Kususuri lorong jalanan sunyi
Tanpa jemari yang menggenggam
Tanpa kata manis mendayu
Seperti yang sering dirindukan banyak Perempuan
Tapi aku memilih diam
Bukan karena tak ingin dicintai
Melainkan karena aku terlalu mencintai
Kehormatan diri
Takut kehilangan Ridha Ilahi
Wajahku tak pernah merona sebab rayuan
Hatiku tak pernah berbunga karena ajakan
tanpa ada restu langit bersamanya
Aku menolak dengan senyum
Meski kadang air mata jatuh di sajadah
Merindukan cinta yang belum juga tiba
“Kenapa kau sendiri?”
Tanya dunia dengan heran
Tapi tak mereka tahu
Aku sedang menunggu dengan sabar
Di balik tirai iman yang kutegakkan
Meski angin godaan terus mengguncang
Aku perempuan..
Tapi bukan untuk disapa sembarangan
Aku cinta
Tapi bukan untuk diusik sebelum waktunya
Kota hujan, 21 Juli 2025
Kreator : Nyak Rori
Comment Closed: Di Jalan Sunyi
Sorry, comment are closed for this post.