KATEGORI
  • Adat & Budaya
  • Agrikultur
  • Aksi
  • Antalogi
  • Arsitektur
  • Artikel
  • Asmara
  • Autobiografi
  • autobiography
  • Bahasa & Sastra
  • basedonmyrealitylife
  • Berita Alineaku
  • betonredofficial.com
  • billybets.ch
  • Bisnis
  • Branding
  • Buku
  • Catatan Harian
  • Cerita Anak
  • Cerita Bersambung
  • Cerita Pendek
  • Cerita Rakyat
  • Cerpen
  • Cinta
  • Cita – Cita dan Harapan
  • Dongeng
  • Drama
  • Ekonomi
  • Epos
  • Event
  • Fabel
  • Fanfiction
  • Fantasi
  • Fiksi
  • Gaya Hidup
  • ggbetofficial.de
  • gullybetofficial.com
  • Hiburan
  • Hobi
  • Hubungan Antarpribadi
  • Hukum
  • Humanis
  • Humor
  • Ilmu Manajemen
  • Inspirasi
  • Istri
  • Kampus
  • Karir dan Kewirausahaan
  • Keagamaan
  • Keluarga
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kesehatan Mental
  • Ketenagakerjaan
  • Kisa Masa Kecil
  • Kisah Inspiratif
  • Kritik Media
  • Kuliner
  • Legenda
  • Lifestyle
  • Lingkungan Hidup
  • Madhoe Retna
  • Manajemen
  • mengelola toko
  • Mental Health
  • Metafisika
  • montecryptoscasinos.com
  • Moralitas
  • Motivasi
  • mrpachocasino.ch
  • Nonfiksi Dokumenter
  • Novel
  • novos-casinos
  • Nutrisi
  • Nutrition
  • okrogslovenije
  • Opini
  • Organisasi
  • Otomotif
  • Pablic
  • Parenting
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendidikan Karir
  • Pendidikan Keuangan
  • pengalaman hidup
  • Pengembangan Diri
  • Perjalanan Hidup
  • Pernikahan
  • Persahabatan
  • Pertemanan
  • Petualangan
  • Petualangan Alam
  • Pilih Kategori
  • Pilih Menu
  • Pin-Up oyunu
  • Pin-UP VCH
  • Pin-Up yukle
  • Politik
  • Post
  • Psikologi
  • Psikologi Sosial
  • Public
  • Puisi
  • Romansa
  • Romantisme kehidupan
  • Rumah Tangga
  • Satir
  • SDM
  • Sejarah
  • Self-Acceptance
  • Self-Awareness
  • Self-Improvement
  • Seni & Budaya
  • Sosial
  • spiritual journey
  • Strategi
  • Teknologi
  • Tempat Wisata
  • Traveling
  • Uncategorized
  • Wanita
  • Youth
  • Beranda » Artikel » Bab 8 dari novel Sihir Tanah Fajar Perjalanan 9 bintang

    Bab 8 dari novel Sihir Tanah Fajar Perjalanan 9 bintang

    BY 24 Sep 2026 Dilihat: 3 kali
    Sihir Tanah Fajar_alineaku

    BAB 8: AKAR YANG MENJERAT DAN SENYUM YANG BERACUN

     

    HUTAN AKAR HITAM

     

    Tiga hari setelah Gurun Pasir Merah.

     

    Hutan ini tidak punya langit. Yang ada hanya akar raksasa yang menjuntai dari atas, hitam dan berdenyut seperti pembuluh darah.

     

    “Benih Kelima ada di sini,” kata Lyra sambil buka peta. “Benih Pengkhianatan.”

     

    Veyrin jalan paling depan. Sudah tidak ragu lagi.  

    “Ikut aku. Aku hafal bau pengkhianatan.”

     

    Tim 10 berjalan hati-hati. Setiap langkah, akar bergerak.

     

    Tiba-tiba dari atas turun sosok. Perempuan. Senyumnya lebar.  

    “Selamat datang, Keluarga Tanah Fajar.”

