KATEGORI
  • Adat & Budaya
  • Agrikultur
  • Aksi
  • Arsitektur
  • Artikel
  • Asmara
  • Autobiografi
  • autobiography
  • Bahasa & Sastra
  • basedonmyrealitylife
  • Berita Alineaku
  • betonredofficial.com
  • billybets.ch
  • Bisnis
  • Branding
  • Buku
  • Catatan Harian
  • Cerita Anak
  • Cerita Bersambung
  • Cerita Pendek
  • Cerita Rakyat
  • Cerpen
  • Cinta
  • Cita – Cita dan Harapan
  • Dongeng
  • Drama
  • Ekonomi
  • Epos
  • Event
  • Fabel
  • Fantasi
  • Fiksi
  • Gaya Hidup
  • ggbetofficial.de
  • gullybetofficial.com
  • Hiburan
  • Hobi
  • Hubungan Antarpribadi
  • Hukum
  • Humanis
  • Humor
  • Ilmu Manajemen
  • Inspirasi
  • Istri
  • Kampus
  • Karir dan Kewirausahaan
  • Keagamaan
  • Keluarga
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kesehatan Mental
  • Ketenagakerjaan
  • Kisa Masa Kecil
  • Kisah Inspiratif
  • Kritik Media
  • Kuliner
  • Legenda
  • Lifestyle
  • Lingkungan Hidup
  • Madhoe Retna
  • Manajemen
  • mengelola toko
  • Mental Health
  • Metafisika
  • montecryptoscasinos.com
  • Moralitas
  • Motivasi
  • mrpachocasino.ch
  • Nonfiksi Dokumenter
  • Novel
  • novos-casinos
  • Nutrisi
  • Nutrition
  • okrogslovenije
  • Opini
  • Organisasi
  • Otomotif
  • Pablic
  • Parenting
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendidikan Karir
  • Pendidikan Keuangan
  • pengalaman hidup
  • Pengembangan Diri
  • Perjalanan Hidup
  • Pernikahan
  • Persahabatan
  • Pertemanan
  • Petualangan
  • Petualangan Alam
  • Pilih Kategori
  • Pilih Menu
  • Pin-Up oyunu
  • Pin-UP VCH
  • Pin-Up yukle
  • Politik
  • Post
  • Psikologi
  • Psikologi Sosial
  • Public
  • Puisi
  • Romansa
  • Romantisme kehidupan
  • Rumah Tangga
  • Satir
  • SDM
  • Sejarah
  • Self-Acceptance
  • Self-Awareness
  • Seni & Budaya
  • Sosial
  • spiritual journey
  • Strategi
  • Teknologi
  • Tempat Wisata
  • Traveling
  • Uncategorized
  • Wanita
  • Beranda » Artikel » DUNIA BERMAIN BAGI ANAK, PENTINGKAH?

    DUNIA BERMAIN BAGI ANAK, PENTINGKAH?

    BY 22 Nov 2022 Dilihat: 320 kali

    Oleh Asar Janjang Riyanti

                    Hari itu udara cerah, angin semilir membelai dedaunan hijau di sebuah taman kaki bukit. Seorang sahabat bercerita tentang pengalaman bermainnya :

                    “Sebetulnya di masa kecil saya sangat suka bermain, akan tetapi pola asuh keluarga  dan lingkungan tidak memberi saya cukup waktu dan kesempatan untuk mengisi kanak-kanak dengan aktivitas bermain yang optimal. Saya lebih dituntut untuk banyak belajar, orang dewasa di sekitar saya saat itu lebih memandang bermain sebagai aktivitas yang tidak esensi dan membuang waktu”.

     

    Cerita di atas hanyalah satu ilustrasi kasus betapa banyak orangtua yang kurang memahami pentingnya bermain bagi perkembangan anak. Perbincangan saya lanjutkan dengan mengulik pendapat saudara kembar saya yang kebetulan mempelajari psikologi. Tulisan ini merangkum sedikit hal dari perbincangan kami tersebut.

    Bermain adalah aktivitas yang sangat penting bagi anak. Sungguh menyedihkan menghadapi orang dewasa yang bersikap negatif terhadap aktivitas bermain yang dilakukan anak sehari-hari. Kacamata sebagian orang dewasa seringkali melihat  bermain merupakan kegiatan yang tidak berguna,  cenderung mengganggu atau membuang-buang waktu.

