Tahun 1989, di kota kecil selatan Yogyakarta, ada kota bernama Bantul. Di pinggiran kota Bantul biasanya masyarakat bekerja sebagai petani dan juga buruh kasar. Kota kecil yang masih sangat asri dan sejuk ini menyimpan banyak cerita menarik, terutama cerita tentang keluarga Pak Kasmen dan Bu Darsimi. Mereka tinggal di rumah kecil yang sudah sangat tua […]
Bu Mawar adalah seorang ibu rumah tangga yang aktif berkegiatan sosial di masyarakat. Perawakannya yang mungil dan energik seimbang dengan lincahnya setiap kegiatan yang dia lakukan. Mengurus rumah dan antar jemput anak sekolah merupakan aktivitas rutinnya setiap hari. Suatu hari, dia mendapatkan informasi lowongan pekerjaan menjadi guru di TK ‘Aisyiyah, dia tertarik untuk mendaftarkan diri. […]
“Let’s goooo… let’s gooo!” seru Bu Endah mengajak murid-muridnya memulai jalan-jalan pagi. Jalan kaki keliling lingkungan sekolah biasa mereka lakukan setiap hari sebelum masuk kelas. Bu Endah sebagai guru Kelompok Bermain di lembaga KB-TK ABA 45 Bambe selalu membiasakan berjalan kaki setiap pagi sebagai latihan bertahap dan mengembangkan kemampuan motorik kasar anak-anak yang masih berusia […]
Seperti hari-hari biasanya, Bu Endah pagi itu mengajak murid-muridnya berjalan kaki keliling lingkungan sekolah sebelum masuk kelas. Sebagai upaya meningkatkan perkembangan dan penguatan motorik kasar murid-muridnya bu guru yang sudah setengah baya itu rutin mengajak berjalan kaki dan kadang-kadang diselingi dengan berlari bebas. Hal itu untuk melatih keseimbangan tubuh anak-anak usia 3-4 tahun yang masih […]
Matahari pagi sinari alam hangatkan badan manusia-manusia yang telah bertebaran di muka bumi. Sinarnya yang lembut menembus awan. Hangatnya menusuk tulang belulang di seantero jagad. Hembusan angin bisikkan kata cinta. Burung-burung berkicau lafadzkan syair-syair damai menyentuh kalbu. Tenang, sejuk, asri, hijau, makmur nan damai. Semilir angin hantarkan langkah kaki ibu guru setengah baya. Wajah dan […]
Pengumuman penerimaan sekolah akhirnya tiba. Setelah menunggu cukup lama akhirnya hari ini datang juga. Suli ke sekolah bersama temannya yang juga mendaftar di sekolah yang sama. Mereka berlima janjian bertemu di sekolah untuk menunggu hasil pengumuman keluar. “Suli, boleh ndak aku tanya?” ucap Maemunah dengan wajah ingin tahunya. “Iya boleh lah. Apa emangnya kok serius […]
Setelah seminggu berlalu, akhirnya Bapak dan Bu’e pergi ke rumah Bu Sum dengan jawaban dan kesiapannya. Bu’e dan Bapak sudah siap dengan apapun yang kan terjadi nantinya, dengan yakin untuk menolak lamaran itu. Suli juga mengatakan kepada Bapak bahwa dia ingin fokus sekolah dulu. Apalagi, Suli yakin Budi bukan laki-laki yang baik untuk menjadi suaminya. […]
Sejak berumur lima tahun, Suli memang dikenal sangat cantik, sopan dan memiliki senyum yang manis dengan dua lesung pipinya. Kini, dia beranjak besar, membuat kecantikan Suli lebih terlihat lagi. Badannya yang tinggi, langsing, kulitnya kuning langsat, matanya bulat hitam dengan bulu mata yang lentik. Apalagi kalau pakai baju sekolah, rambutnya diikat dua, sudah seperti gadis […]
Derasnya arus seakan tak berhenti menghantam jiwa yang rapuh. Dia melangkah dengan satu kaki untuk menyemangati dirinya sendiri, tatapan mengarah ke langit biru dengan kicauan burung pipit yang mengepakkan sayap mereka, beterbangan dengan riang. Awan putih berarak dengan bentuk yang beragam — ada yang menyerupai manusia, ada yang mirip jantung, dan ada pula yang menjulang […]