Aku Memiliki Adik yang Super Jumbo
Aku adalah anak keenam dari tujuh bersaudara, menurut cerita Ibu, aku tumbuh menjadi anak perempuan yang menggemaskan. Aku seorang anak yang ceria, rambutku hitam panjang dan kulitku yang putih dan bersih karena Ibu dan Kak Nunu begitu merawatku. Aku tak pernah diizinkan oleh mereka bermain jauh-jauh dari rumah. Karena menggemaskan salah satu kerabat ayah, yang biasa dipanggil Om Ardin seringkali menjemputKU tanpa pamit ke ibu, sehingga sering membuat orang-orang di rumah panik. Aku dibawa ke rumahnya, didandani oleh isterinya, difoto dalam berbagai gaya, dibawa jalan-jalan, dibawa ke sekolah tempat Om Ardin mengajar, dan dibawa bertamasya, karena pada saat itu Om Ardin belum memiliki anak. Om Ardin adalah seorang guru seni dan tukang foto. kalau saat ini kerennya Om Ardin bisa disebut seorang fotografer, begitu kira-kira.
Lain lagi cerita dari paman saya yang satu ini, kerabat dekat dari Ibu, biasa dipanggil Om Sulaeman juga sering mengajak saya jalan-jalan ke pantai sambil makan kelapa muda, juga belum memiliki anak. Kedua paman yang sering mengajak saya itu berharap bisa memiliki anak seperti saya. Untungnya, setelah dua tahun pernikahan Om Ardin, isterinya melahirkan anak laki-laki, Namun sayang, Om Sulaeman sampai wafat, beliau tak dikaruniai anak.
Waktu terus berlalu, ketika aku menginjak usia tiga tahun, Ibu melahirkan lagi seorang anak laki-laki yang diberi nama “Untung Slamat” oleh dokter yang menangani persalinan ibu saya, Namanya dokter Robby. Kala itu melahirkan secara operasi sesar adalah hal yang mengerikan dan peristiwa langka di kampung saya. Ibu harus dioperasi sesar karena berat bayi dalam kandungan ibu saya mencapai enam kilogram dan posisi bayi dalam keadaan duduk. Peristiwa kelahiran adik saya ini sangatlah heboh, karena hampir sepekan rumah kami ramai dikunjungi oleh orang-orang yang aku sendiri tidak tahu asalnya dari mana saja. Sempat terekam dalam ingatan saya, Ibu tak mampu menyapihnya ketika adik disusui, saking besarnya. Mungkin karena termasuk peristiwa langkah, sehingga dokter Robby hampir setiap hari ke rumah merawat ibu dan adik saya. Ibu dan adik sering dibawakan susu, yang merek susunya adalah Meiji, rasanya enak dan saya juga kecipratan susunya.
Kreator : Zulmin Marandani
Comment Closed: Aku Memiliki Adik Super Jumbo
Sorry, comment are closed for this post.