegas, kapan harus melempar senyum menenangkan. Tapi kalau urusannya sudah […]
Dunia Eva rasanya kayak runtuh pas tahu kalau Priyan, cinta monyet sekaligus cinta pertamanya, ternyata main belakang. Sakitnya tuh bukan main, guys. Bayangin aja, janji mau bareng-bareng terus, eh malah kandas gara-gara pengkhianatan yang nggak banget. Tapi, Eva bukan tipe cewek yang bakal berlarut-larut dalam kegalauan unfaedah. Setelah sempat mengurung diri dan menghabiskan stok tisu […]
Dunia SMA itu ibarat panggung sandiwara yang naskahnya ditulis sama takdir yang lagi moody. Di SMA Pelita Bangsa, semua orang tahu siapa Priyan—si cowok tenang dengan sorot mata yang sulit dibaca—dan semua orang tahu siapa Lily, si ketua geng “The Roses” yang punya pengaruh sekuat magnet. Tapi, ada satu bab rahasia yang terkunci rapat dari […]