Tiada yang tahu perjalanan hidup seseorang. Aku yang hidup bahagia bersama suami, anak-anak, dan mamak mertua, kini seolah kebahagiaan itu terenggut oleh takdir yang memisahkan. Kini tanggung jawab membesarkan keempat buah hati ada di pundakku. Kebahagiaan itu harus kembali ku raih bersama keempat permata hatiku. Tanpa suami di sisiku, namun dia hidup selamanya dalam hatiku. […]
Hari terus berlalu, bulan berganti bulan, perlahan tapi pasti, rasa duka mulai terobati. Aku mulai dapat menguasai hati meski belum sepenuhnya. Kenangan-kenangan indah bersama suami kujadikan sebagai semangat untuk terus bangkit. Hatiku mulai bisa menerima takdir yang telah ditentukan untukku. Ku peluk semua luka yang menganga di dasar jiwa. Bahuku kini kusediakan untuk keempat buah […]
Hari-hari berikutnya kujalani walau masih dengan gamang. Aku kembali beraktivitas, Mengajar. Setiap pagi aku pergi menuju sekolah tempatku mengajar. Sekolah masih menerapkan keberangkatan siswa ke sekolah dengan teknik absen ganjil genap. Kehadiran di sekolah juga dengan menerapkan protokol kesehatan, seperti wajib menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun sebelum dan setelah keluar kelas. […]
Pagi itu matahari bersinar cerah. Namun tidak dengan hatiku yang masih kelabu. Meski aku tetap beraktifitas menyiapkan makanan untuk mamak dan ketiga anakku dengan ditemani air mata yang tak juga mau berhenti menetes setiap kali aku teringat bayangan suamiku. Aku belum sanggup beraktivitas keluar rumah. Hidupku hanya di dalam rumah, menangis, dan menangis. Beruntung anak-anakku […]
Hari-hari kulalui tanpa nyawa, tanpa rasa. Rumah ini sunyi, sepi, tanpa nyawa. Aku kadang seperti orang gila. Aku menunggu suamiku di depan teras, berharap dia pulang. Kadang aku seperti melihat suamiku berjalan mendekatiku sembari tersenyum. Aku mencoba merengkuh tubuhnya, mengobati rasa rindu yang menggunung, tapi ternyata hampa. Tak ada raganya, aku hanya memeluk angin. Hatiku […]
Sesosok tubuh lelaki tinggi besar itu tergeletak tak berdaya di kamar. Hampir dua pekan lelaki itu, suamiku, merasa badannya meriang. Suhu badannya terasa biasa saja, namun ia kadang menggigil, pilek tak berkesudahan, disertai batuk hebat yang kadang mengganggu tidurnya terlebih kala malam hari. Beberapa kali pula aku merayu beliau untuk diajak berobat. Namun, hasilnya nihil. […]
Di hari ini Mari tundukkan kepala Sejenak, berdoa Untuk kebaikannya Untuk usahanya Untuk jasa-jasanya, dan Atas perjuangannya untuk negeri kita. Karena dia, Kita bisa pergi sekolah tiap hari Karena dia, Ibuku menjadi Kepala Sekolah Karena dia, Bibimu menjadi Polwan. Aaahhh…….. Kamu seorang sekretaris, ………… wanita pebisnis, ………….. Seorang menteri (wanita), ………….. presiden wanita ……….. Dan […]
(sesuatu hilang, akan berlalu tapi jika seseorang hilang, pasti terkenang) Ayah ? Ayah ! Ayah … Mengapa tak berkabar jika akan kemari Mengapa gawaimu tak menjawab, Mengapa … Rasanya masih kemarin Suara itu memanggil-manggil Nada keras khas Bak jendral meski Sersan mayor; tapi Bagiku engkau jendral hidupku Mengapa Engkau tetap berdiri […]
Hidup ini sesungguhnya mengajarkan kita banyak hal, dalam semua kondisi dan situasi. Setiap hari kita bisa belajar dari semua orang yang ada di sekitar kita, yah semua orang bisa menjadi Narasumber buat kita. Karena pertemuan kita dengan siapapun semua atas kehendak Allah, tak ada yang kebetulan. Hanya saja kita sering menutup mata dan tidak mau […]