Pendidikan rumah atau home education, adalah milik seluruh keluarga. Home education penting karena menjadi dasar tumbuh kembang anak dalam keluarga. Di rumah, anak belajar menerapkan nilai-nilai kehidupan, melatih kemandirian, serta mengasah soft skills seperti mengelola emosi, bersikap sopan, menghargai, menolong, berempati, mendengarkan, berkomunikasi baik, dan berkontribusi positif bagi lingkungan. Rumah adalah sekolah pertama dan utama bagi anak dan keluarga.
Bagaimanakah menerapkan home education yang tepat dan cocok bagi keluarga?
• Awali dan sepakati dengan kompromi bersama pasangan sejak anak belum lahir atau paling tidak sejak anak berusia dini
- Tetapkan dan terapkan oleh seluruh anggota keluarga nilai-nilai, konsekuensi dan peraturan yang ingin diterapkan dalam keluarga, kemudian sosialisasikan dengan keluarga besar agar tidak terjadi kesalahpahaman atau miskomunikasi
- Pelajari, kumpulkan informasi serta membuka diri untuk ragam alternatif pendidikan anak karena tujuan dari pendidikan adalah memperkaya wawasan anak untuk tumbuh menjadi individu yang madani dan bermanfaat bagi sekitarnya, serta memenuhi hak mereka untuk belajar. Belajar berbeda maknanya dengan pergi ke sekolah, dengan cukupnya wawasan alternatif jalur pendidikan untuk anak juga mampu mengurangi ketegangan orang tua dalam mendampingi perkembangan belajar anak serta memberikan kesempatan yang lebih luas bagi anak untuk dapat berkreasi sesuai minat dan bakatnya
- Observasi sikap, respon dan perkembangan anak dalam setiap tahapan dan ketika melakukan kegiatan
Observasi
Observasi adalah suatu kegiatan melihat, memperhatikan dan dokumentasi. Observasi membutuhkan kemampuan untuk mendengarkan, menyimak dengan seksama, mengamati kemudian mendokumentasikan kegiatan atau aktivitas pada saat itu lalu menerjemahkannya menggunakan informasi-informasi dan pengetahuan dalam perkembangan yang kita miliki dan dipahami, tujuannya adalah untuk dapat mengidentifikasi serta mendukung kekuatan, kebutuhan dan perkembangan anak kita sesuai minat dan kecenderungannya. Observasi pada anak usia dini sangat berguna untuk membantu anda menentukan seperti apa metode pendidikan yang lebih cocok atau tepat bagi anak anda sejak dini yang mana berkaitan erat pada perjalanan pendidikan anak anda di kemudian hari.
Bentuk dari observasi ada banyak ragamnya dan dapat anda pilih atau sesuaikan dengan kemampuan dan kenyamanan anda, seperti :
Kolase foto
• Checklist perkembangan
• Rekam video/audio
• Cerita
• Obervasi anecdotal
Yang juga perlu diingat dalam observasi adalah untuk selalu mencantumkan :
Nama dan usia anak
• Waktu kegiatan dan waktu observasi
• Bagaimana situasi dan kondisi saat kegiatan berlangsung
• Berkomunikasi dua arah dengan anak dan bukan mendikte ataupun intimidasi, biarkan anak merasa nyaman dalam mengemukakan pendapatnya dan apa yang dirasakannya
• Terjemahkan secara singkat namun jelas apa yang baru saja anda lihat dan anda dengar
• Identifikasi kekuatan-kekuatan anak, minat, kebutuhan, kemampuan dalam perkembangannya, kondisi emosi anak saat itu serta energinya
Ada dua hal dalam penulisan dokumentasi observasi, yaitu :
Objektif ; mencatat yang dilihat dan didengar
• Subjektif ; mencatat yang anda pikir tentang yang dirasakan oleh anak saat itu
Tools Atau Alat Observasi Rumah
Alat bantu dalam melakukan observasi di rumah adalah informasi pengetahuan yang perlu kita miliki dan perlu terus digali, seperti :
- Informasi pengetahuan dalam bentuk daftar atau list perkembangan fisik pada umumnya sesuai referensi dari dokter
- Informasi pengetahuan pencapaian perkembangan secara psikologis yang bisa berupa daftar atau list termasuk memahami gaya belajar anak dan multiple intelligence atau kecerdasan majemuk, yang bisa dipelajari dari berbagai sumber baik seminar atau workshop yang diikuti maupun dari profesional secara personal, sebagai cara orang tua terus menggali dan belajar
- Informasi pengetahuan grafologi dalam parenting atau pola asuh yang juga dapat dipelajari dari berbagai sumber grafologi terpercaya. Karena interpretasi grafologi sangat erat berkaitan dengan psikologi sehingga dapat sangat membantu orang tua dalam memahami perkembangan anak dan keluarga
Mengapa observasi perkembangan anak dirumah dan diluar rumah penting dilakukan orang tua? Karena lembaga pendidikan diluar rumah seperti sekolah adalah penunjang dan kepanjangan tangan dari orang tua sebagai pendidik utama seorang anak, bukan sebaliknya dan sekolah juga bukan pengganti rumah bagi anak.
Karena rumah bukan hanya sekolah pertama dan utama bagi anak dan keluarga tetapi juga tempat pulang dimana seluruh anggota keluarga merasa aman dan dicintai apa adanya, maka penting bagi orang tua untuk mengenali diri terlebih dahulu, mampu mengelola emosi, be present atau hadir baik secara fisik maupun psikologis untuk anak dan keluarga, agar orang tua dan anak dapat membangun rumah yang cocok dan sesuai bagi seluruh anggota keluarga.
Kreator : Laksmira Kumala
Comment Closed: Bab#2 Rumah Adalah Sekolah Pertama
Sorry, comment are closed for this post.