Romansa cerita berdebu terkuliti Diantara rerintik hujan di tengah hari Sendu berseri Pungguk merindu pada bulan separuh Memanggil penggal-penggal kata tak selesai Terangkai larik-larik prosa lama Guratan kisah kata terpotret lensa kegirangan Nyata terpantul pada dinding arca drupadi Bias lembut membingkai rona janji tersemai pasi Bersua kita di sini Di antara riuh wajah […]
Kakiku berusaha melangkah Hendak kemana? Mencari anak-anakku Tapi tidak bisa Tanganku berusaha meraih Untuk apa? Memeluk anak-anakku Tapi tidak bisa Seluruh tubuhku diam membisu Tak peduli biru rinduku Tak peduli perih kuatirku Tak peduli panik ketidak berdayaanku Keruh, hancur, luluh. Ah… tiba sudah, di ujung lelahku Dalam diam yang kusangka mati Ah… ternyata masih di […]
Kamu tahu, Rasaku hanya biasa saja Hasrat kepadamu, Hanya biasa Bersentuh denganmu, Hanya biasa Bola mata bertumbukan denganmu, Hanya biasa Lakukan titahmu, Hanya biasa Menahan bualanmu, Hanya biasa Mengapa semua rasa hanya biasa Ataukah aku yang seketika berubah jadi tak biasa Menebar rasa yang tak biasa Pada bingkai senja yang terbius kelam malam Bertabur hitamnya […]
Aku itu suka kamu Entah dalam suka atau duka Entah di surga atau neraka Kamu tetap aku suka Aku itu tunggu kamu Entah dalam biru atau kelabu Entah di tandu atau kelambu Kamu tetap aku tunggu Aku itu sayang kamu Entah kala untung atau malang Entah ketika kudung atau terbang Kamu tetap aku sayang Aku […]
Putriku berangkat Kemana? Bisa kemana saja. Nanti pulang. Oleh olehnya cerita panjang. Kadang baik, buruk, biasa aja Putraku pergi. Kemana? Bisa Kemana saja. Nanti pulang. Oleh olehnya tak ada. Hari lelah, mandi, makan, tidur. Lalu aku yang pergi. Kemana? Entahlah.. Mungkin tidak pulang. Kenapa? Aku sedang sakit sekali. Mungkin nanti mati… Putriku dan putraku? Ah… […]
Di titik lelahku Aku paham rasanya ingin pulang Aku paham rasanya ingin berhenti Aku paham rasanya ingin istirahat Kekal… Bukan tanpa kegiatan Bukan tanpa kesibukan Bukan tanpa apa-apa Hanya tanpa setan… Kreator : E.B. Mustafa
Penggalan cerita dari negeri langit Berjuta kisah yang tersimpan Sesak jantung yang terhujam melonggar Bagai ion positif dan negatif Berlompatan saling reaktif Menyeka peluh seluruh Rinai canda dalam ruang ini Meninggi seketika bersama untaian doa Menata budi merasa sudi Kreator : De’Arofah
Kisah seram gue ada banyak. Ini salah satunya. Waktu itu tahun 1978, gue umur sekitar delapan tahunan gitu, tinggal di daerah Kampung Ambon, Jakarta Timur. Daerah perumahan yang cukup bagus, lah. Tugas gue adalah beli obat nyamuk bakar di warung yang jaraknya tujuh rumah dari rumah gue. Satu malam, jam sembilanan gitu, Bokap nyuruh gue […]
Decak terarak menganak Logika langka menjelma batu dalam lingkaran imaji tanpa batas terbius fana ketiadaan Serapah ocehan laskar lantang terpencar mengiris merahnya mendung tergantung di antara gulungan awan tebal Perih, tersisih, lirih Di antara titik hujan kemarau menjelma risau kalbu Meradang sarang sembilu Berpijak pada logika langka yang sengau Kreator : De’Arofah