     

    Dia cantik. Rambut perak. Gaun dari daun.  

    “Tapi sayang… aku tidak diundang.”

     

    RAHASIA SIAPA “T”

     

    Perempuan itu menatap Veyrin lama.  

    “Halo, Kakak.”

     

    Semua terdiam.

     

    Veyrin menyipit. “Talia?”

     

    “Tepat,” katanya sambil tepuk tangan. “T. Suratnya dari aku.”

     

    Dia muterin liontin di leher. Bentuknya sama seperti milik Eira, tapi hitam.

     

    “Aku adikmu yang kau buang ke hutan ini 15 tahun lalu. Karena Ayah bilang aku tidak sekuat kamu.”

     

    Veyrin terpaku. “Aku… aku tidak ingat.”

     

    “Tentu tidak,” Talia tertawa. “Kau terlalu sibuk jadi raja es.”

     

    Lyra berbisik ke Eira. “Di buku tidak ada catatan tentang dia.”

     

    Talia mendekat ke Eira dan Aira. “Dua Bunga Es. Cantik. Sayang kalau layu.”

     

    Eira melindungi Aira. “Jangan sentuh adikku.”

     

    LATIHAN SIHIR GABUNGAN TIM 10

     

    Akar-akar mulai bergerak. Menjerat kaki Tim 10.

     

    “Benih Kelima marah,” kata Talia. “Karena kalian hancurkan Benih Keempat. Dia teman saya.”

     

    Talia menunjuk ke tengah hutan. Di sana ada pohon besar. Di batangnya tertanam kristal ungu berdenyut.  

    Benih Kelima.

     

    “Rencananya simple,” bisik Talia ke Veyrin. “Kau kembali jadi raja. Aku jadi ratu. Kita berdua. Seperti dulu.”

     

    Veyrin menatapnya. “Dulu aku anak kecil yang ketakutan. Sekarang tidak.”

     

    Dia maju ke depan Tim 10. “Formasi!”

     

    Leon di kiri. Vanya buat perisai. Kael dan Toran panah akar.  

    Riko dan Mira lindungi anak desa. Selene dan Ardin di tengah.

     

    Lyra berteriak. “Eira, Aira, Veyrin! Gabung!”

     

    Tiga cahaya lagi. Tapi kali ini Tim 10 ikut.  

    Leon salurkan keberanian. Vanya salurkan perlindungan. Kael dan Toran salurkan ketepatan.  

    Riko dan Mira salurkan harapan. Selene salurkan cinta. Ardin salurkan ingatan.

     

    Sepuluh cahaya menyatu jadi satu. Keemasan.

     

    Akar-akar terbakar, bukan karena panas. Karena hangat.

     

    Talia mundur. “Tidak mungkin! Kalian… kalian semua?”

     

    Eira, Aira, dan Veyrin berjalan ke pohon.  

    Veyrin meletakkan tangan di Benih Kelima. “Aku tahu rasanya dibuang. Aku minta maaf.”

     

    Benih itu bergetar. Menangis.  

    Lalu retak. Hancur jadi kunang-kunang ungu yang terbang ke langit.

     

    Hutan yang tadinya gelap, sekarang ada cahaya matahari masuk dari atas.

     

    Talia jatuh berlutut. “Kenapa… kenapa kalian memaafkanku?”

     

    Aira menghampiri. Mengulurkan tangan. “Karena Om bilang, hangat itu pilihan.”

     

    Talia menangis. Liontin hitamnya berubah jadi putih.

     

    SURAT KETIGA

     

    Di akar pohon ada surat baru.

     

    Dua sudah selesai. Empat lagi.  

    Hati-hati. Yang berikutnya tidak ingin dihancurkan. Dia ingin berteman.  

    – T

     

    Talia mengambil surat itu. “Ini bukan tulisanku.”

     

    Veyrin menatap surat itu lama. “Berarti ada orang lain.”

     

    Eira menatap kompas. “Tujuan berikutnya: Lautan Kabut.”

