Nak,,, Bagaimana kabarmu di sana? Mama yakin kamu pasti lebih baik-baik saja di sana Kamu memiliki banyak teman Kamu bisa memilih makanan dan minuman yang enak lebih dari sekedar lezatnya es krim di dunia Kamu bisa dan boleh untuk bergulung-gulung, loncat, jatuh bangun tanpa harus khawatir sakit, luka, tergores, mbendul dan lain-lain. Mama hari ini […]
Bab III. DPR Dan Mahasiswa Teknik Siang ini udara terasa sejuk, langit tampak berwarna kelabu pertanda cuaca mendung. Namun, Alesha tidak merasa khawatir karena dia sudah mempersiapkan diri bila tiba-tiba hujan turun. Ada sweater, rain coat, topi, baju ganti lengkap bahkan peralatan mandi seperti sabun, pasta gigi dan handuk kecil. Peralatan ini selalu ada […]
BAB 4. Saat Prestasi Menjadi Luka “Ketentraman hati hanya ketika kita mau menerima.. Lantas bagaimana jika sesuatu itu sulit diterima? saat hati nurani berkata “Duh..ini tak benar,” maka sulit untuk bisa legowo dan menganggap itu menjadi sesuatu yang “benar” dengan pura pura tidak tahu atau biasa saja. Saat kau hanya memendam itu maka dirimulah yang […]
BAB 3. Kehilangan Separuh Jiwa “Setiap waktu adalah kesempatan yang diberikan Tuhan. Hargai setiap detiknya sayangi mereka Yang dihadirkan bersamamu.” **Aku, Rani, si melankolis. Kepribadianku membentukku menjadi seorang introvert, perfeksionis, dan pemikir. Sejak kecil aku terbiasa hidup dalam tuntutan bahwa segala sesuatu harus tampak sempurna—‘no mistake’. Aku belajar menahan air mata, menekan keinginan, menyembunyikan […]
BAB 2. Retak Yang Tak Terlihat “Kadang, luka yang paling menyakitkan adalah yang tak terlihat oleh mata, tapi diam-diam merobek dari dalam.” **Aku, Rani, anak pertama dari dua bersaudara. Adikku lelaki usianya dua tahun lebih muda dariku. Kami kehilangan ayah saat sama-sama masih mahasiswa—aku di semester enam, dia di semester dua. Sejak itu, beban […]
Kebahagiaan benar-benar kurasakan ketika diterima sebagai mahasiswa di Akper Depkes Malang. Akhirnya aku bisa membuktikan, setidaknya pada diriku sendiri, bahwa kau masih layak diperhitungkan dalam persaingan. Kekalahanku setahun lalu akhirnya terbayar sudah. Aku benar-benar akan menjadi mahasiswa…… Namun, kegembiraan yang kurasakan itu hanya bertahan sebentar. Pagi itu aku sudah benar-bear hadir di aula AKPER Malang […]
(NOTE : MENULIS INI PADA TAHUN 2025) Setahun yang lalu… Di bulan Oktober… Memperingati bulan Bahasa… “EUNOIA” Terima kasih untuk “eunoia” hari ini Terima kasih sudah memberikan pemikiran yang baik Terima kasih untuk niat baik yang telah diberikan seutuhnya untuk hari ini Semoga apa yang masih di dalam genggaman doa bisa terlepas satu per satu […]
Satu semester sudah kulalui sebagai mahasiswa Akademi Keperawatan. Rasanya seperti mimpi yang perlahan menjadi nyata. Betapa beratnya perjuangan untuk sampai di sini: meninggalkan kampung, meninggalkan keluarga, lalu menyesuaikan diri dengan pelajaran yang asing bagiku. Kata-kata seperti pathofisiologi, aseptik, kateterisasi, pengkajian, renpra dan entah apa lagi, dulu terdengar rumit dan menakutkan. Tapi hari demi hari, bersama […]
Bab : XII Mengenal Negeri Swedia Sambil belajar agama di Makkah, Ilham juga studi diploma teknik perminyakan di sana. Ia ingin nantinya menjadi pengusaha minyak di Arab Saudi dan bermukim di sana, tapi masih terkendala dengan perizinan dari pemerintah Arab yang sulit untuk menerima orang asing menjadi warga negara mereka. Untuk sementara waktu, Ilham belum […]