KATEGORI
  • Adat & Budaya
  • Agrikultur
  • Aksi
  • Arsitektur
  • Artikel
  • Asmara
  • Autobiografi
  • autobiography
  • Bahasa & Sastra
  • basedonmyrealitylife
  • Berita Alineaku
  • betonredofficial.com
  • billybets.ch
  • Bisnis
  • Branding
  • Buku
  • Catatan Harian
  • Cerita Anak
  • Cerita Bersambung
  • Cerita Pendek
  • Cerita Rakyat
  • Cerpen
  • Cinta
  • Cita – Cita dan Harapan
  • Dongeng
  • Drama
  • Ekonomi
  • Epos
  • Event
  • Fabel
  • Fantasi
  • Fiksi
  • Gaya Hidup
  • ggbetofficial.de
  • gullybetofficial.com
  • Hiburan
  • Hobi
  • Hubungan Antarpribadi
  • Hukum
  • Humanis
  • Humor
  • Ilmu Manajemen
  • Inspirasi
  • Istri
  • Kampus
  • Karir dan Kewirausahaan
  • Keagamaan
  • Keluarga
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kesehatan Mental
  • Ketenagakerjaan
  • Kisa Masa Kecil
  • Kisah Inspiratif
  • Kritik Media
  • Kuliner
  • Legenda
  • Lifestyle
  • Lingkungan Hidup
  • Madhoe Retna
  • Manajemen
  • mengelola toko
  • Mental Health
  • Metafisika
  • montecryptoscasinos.com
  • Moralitas
  • Motivasi
  • mrpachocasino.ch
  • Nonfiksi Dokumenter
  • Novel
  • novos-casinos
  • Nutrisi
  • Nutrition
  • okrogslovenije
  • Opini
  • Organisasi
  • Otomotif
  • Pablic
  • Parenting
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendidikan Karir
  • Pendidikan Keuangan
  • pengalaman hidup
  • Pengembangan Diri
  • Perjalanan Hidup
  • Pernikahan
  • Persahabatan
  • Pertemanan
  • Petualangan
  • Petualangan Alam
  • Pilih Kategori
  • Pilih Menu
  • Pin-Up oyunu
  • Pin-UP VCH
  • Pin-Up yukle
  • Politik
  • Post
  • Psikologi
  • Psikologi Sosial
  • Public
  • Puisi
  • Romansa
  • Romantisme kehidupan
  • Rumah Tangga
  • Satir
  • SDM
  • Sejarah
  • Self-Acceptance
  • Self-Awareness
  • Seni & Budaya
  • Sosial
  • spiritual journey
  • Strategi
  • Teknologi
  • Tempat Wisata
  • Traveling
  • Uncategorized
  • Wanita
  • Beranda » Artikel » Kisah Luka Hati Pertama dan Terdalam

    Kisah Luka Hati Pertama dan Terdalam

    BY 16 Nov 2025 Dilihat: 62 kali
    Kisah Luka Hati Pertama dan Terdalam_alineaku

    Senja di Taman Kota

    Nama perempuan itu adalah Raina. Luka pertamanya tidak datang dari perpisahan yang tragis atau pertengkaran hebat, melainkan dari sebuah janji yang perlahan menguap bersama udara sore.

    Raina bertemu Arya di tahun kedua kuliah. Mereka bukanlah pasangan yang meledak-ledak, hubungan mereka tumbuh seperti akar, perlahan namun terasa kokoh. Bagi Raina, Arya adalah rumah pertama setelah rumah keluarganya. Mereka berbagi cerita,  mimpi, buku, dan yang terpenting Adalah janji masa depan mereka.

    “Setelah lulus, kita cari kerja di kota ini. Kita sewa apartemen kecil, yang jendelanya menghadap matahari terbit. Kita berjuang sama-sama, ya, Ra?”

    Arya mengucapkan janji itu di bangku taman kota, tempat favorit mereka, di bawah pohon beringin tua yang menjadi saksi bisu. Raina mengangguk, matanya memancarkan cahaya  penuh keyakinan. Janji itu bukan sekadar kata-kata, tapi janji itu adalah peta hidup bagi Raina.