     

    Veyrin menoleh ke Talia. “Kau ikut?”

     

    Talia ragu. Lalu mengangguk. “Aku mau belajar… jadi manusia.”

     

    Tim 11 melangkah keluar hutan. Di belakang, akar hitam berubah jadi akar hijau.

     

     

     

    Kreator : Nadya Putri

    Bagikan ke

    Comment Closed: Bab 8 dari novel Sihir Tanah Fajar Perjalanan 9 bintang

    Sorry, comment are closed for this post.

    Popular News

    • Dalam dunia pendidikan modern, pendekatan sosial emosional semakin banyak dibahas. Salah satu model yang mendapatkan perhatian khusus adalah **EMC2 sosial emosional**. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Definisi EMC2 sosial emosional? Mengapa pendekatan ini penting dalam pembelajaran? Mari kita bahas lebih lanjut untuk memahami bagaimana EMC2 berperan dalam perkembangan siswa secara keseluruhan. Definisi EMC2 Sosial […]

      Okt 02, 2024
    • Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tidak lahir begitu saja. Di balik perumusan lima sila yang menjadi pondasi bangsa ini, ada pemikiran mendalam dari para tokoh pendiri bangsa, salah satunya adalah Soekarno. Pemikiran Soekarno dalam merumuskan Pancasila sebagai dasar negara menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah Indonesia. Lalu, apa saja pemikiran Soekarno tentang dasar negara […]

      Des 02, 2024
    • Part 15: Warung Kopi Klotok  Sesampainya di tempat tujuan, Rama mencari tempat ternyaman untuk parkir. Bude langsung mengajak Rani dan Rama segera masuk ke warung Kopi Klotok. Rama sudah reservasi tempat terlebih dahulu karena tempat ini selalu banyak pengunjung dan saling berebut tempat yang ternyaman dan posisi view yang pas bagi pengunjung. Bude langsung memesan […]

      Okt 01, 2024
    • Part 16 : Alun – Alun  Kidul Keesokan paginya seperti biasa Bude sudah bangun dan melaksanakan ibadah sholat subuh. Begitupun dengan Rani yang juga melaksanakan sholat subuh. Rani langsung ke dapur setelah menunaikan ibadah sholat subuh. Tidak lama disusul oleh Bude dan langsung mengambil bahan masakan serta mengiris bahan untuk memasak. Rani dan Bude sangat […]

      Okt 16, 2024
    • Rumusan dasar negara yang dikemukakan oleh Mr. Soepomo memiliki peran sangat penting dalam pembentukan dasar negara Indonesia. Dalam sidang BPUPKI, Mr. Soepomo menjelaskan gagasan ini dengan jelas, menekankan pentingnya persatuan dan keadilan sosial. Dengan demikian, fokusnya pada teori negara integralistik membantu menyatukan pemerintah dan rakyat dalam satu kesatuan. Lebih lanjut, gagasan ini tidak hanya membentuk […]

      Okt 21, 2024

    Latest News

    Buy Pin Up Calendar E-book On-line At Low Prices In India After the installation is complete, you’ll have the flexibility […]

    Jun 21, 2021

    Karya Nurlaili Alumni KMO Alineaku Hampir 10 bulan, Pandemi Covid -19 telah melanda dunia dengan cepat dan secara tiba-tiba. Hal […]

    Des 07, 2021

    Karya Lailatul Muniroh, S.Pd Alumni KMO Alineaku Rania akhirnya menikah juga kamu,,,  begitu kata teman2nya menggoda, Yaa,,,Rania bukan anak.yang cantik […]

    Des 07, 2021

    Karya Marsella. Mangangantung Alumni KMO Alineaku Banyak anak perempuan mengatakan bahwa sosok pria yang menjadi cinta pertama mereka adalah Ayah. […]

    Des 07, 2021

    Karya Any Mewa Alumni KMO Alineaku Bukankah sepasang sejoli memutuskan bersatu dalam ikatan pernikahan demi menciptakan damai bersama? Tetapi bagaimana […]

    Des 07, 2021