Keheningan malam di Pondok
Terukir indah dalam genggaman Qalbu,
Hiruk pikuk para Santriwan dan Santriwati
Menggoreskan Tinta Emas menuntun Iman.
Aku datang membawa serangkai bunga malam,
Harum semerbak mengelilingi kota Santri.
Ini hadiah untuk Ibu Pertiwi,
Membangun keajaiban mengabdi tiada henti.
Wahai rembulan malam yang belum menampakkan muka kemesraan,
Seharian suasana gerimis mengundang pelataran Kesatrian.
Aku berharap belenggu nafsu segera terkubur,
Menumbuhkan tunas Santriwan dan Santriwati dalam Perjuangan Iman.
Aku mulai mendengar,
Jeritan hati manusia yang berilmu tinggi.
Membelah bumi dengan samurai hati,
Mengetuk hati nurani sebagai bentuk ucapan syukur saat ini.
Saat ini aku sadar,
Telah lahir manusia suci gagah berani.
Menuntub setiap langkah kaki-ku pergi,
Menapaki lautan dan daratan tanpa hati.
Ya…
Rasullallah…
Sahabat sejati sampai akhir nanti,
Ya…
Rasullallah…
Pujaan manusia beriman Islami.
Bimbinglah putera-puteri Wali Negeri,
Goreskan cita-cita dengarkan pedoman Ilahi.
Telah lahir pendengaran alami,
Membuka hati wujud niat syukur iman Islami.
Terinspirasi bersama Santriwan dan Santriwati Ponpes Darul Musthofa Kota Cilegon, Bedah Ayat Al-Quran 16:78. Minggu: 11 Januari 2026 Pkl. 21.30 – 22.00 WIB. Kegiatan Anak Santri “Motivasi Iman Islami” di Majelis Taklim Pondok Pesantren JL. PANGERAN JAYAKARTA LINK. MARTAPURA RT. 01/03 KEL. MASIGIT KEC. JOMBANG KOTA CILEGON BANTEN 42414.
Kreator : A. Hendrid Suko Prastyono ( Abdullah Suko )
Comment Closed: BAB I KELAHIRAN MENDENGAR
Sorry, comment are closed for this post.