Satu semester sudah kulalui sebagai mahasiswa Akademi Keperawatan. Rasanya seperti mimpi yang perlahan menjadi nyata. Betapa beratnya perjuangan untuk sampai di sini: meninggalkan kampung, meninggalkan keluarga, lalu menyesuaikan diri dengan pelajaran yang asing bagiku. Kata-kata seperti pathofisiologi, aseptik, kateterisasi, pengkajian, renpra dan entah apa lagi, dulu terdengar rumit dan menakutkan. Tapi hari demi hari, bersama […]
Bab : XII Mengenal Negeri Swedia Sambil belajar agama di Makkah, Ilham juga studi diploma teknik perminyakan di sana. Ia ingin nantinya menjadi pengusaha minyak di Arab Saudi dan bermukim di sana, tapi masih terkendala dengan perizinan dari pemerintah Arab yang sulit untuk menerima orang asing menjadi warga negara mereka. Untuk sementara waktu, Ilham belum […]
Kata Pengantar Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Segala puji bagi Allah yang mengajarkan manusia dengan pena, membukakan jalan bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dan menyelipkan cahaya dalam setiap langkah yang ditempuh dengan niat baik. Dari Srimelati ke mancanegara bukan sekedar kisah seorang pemuda dusun yang menembus batas negeri. Ini adalah kisah tentang keyakinan yang dijaga dalam sunyi, […]
Jika kelak kau memilih pergi, karena tanya yang tak kunjung terjawab, Sebab aku tak memberi apa yang biasa disebut, “kepastian” Maka, pergilah… Aku tak akan melarangmu. Mencintaimu tak berarti harus- menggenggam erat. Bagiku, kepasatian bukan sekedar- status yang diumumkan, melainkan kemauan menetapkan arah menjaga rasa, menjaga jiwa dan menjaga masa depan. Menetapkan bukan soal genggaman, […]
“Mbak Niaaa…, awaaas…!” Seru Mas Tito sambil menarik tubuhku, melindungiku dengan merapatkan tubuh kami ke tebing di atas air terjun untuk menghindari reruntuhan tanah dan kerikil dari atas tebing. Setelah tak terdengar lagi suara reruntuhan, aku membuka mataku dan terkejut mendapati Mas Tito memelukku erat. Spontan kulepaskan pelukannya dengan tersipu malu. Sejenak kami salah tingkah. […]
Aku masih ingat jelas, pertengahan tahun 1994. Angin kemarau dari perbatasan utara kabupaten Nganjuk membawa debu tipis yang menerpa wajah hingga ke batinku, menyisakan rasa perih dan pengap. Tahun dikala pertama kali aku merasakan kepahitan yang mendalam, rasa malu dan benar-benar merasakan gelapnya hidup. Aku yang selalu berprestasi di sekolah sejak SD, dan berhasil masuk […]
“Andri! Jebakannya udah lenyap!” Kata Aisha “Langsung ke atas.” Kataku Kami semua langsung ke atas, lantai 23. Aku tahu persis seluk beluk gedung ini, mulai dari jalan, sudut tak terlihat, bahkan titik buta yang tidak biasanya dilihat orang. Malah aku yang menyusun beberapa rencana penjagaan di gedung ini dan hal itu membuatku meyadari banyak hal […]
*4 jam kemudian “Oke! Sebelum kita mulai perencanaannya, aku mau minta maaf dulu sebelumnya,” Kata Andri lalu menghela napas panjang “aku yakin setidaknya setengah, mungkin lebih, dari kalian sudah menjadi korban penangkapanku. Jadi, aku sangat ngerti kalo kalian nggak percaya sama sekali sama aku.” Tidak sesuai pikiran Andri, bukannya marah, mereka malah tersenyum melihat Andri. […]
“Aisha! Akhirnya kamu datang!” Kata Kamelia menghampiri Aisha. “Apa semuanya sudah siap?” Tanya Aisha. “Udah, semuanya siap.” Jawab Kamelia. Tangan Andri sudah bersiap menyerang, tapi, dia berhenti. “Oh kami bukan musuhmu, sungguh.” Kata Kamelia. “Tau kok, cuman…” Kata Andri terdiam. “Mamamu ya? Beliau di sana, kok.” Kata Kamelia sambil melihat ke arah menunjuk. Begitu Andri […]