|
Buku Berminyak
Tahukah wahai kawan ?
Ada seribu asa yang diam-diam kusimpan
Ada sejuta cita yang diam – diam pula kuimpikan
Namun ada masa ceria remaja yang mesti kusisihkan
Tahukah wahai kawan
Waktu teramat berarti bagiku
Membantu Ibu dengan panasnya api tungku
Sambil selalu membaca buku catatan sekolah hari itu
Tetes minyak dari entasan gorengan
Menghias sampul buku dan putihnya kertas pelajaran
Kusangatlah bersyukur tentang arti pengalaman
Yang kelak kan menjadi cerita berkesan
[Terimaksih Ibu telah mengajari kami menyiapkan diri] |
Bersaing Ketat
Wooo hebat hebat memang mereka
Wajah terpancar penuh percaya
Penuh rumus di kepala
Itu dia kelas Matematika
Ada yang menyebut kelas luar biasa
Kumpulannya anak pintar semua
Tapi aku ?? merasa biasa saja di sana
Menurutku semua anak punya hal istimewa
Yang aku tahu
Semua kawanku
Bersaing ketat berburu ilmu
Untuk mendapat sebutan Peringkat satu
[ Trims teman – teman Spagety Mat lapan tiga } |
|
Namanya Her
Malunya ndak ketulungan
Nama-nama terpampang jadi pajangan
Pada papan hitam panjang
Yaa… menjadikan detak jantung kencang
HER
Kami menyebutnya begitu,
Di situ ada juga namaku
Nama yang dibaca oleh mereka yang ingin tahu
Lolos tidakkah ulangan harian saat itu
HER
Istilah yang dipakai pada zamannya
Nilai kurang dari enam WAJIB mengulang
Luar biasa susahnya meraih angka
Menjadi pengalaman yang berharaga
[ Terimakasih Bapak Guru saat itu ] |
Biru Benhur
Rok berlipit rapi setiap hari
Setrika arang belum ada loundry
Untuk tampil penuh pecaya diri
Begitulah kami semua diajari
Cukup tiga tahun menutut ilmu
Disebutlah Sekolah Pendidikan Guru saat itu
Aku dan teman sebayaku tak ragu
Untuk menyiapkan diri menimba ilmu
Warna kebanggaan … warna pilihan,
Warna seragam sekolah yang tak terlupakan
Biru Benhur…
Ya… Biru Benhur
[ Semoga temanku sehat n bhg ] |
Comment Closed: Buku Berminyak
Sorry, comment are closed for this post.