    Momen Luka

    Setelah kelulusan, Arya mendapat tawaran pekerjaan di luar negeri—sebuah kesempatan emas yang tak mungkin ditolak. Awalnya, Raina mendukung penuh. Mereka berjanji akan menjalani Long Distance Relationship (LDR) dan bahwa Arya akan kembali dalam dua tahun untuk menepati janji taman kota mereka.

    Bulan pertama, komunikasi keduanya intens. Bulan keenam, telepon mulai jarang. Setahun kemudian, pesan Arya hanya berisi balasan singkat. Raina mulai resah dan merasakan dinginnya Arya. Raina merasakan hatinya terluka meski tak berdarah. Luka itu terasa seperti sayatan kertas, kecil tapi pedih tak terperi, Raina menyadari lukanya bukan karena Arya meninggalkannya, tapi karena Arya telah melupakan mereka dan janji yang pernah mereka ukir Bersama.

    Puncaknya terjadi saat Raina melihat unggahan foto di media sosial. Arya tidak sendirian. Di sampingnya, berdiri seorang perempuan asing tersenyum ceria, dan keterangan foto itu adalah: “Home is where you are.”

    Saat itu adalah senja di bulan Desember. Raina sedang duduk sendirian di bangku yang sama di bawah pohon beringin tua itu. Ponsel Raina bergetar, tertulis Arya menelepon. Tangan Raina gemetar, perasaan hatinya tak bisa bohong, rasa rindu mendengar suara Arya lagi, namun  luka membuatnya takut. Raina berusaha kuat dan mengangkat telpon Arya, seketika terdengar suara Arya.

    “Ra… Maaf. Aku nggak bisa balik. Aku sudah putuskan untuk menetap di sini,” suara Arya terdengar tenang, hampir seperti suara orang asing.

    Raina tidak menangis histeris. Ia hanya merasakan dadanya berdetak kencang seperti mau pecah. Hatinya seakan  tertarik keluar dari tubuhnya hingga menyisakan ruang hampa yang dingin. Raina berusaha tenang dan menjawab.

    “Aku mengerti,” jawab Raina sembari mematikan handphone nya.  suaranya nyaris berbisik hampir tak terdengar. Seketika itu pula air matanya jatuh menetes mengenai handphone nya. Bibirnya bergetar seakan ingin menjerit mengeluarkan lukanya agar dunia tahu apa yang kini sedang ia rasakan. 

    Raina termenung sejenak memberikan kesempatan hatinya berbicara “Bukan perselingkuhan  yang paling melukai, tapi pengkhianatan terhadap keyakinanku. Luka itu bukan sekadar kehilangan kekasih, tetapi kehilangan kepercayaan pada masa depan yang ia bangun bersama orang lain.

    Kedalaman Luka Pertama

    Luka hati pertama Raina sangat dalam karena itu adalah kebingungan antara cinta dan realita.

     Luka Kepercayaan, yakni Luka karena orang yang paling ia percaya dalam hidupnya, yang ia jadikan jangkar masa depannya, adalah orang yang paling tega merobek dan mencabik-cabik peta kehidupan mereka. Luka Diri adalah Luka karena janji dan mimpi-mimpi  mereka ternyata lebih mudah dibuang daripada yang ia bayangkan.

    Sejak hari itu, Raina belajar bahwa luka terdalam bukanlah rasa sakit, melainkan mati rasa yang hadir dan datang setelahnya. Ia butuh waktu bertahun-tahun untuk mengobati lukanya, butuh massa yang panjang untuk dapat kembali duduk di bangku taman itu tanpa melihat bayangan Arya, dan untuk membangun rasa percaya lagi bahwa tidak semua janji akan berakhir menjadi kebohongan yang menyakitkan. Akan datang suatu masa, di mana seseorang hadir dengan sejuta impian yang nyata bukan mimpi-mimpi belaka. Luka itu telah mengajarkan Raina bahwa cinta pertama mungkin indah  tapi  membuat hatimu terluka. Tapi luka karena cinta pertamalah yang membentuk hatimu yang sekarang, hati yang lebih waspada, namun lebih kuat, sekuat baja.

