Ada cermin di dadaku,
Retaknya serupa guratan senja,
Tak terhitung garis yang membawa luka,
Tapi di sana juga tergenggam cahaya.
Setiap kepingnya memantulkan kenangan,
Bayanganmu menari di sela-sela riak ingatan,
Seperti hujan yang datang tanpa tanda,
Lalu meninggalkan wangi yang tak pernah sirna.
Dalam gema sunyi, hatiku bicara,
Aku pecah karena cinta,
Namun, siapa peduli?
Mawar tetap indah meski berduri.
Maka kurawat setiap serpihan,
Menyusun ulang rindu dalam ketidaksempurnaan,
Mencari dirimu dalam bayang pias,
Meski tak ada lagi janji di antara kita.
Cermin ini, meski rapuh, tak ingin kuperbaiki,
Karena ia mengajariku menerima
Bahwa cinta bukan soal utuh,
Tapi keberanian mencintai meski retak,
Dan, menemukan diri meski tersesat.
Kau, bagian yang hilang
Yang kutemukan bukan untuk dimiliki,
Melainkan untuk dihayati:
Seperti cermin yang memantulkan kerapuhan,
Dan di dalamnya, tersimpan kekuatan
Kreator : Masniya Ulfah
Comment Closed: Cermin Retak di Dalam Dada
Sorry, comment are closed for this post.