KATEGORI
  • Adat & Budaya
  • Agrikultur
  • Aksi
  • Antalogi
  • Arsitektur
  • Artikel
  • Asmara
  • Autobiografi
  • autobiography
  • Bahasa & Sastra
  • basedonmyrealitylife
  • Berita Alineaku
  • betonredofficial.com
  • billybets.ch
  • Bisnis
  • Branding
  • Buku
  • Catatan Harian
  • Cerita Anak
  • Cerita Bersambung
  • Cerita Pendek
  • Cerita Rakyat
  • Cerpen
  • Cinta
  • Cita – Cita dan Harapan
  • Dongeng
  • Drama
  • Ekonomi
  • Epos
  • Event
  • Fabel
  • Fanfiction
  • Fantasi
  • Fiksi
  • Gaya Hidup
  • ggbetofficial.de
  • gullybetofficial.com
  • Hiburan
  • Hobi
  • Hubungan Antarpribadi
  • Hukum
  • Humanis
  • Humor
  • Ilmu Manajemen
  • Inspirasi
  • Istri
  • Kampus
  • Karir dan Kewirausahaan
  • Keagamaan
  • Keluarga
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kesehatan Mental
  • Ketenagakerjaan
  • Kisa Masa Kecil
  • Kisah Inspiratif
  • Kritik Media
  • Kuliner
  • Legenda
  • Lifestyle
  • Lingkungan Hidup
  • Madhoe Retna
  • Manajemen
  • mengelola toko
  • Mental Health
  • Metafisika
  • montecryptoscasinos.com
  • Moralitas
  • Motivasi
  • mrpachocasino.ch
  • Nonfiksi Dokumenter
  • Novel
  • novos-casinos
  • Nutrisi
  • Nutrition
  • okrogslovenije
  • Opini
  • Organisasi
  • Otomotif
  • Pablic
  • Parenting
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendidikan Karir
  • Pendidikan Keuangan
  • pengalaman hidup
  • Pengembangan Diri
  • Perjalanan Hidup
  • Pernikahan
  • Persahabatan
  • Pertemanan
  • Petualangan
  • Petualangan Alam
  • Pilih Kategori
  • Pilih Menu
  • Pin-Up oyunu
  • Pin-UP VCH
  • Pin-Up yukle
  • Politik
  • Post
  • Psikologi
  • Psikologi Sosial
  • Public
  • Puisi
  • Romansa
  • Romantisme kehidupan
  • Rumah Tangga
  • Satir
  • SDM
  • Sejarah
  • Self-Acceptance
  • Self-Awareness
  • Self-Improvement
  • Seni & Budaya
  • Sosial
  • spiritual journey
  • Strategi
  • Teknologi
  • Tempat Wisata
  • Traveling
  • Uncategorized
  • Wanita
  • Youth
  • Beranda » Artikel » Bab 6 dari novel Sihir Tanah Fajar Perjalanan 9 bintang

    Bab 6 dari novel Sihir Tanah Fajar Perjalanan 9 bintang

    BY 24 Sep 2026 Dilihat: 3 kali
    Sihir Tanah Fajar_alineaku

    BAB 6: DUA BUNGA ES DAN ENAM BENIH YANG TERSISA

     

    Tiga bulan setelah Istana Es Ardentia runtuh.

     

    Akademi Tanah Fajar berubah. Halaman yang dulu beku sekarang penuh taman.  

    Di tengahnya ada dua pohon bunga es. Tidak pernah layu.

     

    Eira dan Aira duduk di bawahnya. Menenun bersama.  

    “Kelopak kesembilan untuk siapa?” tanya Aira.

     

    “Untuk kita semua,” jawaban Eira. “Tim 9. Ditambah satu.”

     

    Di bangku sebelah, Ardin menenun selendang baru. Selene menyuapi dia teh hangat.  

    Leon mengajari murid baru pedang. Kael dan Toran jaga perpustakaan.  