     

     

    Kreator : Aliyah Manaf

    Bagikan ke

    Comment Closed: Kisah Luka Hati Pertama dan Terdalam

    Sorry, comment are closed for this post.

    Popular News

    • Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tidak lahir begitu saja. Di balik perumusan lima sila yang menjadi pondasi bangsa ini, ada pemikiran mendalam dari para tokoh pendiri bangsa, salah satunya adalah Soekarno. Pemikiran Soekarno dalam merumuskan Pancasila sebagai dasar negara menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah Indonesia. Lalu, apa saja pemikiran Soekarno tentang dasar negara […]

      Des 02, 2024
    • Dalam dunia pendidikan modern, pendekatan sosial emosional semakin banyak dibahas. Salah satu model yang mendapatkan perhatian khusus adalah **EMC2 sosial emosional**. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Definisi EMC2 sosial emosional? Mengapa pendekatan ini penting dalam pembelajaran? Mari kita bahas lebih lanjut untuk memahami bagaimana EMC2 berperan dalam perkembangan siswa secara keseluruhan. Definisi EMC2 Sosial […]

      Okt 02, 2024
    • Part 15: Warung Kopi Klotok  Sesampainya di tempat tujuan, Rama mencari tempat ternyaman untuk parkir. Bude langsung mengajak Rani dan Rama segera masuk ke warung Kopi Klotok. Rama sudah reservasi tempat terlebih dahulu karena tempat ini selalu banyak pengunjung dan saling berebut tempat yang ternyaman dan posisi view yang pas bagi pengunjung. Bude langsung memesan […]

      Okt 01, 2024
    • Part 16 : Alun – Alun  Kidul Keesokan paginya seperti biasa Bude sudah bangun dan melaksanakan ibadah sholat subuh. Begitupun dengan Rani yang juga melaksanakan sholat subuh. Rani langsung ke dapur setelah menunaikan ibadah sholat subuh. Tidak lama disusul oleh Bude dan langsung mengambil bahan masakan serta mengiris bahan untuk memasak. Rani dan Bude sangat […]

      Okt 16, 2024
    • Rumusan dasar negara yang dikemukakan oleh Mr. Soepomo memiliki peran sangat penting dalam pembentukan dasar negara Indonesia. Dalam sidang BPUPKI, Mr. Soepomo menjelaskan gagasan ini dengan jelas, menekankan pentingnya persatuan dan keadilan sosial. Dengan demikian, fokusnya pada teori negara integralistik membantu menyatukan pemerintah dan rakyat dalam satu kesatuan. Lebih lanjut, gagasan ini tidak hanya membentuk […]

      Okt 21, 2024

    Latest News

    Buy Pin Up Calendar E-book On-line At Low Prices In India After the installation is complete, you’ll have the flexibility […]

    Jun 21, 2021

    Karya Nurlaili Alumni KMO Alineaku Hampir 10 bulan, Pandemi Covid -19 telah melanda dunia dengan cepat dan secara tiba-tiba. Hal […]

    Des 07, 2021

    Karya Lailatul Muniroh, S.Pd Alumni KMO Alineaku Rania akhirnya menikah juga kamu,,,  begitu kata teman2nya menggoda, Yaa,,,Rania bukan anak.yang cantik […]

    Des 07, 2021

    Karya Marsella. Mangangantung Alumni KMO Alineaku Banyak anak perempuan mengatakan bahwa sosok pria yang menjadi cinta pertama mereka adalah Ayah. […]

    Des 07, 2021

    Karya Any Mewa Alumni KMO Alineaku Bukankah sepasang sejoli memutuskan bersatu dalam ikatan pernikahan demi menciptakan damai bersama? Tetapi bagaimana […]

    Des 07, 2021