Suhu AC 28 derajat celcius di ruang workshop Hotel Horison membuatku ngantuk berat kendati paparan yang disampaikan cukup menarik namun ngantuk ini tak bisa tertahankan. Semalam pekerjaan sebagai penguji Tukin guru tertentu dari guru pamong cukup menyita waktu.
Draf penyusunan panduan PPL 1 PPG Prajabatan dibagi menjadi dua kategori. Dari kelompok dosen dan dari kelompok guru pamong. Dari kami hanya menyesuaikan dan memberi beberapa masukan terkait penyempurnaan draf tersebut.
Jelang pukul 16.05, aktivitas kami telah selesai. Dengan mengendarai motor yang selalu setia menemani aktivitas di hari-hari yang telah terlewati masih terasa panas matahari sore ini. Sempat mampir membeli jajan di Amanda Cake yang pada hari ini baru launching di kotaku.
Antrian cukup Panjang maklum biasalah di kotaku seperti itu jika ada hal yang baru, apalagi Amanda Cakes cukup dikenal oleh masyarakat di sini walau untuk mendapatkan jajan tersebut sebelumnya kami hanya bisa peroleh dari Makassar.
Tiba di rumah, suasana sepi seperti hari-hari kemarin suami dan gadisku masih di tempat kerjanya. Rehat sejenak sebelum mandi kubuka aplikasi Whatsapp terlihat status keponakan yang melaksanakan prosesi lamaran Alhamdulillah, nampaknya berjalan sukses dan lancar. Inginnya ke sana namun terlalu jauh Kendari-Salatiga bukan jarak yang dekat selain itu butuh biaya yang tidak sedikit.
“Ada satu moderasi di bagian perangkat pembelajaran untuk mahasiswa nomor urut enam,” tulis di chat Whatsapp pasangan penguji.
“Siap merevisi dan menyesuaikan,” pesan balasan yang tertulis.
Beranjak dari kursi, aku menuju kamar mandi segera guna menyelesaikan tugas menilai mahasiswa PPG guru tertentu. Segar dan kelelahan menjadi terasa berkurang.
“ Alhamdulillah selesai berikut menilai mahasiswa nomor urut tujuh sesuai yang terlihat di dashboard uji kinerja, “ kataku dalam hati.
Saat lagi fokus menilai, tiba-tiba video pembelajaran trouble. Panik sudah pasti, mana ilmu IT baru sampai mengoperasikan saja sama sekali tidak memahami jika terjadi trouble pada laptop. Kalau sudah seperti ini mau tidak mau suka tidak suka harus berhenti. Biasanya setelah ini akan normal lagi. Tinggal menunggu beberapa menit.
Terlihat sibuk, namun aku menikmati prosesnya. Hidup ini adalah proses. Tanpa sebuah proses, tak akan ada hasil. Semakin berkualitas proses yang dilakukan oleh seseorang, maka yakinlah hasil yang diperolehnya juga akan memuaskan dan terasa nikmat.
****
Kreator : Indarwati Suhariati Ningsi
Comment Closed: Menikmati Proses
Sorry, comment are closed for this post.