    Vanya, Riko, Mira sibuk urus anak-anak desa yang sekarang sekolah di akademi.

     

    Lyra menutup Buku Sihir Tanah Fajar. “Akhirnya bisa istirahat.”

     

    Tapi di pojok taman, ada satu orang yang belum bisa istirahat.

     

    Veyrin. Menanam bunga dengan tangan telanjang. Tanpa sihir.

     

    MISi BARU: MENCARI 6 BENIH YANG TERSISA

     

    Malamnya, ruang kepala akademi.

     

    Di meja terbentang peta dunia. Ada enam titik merah menyala.

     

    Lyra menunjuk. “Setelah Benih Ketiga hancur, buku menunjukkan ini. Enam Benih lain.”

     

    “Di mana?” tanya Leon.

     

    “Gurun Pasir Merah. Hutan Akar Hitam. Lautan Kabut. Kota Cermin. Lembah Tulang. Dan Puncak Petir.”

     

    Semua terdiam.

     

    Eira berdiri. “Berarti perjalanan kita belum selesai.”

     

    Aira menggenggam tangan Eira. “Kalau begitu kita jalan lagi. Sebagai keluarga.”

     

    Veyrin yang dari tadi diam di pintu akhirnya bicara.  

     

    “Aku ikut.”

     

    Semua menoleh.

     

    VEYRIN BELAJAR JADI MANUSIA BIASA DAN MENEBUS DOSA

     

    Veyrin masuk. Rambutnya sudah tidak putih es. Abu-abu. Wajahnya ada bekas luka.

     

    “Aku tidak punya kekuatan lagi,” katanya pelan. “Benih Ketiga mengambil semuanya saat hancur.”

     

    Dia menatap Selene. “Tapi aku punya dua tangan. Untuk menanam. Untuk membangun. Untuk menebus.”

     

    Selene tidak menjawab. Hanya menggeser kursi di sebelahnya.

     

    Veyrin duduk. Canggung.

     

    Ardin tersenyum ke arah suaranya. “Kursi itu memang untukmu. Dari dulu.”

     

    Veyrin menunduk. “Terima kasih.”

     

    Eira maju. “Kalau gitu kesepakatannya. Kita berangkat besok. Tim 10.”

     

    “Tim 10?” tanya Kael.

     

    Eira dan Aira kompak. “Iya. 9 Penjaga. Ditambah 1 yang Belajar Hangat.”

     

    Veyrin hampir menangis. “Aku… aku belum pantas dipanggil begitu.”

     

    Aira memeluk lengan Veyrin. “Nanti juga pantas, Om. Kita ajarin pelan-pelan.”

     

    LATIHAN TERAKHIR SEBELUM BERANGKAT

     

    Subuh. Halaman akademi.

     

    Eira dan Aira berdiri di tengah. Veyrin di belakang mereka, gugup.

     

    “Ingat,” kata Lyra. “Sihir hangat bukan dari kuat. Dari mau memaafkan.”

     

    Eira menggenggam tangan Aira. Aira menggenggam tangan Veyrin.

     

    Tiga cahaya berbeda menyatu. Keemasan, putih, dan abu-abu hangat.  

    Dari tanah tumbuh bunga baru. Kelopaknya sepuluh.

     

    Veyrin terisak. “Ini pertama kalinya aku menumbuhkan sesuatu tanpa menyakiti.”

     

    Selene memegang bahu Veyrin. “Selamat datang pulang.”

     

    SURAT TERAKHIR

     

    Di pintu gerbang akademi ada surat. Tanpa nama pengirim.

     

    Isinya:  

    Benih pertama sampai ketiga sudah mati.  

    Enam sisanya menunggu.  

    Hati-hati. Mereka tidak akan semudah ini.  

    – T

     

    Tim 10 saling pandang.

     

    Leon mengangkat pedang. “Berangkat?”

     

    Eira menatap Aira dan Veyrin. “Berangkat. Sebagai keluarga.”

