Kali ini penulis mendapatkan inspirasi dari puisi “Pitutur Jawi”. Bahasa jawa itu memiliki makna sangat luas namun berisi pesan tersirat. Terkesan dengan isi pesan yang tersirat itulah terlampirlah puisi yang dikembangkan sebagai berikut: PITUTUR JAWI Memayu hayuning pribadi Memayu Hayuning kulawarga Memayu Hayuning sesami Memayu Hayuning bawana Ojo dumeh, ojo nyeleneh Ojo gersulo, ojo […]
Aku terseduh mengenangmu, Aku terapung mengingatkan, Aku melayang di ruang hampa, Bahagia singgah sedetik. Ramah berganti marah, Pintar luluh menjadi pincang, Perjuangan menjadi petualangan, Harapan pudar menjadi hamparan. Luas, memang luas! Indah karena sinar pagi. Ketika fajar dilalap api. Beraneka ragam tangan jahil. Mumpung sempat engkau mengabdi, Di balik itu ada benih […]
Hati tergerak menyusun barisan Tangan menggenggam kerikil kesyahidan Jiwa terpasung duka tadi malam Menanti sebuah sinar kebahagiaan Tak akan rela tanah Al-Quds ini dijadikan sengketa Bahkan sejengkal tanah Palestina Walau meski harus terhunus rudal Kami tetap tak akan rela Al-Quds memanggil manggil di waktu dhuha Untuk terus berjuang bagi negeri Palestina Walau sejuta […]
KEBUSUKAN RAJA Pelecehan itu terjadi pada benteng ketika hendak pulang dari perang, Raja menertawakan benteng mengumbarnya sebagai lelucon bohong, Dipanggilnya tersangka dan tidak mengaku, Raja sebagai sesama laki laki sama dengan pelaku tak menyadari, Benteng terluka dalam ketakutan dan trauma, Sekian lama tak berani berkata kepada panglima laki laki atau perdana menteri laki laki, Tetap […]
Bintang lembut yang bersinar di malam hari. Terbangun di keheningan pagi, Tersentak dalam lamunan Ia begitu dekat Penghapus segala kebahagiaan Ia begitu perkasa Memangkas rasa percaya diri Tersungkur dalam sujud panjang Meratapi diri yang hilang arah Waktu terbuang percuma Ia semakin mendekat tanpa disadari Ia datang secepat kilat Tak ada yang mampu memundurkan Atau memajukan […]
Tertidur seperti dipeluk bumi Menggetarkan hati Selalu dan selalu hal ini yang membayangi Menjelma menjadi mimpi mimpi Mati… masa depan yang pasti Semua jiwa akan merasakan mati Hari hari dilalui seorang diri Waktu tak terbatas sampai kapan nanti Datangnya masih misteri Tiba tiba datang dan membawa pergi Mati… masa depan yang pasti Gelap, […]
Nak, malaikat sebagai penjagamu Kala raga ditempa Bidadari surga sebagai pengiringmu Menabur benih kesabaran di ladang semaian ilmu Sang pencipta sebagai pembimbingmu Setiap pijak kaki telanjangmu mengais kilau permata Mengabadikan budi Bahasa Butir doa berhambur dari langit Menguntai safaat Robbmu yang suci Nak, meski hati terbelah sembilu Melepas tangan mungilmu Ikuti kemana arah […]
Remahan biskuitmu Legit manis rasanya Dalam kopi ampas hitam Suatu hari aku kan bertanya Sembari memapah tanya buta Apa itu tetap manis jika dirasa? Lalu kau hanya terkekeh geli dibuatnya Tak ada hal semanis remahan yang kau temukan dalam kopi hitam Buatan tangan si mbokmu Kreator : De’Arofah
Tak merasakah kamu kalau samua selalu sama Hari ini terjadi dan akan terulang lagi besok Hari ini begini dan akan terulang lagi besok Kau selalu kunanti di ujung senja Di bawah rerimbun waru yang mulai kuncup berbunga Menebarkan aroma harap tak terucap Bibirmu yang mengatup seraya berucap bila kau juga menunggunya Di bawah reruntuhan […]