                    Apa sebetulnya bermain itu? Banyak ahli psikologi yang mengemukakan pendapatnya tentang apa itu bermain. Mereka mengatakan bahwa dunia anak adalah dunia bermain, di mana bermain pada anak merupakan sarana untuk belajar. Melalui kegiatan bermain yang menyenangkan, anak berusaha untuk menyelidiki dan mendapatkan pengalaman yang kaya, anak juga dapat mengorganisasikan berbagai pengalaman dan kemampuan kognitifnya dalam upaya menyusun kembali gagasan-gagasannya yang indah.

                    Sebagaimana makan, minum, bernafas, dan tidur, kegiatan bermain sangat penting bagi kesehatan dan kesejahteraan anak. Kegiatan bermain tidak hanya berperan dalam perkembangan fisik anak tetapi juga dalam perkembangan intelektual, bahasa, sosial, dan emosinya.

                    Dalam hal perkembangan intelektual, bermain membantu anak memahami dunia sekitar. Bermain akan merangsang perkembangan kognitif anak, membangun struktur kognitifnya, sekaligus membangun kemampuan kognitifnya yang meliputi kemampuan mengidentifikasi, mengklasifikasi, mengurut, mengamati, membedakan, membuat peramalan, menarik kesimpulan, membandingkan, dan menentukan hubungan sebab akibat. Selain itu saat bermain anak juga akan belajar untuk memecahkan masalah dan mengembangkan kemampuan konsentrasi.

    Aktivitas bermain bagi anak juga ibarat ‘laboratorium bahasa’. Saat bermain anak mengucapkan ribuan kosa kata, belajar bercakap-cakap, berargumen, menjelaskan, meyakinkan, juga bereksperimen dengan kata-kata baru sehingga memperkaya perbendaharaan katanya serta ketrampilan memahami kata-kata itu.

    Pada aspek perkembangan sosial, melalui bermain anak akan mengembangkan sikap sosial terhadap orang lain, anak akan terdorong untuk meninggalkan  sikap egosentrisnya dan mulai menghargai keberadaan orang lain. Selain itu anak juga belajar untuk berkomunikasi dengan orang lain, belajar mengorganisasi, serta lebih menghargai orang lain dengan segala perbedaan yang ada.

    Di sisi lain, lewat bermain anak dapat menumpahkan seluruh perasaannya, baik marah, takut, sedih, cemas, atau gembira. Dengan demikian bermain menjadi wahana untuk berekspresi bebas sekaligus relaksasi. Situasi bermain akan membantu anak untuk membentuk kestabilan emosi, menumbuhkan rasa kompetensi dan percaya diri, serta menjadi sarana untuk menyalurkan keinginan. Selain itu dalam hal perkembangan emosi, bermain akan membantu anak untuk menetralisir emosi negatif, menyelesaikan konflik, menyalurkan agresivitas secara aman, serta mengembangkan konsep diri yang realistis.

    Pada sisi perkembangan fisik anak, bermain menjadi aktivitas yang bisa mengembangkan kecakapan motorik kasar dan memperhalus keterampilan jari jemari serta koordinasi mata-tangan. Secara lebih khusus, bermain akan mengembangkan kepekaan penginderaan pada anak. Pengalaman mengeksplorasi dengan penginderaan memungkinkan anak belajar mengenal dan mengapresiasi beraneka bentuk, ukuran, tekstur, bau, suara, dan rasa. Kemampuan motorik kasar (seperti: berjalan, berlari, melompat, berguling, mengangkat, menjinjing, berputar) dan kemampuan motorik halus (seperti: merangkai, menyusun, melipat, melukis, menempel) juga akan terasah ketika anak bermain. Dan yang tidak kalah penting, bermain akan memberi kesempatan bagi anak untuk menyalurkan energi fisik yang terpendam.

    Selain fungsi di atas, bermain juga dapat merangsang kreativitas dan imajinasi anak serta dapat menjadi metode terapi bagi anak yang mengalami gangguan emosi dan perilaku.