     

    Mereka melangkah keluar gerbang. Di belakang, bunga sepuluh kelopak mekar.

     

     

     

    Kreator : Nadya Putri

    Bagikan ke

    Comment Closed: Bab 6 dari novel Sihir Tanah Fajar Perjalanan 9 bintang

    Sorry, comment are closed for this post.

    Popular News

    • Dalam dunia pendidikan modern, pendekatan sosial emosional semakin banyak dibahas. Salah satu model yang mendapatkan perhatian khusus adalah **EMC2 sosial emosional**. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Definisi EMC2 sosial emosional? Mengapa pendekatan ini penting dalam pembelajaran? Mari kita bahas lebih lanjut untuk memahami bagaimana EMC2 berperan dalam perkembangan siswa secara keseluruhan. Definisi EMC2 Sosial […]

      Okt 02, 2024
    • Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tidak lahir begitu saja. Di balik perumusan lima sila yang menjadi pondasi bangsa ini, ada pemikiran mendalam dari para tokoh pendiri bangsa, salah satunya adalah Soekarno. Pemikiran Soekarno dalam merumuskan Pancasila sebagai dasar negara menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah Indonesia. Lalu, apa saja pemikiran Soekarno tentang dasar negara […]

      Des 02, 2024
    • Part 15: Warung Kopi Klotok  Sesampainya di tempat tujuan, Rama mencari tempat ternyaman untuk parkir. Bude langsung mengajak Rani dan Rama segera masuk ke warung Kopi Klotok. Rama sudah reservasi tempat terlebih dahulu karena tempat ini selalu banyak pengunjung dan saling berebut tempat yang ternyaman dan posisi view yang pas bagi pengunjung. Bude langsung memesan […]

      Okt 01, 2024
    • Part 16 : Alun – Alun  Kidul Keesokan paginya seperti biasa Bude sudah bangun dan melaksanakan ibadah sholat subuh. Begitupun dengan Rani yang juga melaksanakan sholat subuh. Rani langsung ke dapur setelah menunaikan ibadah sholat subuh. Tidak lama disusul oleh Bude dan langsung mengambil bahan masakan serta mengiris bahan untuk memasak. Rani dan Bude sangat […]

      Okt 16, 2024
    • Rumusan dasar negara yang dikemukakan oleh Mr. Soepomo memiliki peran sangat penting dalam pembentukan dasar negara Indonesia. Dalam sidang BPUPKI, Mr. Soepomo menjelaskan gagasan ini dengan jelas, menekankan pentingnya persatuan dan keadilan sosial. Dengan demikian, fokusnya pada teori negara integralistik membantu menyatukan pemerintah dan rakyat dalam satu kesatuan. Lebih lanjut, gagasan ini tidak hanya membentuk […]

      Okt 21, 2024

    Latest News

    Buy Pin Up Calendar E-book On-line At Low Prices In India After the installation is complete, you’ll have the flexibility […]

    Jun 21, 2021

    Karya Nurlaili Alumni KMO Alineaku Hampir 10 bulan, Pandemi Covid -19 telah melanda dunia dengan cepat dan secara tiba-tiba. Hal […]

    Des 07, 2021

    Karya Lailatul Muniroh, S.Pd Alumni KMO Alineaku Rania akhirnya menikah juga kamu,,,  begitu kata teman2nya menggoda, Yaa,,,Rania bukan anak.yang cantik […]

    Des 07, 2021

    Karya Marsella. Mangangantung Alumni KMO Alineaku Banyak anak perempuan mengatakan bahwa sosok pria yang menjadi cinta pertama mereka adalah Ayah. […]

    Des 07, 2021

    Karya Any Mewa Alumni KMO Alineaku Bukankah sepasang sejoli memutuskan bersatu dalam ikatan pernikahan demi menciptakan damai bersama? Tetapi bagaimana […]

    Des 07, 2021