     

    Setiap anak selalu ingin bermain. Hampir sepanjang waktunya ia gunakan untuk bermain. Ia akan memilih sendiri permainannya.  Kadangkala ia berlama-lama dalam satu permainan, pada saat yang lain sangat sebentar. Dalam bermain anak bereksplorasi.   Situasi  itu  sering  dilakukan tanpa  disadari  bahwa ia telah melatih dirinya dalam beberapa kemampuan tertentu sehingga ia memiliki kemampuan-kemampuan baru.

    Bagikan ke

    Comment Closed: DUNIA BERMAIN BAGI ANAK, PENTINGKAH?

    Sorry, comment are closed for this post.

    Popular News

    • Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tidak lahir begitu saja. Di balik perumusan lima sila yang menjadi pondasi bangsa ini, ada pemikiran mendalam dari para tokoh pendiri bangsa, salah satunya adalah Soekarno. Pemikiran Soekarno dalam merumuskan Pancasila sebagai dasar negara menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah Indonesia. Lalu, apa saja pemikiran Soekarno tentang dasar negara […]

      Des 02, 2024
    • Dalam dunia pendidikan modern, pendekatan sosial emosional semakin banyak dibahas. Salah satu model yang mendapatkan perhatian khusus adalah **EMC2 sosial emosional**. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Definisi EMC2 sosial emosional? Mengapa pendekatan ini penting dalam pembelajaran? Mari kita bahas lebih lanjut untuk memahami bagaimana EMC2 berperan dalam perkembangan siswa secara keseluruhan. Definisi EMC2 Sosial […]

      Okt 02, 2024
    • Part 15: Warung Kopi Klotok  Sesampainya di tempat tujuan, Rama mencari tempat ternyaman untuk parkir. Bude langsung mengajak Rani dan Rama segera masuk ke warung Kopi Klotok. Rama sudah reservasi tempat terlebih dahulu karena tempat ini selalu banyak pengunjung dan saling berebut tempat yang ternyaman dan posisi view yang pas bagi pengunjung. Bude langsung memesan […]

      Okt 01, 2024
    • Part 16 : Alun – Alun  Kidul Keesokan paginya seperti biasa Bude sudah bangun dan melaksanakan ibadah sholat subuh. Begitupun dengan Rani yang juga melaksanakan sholat subuh. Rani langsung ke dapur setelah menunaikan ibadah sholat subuh. Tidak lama disusul oleh Bude dan langsung mengambil bahan masakan serta mengiris bahan untuk memasak. Rani dan Bude sangat […]

      Okt 16, 2024
    • Rumusan dasar negara yang dikemukakan oleh Mr. Soepomo memiliki peran sangat penting dalam pembentukan dasar negara Indonesia. Dalam sidang BPUPKI, Mr. Soepomo menjelaskan gagasan ini dengan jelas, menekankan pentingnya persatuan dan keadilan sosial. Dengan demikian, fokusnya pada teori negara integralistik membantu menyatukan pemerintah dan rakyat dalam satu kesatuan. Lebih lanjut, gagasan ini tidak hanya membentuk […]

      Okt 21, 2024

    Latest News

    Buy Pin Up Calendar E-book On-line At Low Prices In India After the installation is complete, you’ll have the flexibility […]

    Jun 21, 2021

    Karya Nurlaili Alumni KMO Alineaku Hampir 10 bulan, Pandemi Covid -19 telah melanda dunia dengan cepat dan secara tiba-tiba. Hal […]

    Des 07, 2021

    Karya Lailatul Muniroh, S.Pd Alumni KMO Alineaku Rania akhirnya menikah juga kamu,,,  begitu kata teman2nya menggoda, Yaa,,,Rania bukan anak.yang cantik […]

    Des 07, 2021

    Karya Marsella. Mangangantung Alumni KMO Alineaku Banyak anak perempuan mengatakan bahwa sosok pria yang menjadi cinta pertama mereka adalah Ayah. […]

    Des 07, 2021

    Karya Any Mewa Alumni KMO Alineaku Bukankah sepasang sejoli memutuskan bersatu dalam ikatan pernikahan demi menciptakan damai bersama? Tetapi bagaimana […]

    Des 07, 2021