Ini adalah foto dari Madam Louise Hay. Beliau adalah salah satu dari pembicara dan juga praktisi dari hukum tarik menarik, yang kita kenal dengan The Law of Attraction.
Salah satu teori dan metode berlatihnya dikenal dengan metode Scripting. Yaitu menuliskan apa yang Anda ingin capai dalam kehidupan ini di sebuah buku atau kertas. Yang kemudian tulisan itu Anda baca berulang ulang kali sesering mungkin. Sehingga akhirnya apa yang Anda inginkan berhasil terwujud.
Ya sudah barang tentu, teori seperti ini memicu perdebatan diantara para pembacanya. Bagi sebagian orang yang tidak percaya keajaiban tentu saja akan bertanya,”Bagaimana mungkin itu bisa terjadi?”
Saya rasa pertanyaan itu normal dan sah saja untuk dipertanyakan. Sebab tidak semua orang meyakini keajaiban, ada sebagian orang yang hanya mempercayai kekuatan logika. Apa yang tidak masuk logika, tidak perlu diyakini.
Sah, saya tidak ingin memperdebatkan hal tersebut.
Kembali ke teknik dan metode scripting. Dari mana jalan atau peta logika yang bisa dihubungkan tanpa bertendensi “cocokmologi”
Tentu saja menjelaskan ini tidaklah singkat, bisa jadi diperlukan seribu atau dua ribu kata untuk bisa menjelaskan sesederhana mungkin mengenai teori ini.
Mari kita runutkan, kenapa dengan menuliskan sesuatu itu bisa menjadi bagian dari kenyataan.
Sebelum membahas ini, sebagian besar dari kita sudah meyakini bahwa wujud dunia kita adalah dunia yang terbagi dua. Yang terlihat dan yang tidak terlihat. Yang terlihat kasat mata, atau yang terlihat hanya bila menggunakan alat bantu. Bahkan ada yang tidak terlihat sama sekali. Contoh yang tidak bisa dilihat sama sekali itu antara lain niat dan pikiran seseorang. Fakta itu tidak bisa dipungkiri lagi. Baik bagi orang yang berpegang pada logika, maupun bagi orang yang berkeyakinan keajaiban itu ada.
Lalu apa hubungannya dengan teori “Tuliskan dan bacalah sesering mungkin keinginanmu itu?”
Begini, kalau dituliskan, minimal wujud awal dari sebuah keinginan sudah terformulasikan, ibarat resep dokter yang mau kita tebus di apotek. Ada resepnya, ada tulisannya. Tentu saja jawaban dalam ilustrasi resep dokter tadi tidak bisa memuaskan para pemuja logika.
Kalau begitu mari kita lanjutkan pembahasan ini lebih detail.
Dengan membacanya terus menerus, maka akan timbul frekuensi yang mengarah pada keinginan tersebut. Mohon diingat ingat, dunia ini ada yang terlihat ada yang tidak terlihat, seperti level-level atom dan quanta. Termasuk juga dengan frekuensi. Tentu saja membicarakan frekuensi itu adalah bagian dari logika. Hallo para pemuja logika, hidup ini tidak hanya harus terus berkaitan dengan hal hal yang nampak dan bisa dibuktikan hanya lewat mata.
Saya yakin, para pemuja logika masih kurang puas dengan teori dari Scripting ini.
Ya terus frekuensi jadinya apa?
Okey, kali ini saya akan mengkaitkan dengan teorinya doktor Masaru E Moto. Doktor Masaru EMoto pernah menguji coba, betapa besar dan powerful kekuatan frekuensi yang dikirimkan kepada zat cair. Sebagai informasi tambahan, tubuh kita terdiri dari 70 % lebih zat cair, loh.
Maka simak baik baik, penjelasan berikut ini :
Ada dua toples berisi air cucian beras di laboratorium Doktor Masaru. Kedua duanya diberikan perlakuan yang berbeda hanya lewat kata kata. Yang satu dimaki maki dan dihina setiap hari, yang satu lagi dipuji dan disanjung setiap hari. Hanya itu saja perlakuan yang berbeda. Sementara dari isi dan tempat juga suhu udara dan lain lain dibuat sama seragam. Ingat yang berbeda hanya, toples pertama di kata katai perkataan buruk, toples kedua dikata katai perkataan baik.
Hasilnya??? Toples pertama yang diperkata katai perkataan buruk, airnya menjadi bacin alias berbau busuk. Toples kedua yang diperkata katai perkataan baik, airnya menjadi harum dan ber-fermentasi.
Masih banyak lagi penemuan menakjubkan dari penelitian Dokter Masaru EMoto. Termasuk bentuk bentuk kristalisasi molekul air. Tentu saja tidak akan kita bahas pada tulisan yang tujuannya membahas kekuatan Scripting.
Kembali ke teori Scripting. Dengan menuliskan yang juga berarti (ibarat) memformulakan dan meresepkan sesuatu ditambah lagi dengan membacanya berulang ulang, itu berarti juga berupaya membangun frekuensi yang sama dengan frekuensi apa yang sedang kita inginkan, kemudian menyalurkan frekuensi tadi ke zat cair, dalam hal ini adalah tubuh kita sendiri.
Teori semacam ini akan mudah dipahami oleh sebagian yang berprofesi sebagai pemusik. Bahwa benar garputala sanggup menggetarkan senar gitar yang bernada sama dengan getaran garputala tersebut. Atau sebaliknya. Maka jika ada senar yang “fals” Garputala akan diam saja tidak bergetar.
Sekali lagi tentu saja teori seperti ini tidak akan bisa memuaskan semua pemuja logika, sebab dari sekian banyak jumlah pemuja logika, tidak semua berlevel logika atau bermanifestasi pikiran yang sama. Catat itu dan mohon dimengerti.
Ketika apa yang kita tuliskan dan yang sering kita baca itu menjadi sebuah frekuensi yang sama dengan apa yang sedang kita inginkan. Maka waktunya akan tiba, dan keinginan tersebut akan terwujud dalam kehidupan kita.
Oleh sebab itu, setuju atau tidak, itu bukan urusan saya dalam menyampaikan hal yang mungkin saja sedang Anda cari-cari solusinya. Bagaimana cara mengubah hidup dari level Nol ke level 1 ke level 2 dan seterusnya.
Saya teringat kata kata mutiara yang disampaikan oleh Imam Ghozali, dalam kitabnya yang berjudul 𝙄𝙝𝙮𝙖’ 𝙐𝙡𝙪𝙢𝙪𝙙𝙙𝙞𝙚𝙣 , “Jika Anda bukan anak Raja, maka menulislah”.
Secara tafsir modern dari quote tersebut, saya meyakini bahwa quote tersebut bermakna luas, salah satu maknanya adalah berkorelasi dengan apa yang pernah disampaikan oleh Madam Louise Hay.
Kalau Anda bukan Anak Raja, tapi ingin mendapatkan apa apa saja yang seorang Anak Raja terima, ya tuliskan keinginan Anda, baca itu berulang ulang sampai dengan timbul keyakinan, sebab keyakinan adalah keajaiban yang bisa menarik jalan atau dukungan ke arah yang Anda inginkan. Bisa juga timbul penafsiran yang lain misalnya, tuliskan dalam sebuah buku sehingga ide-ide kreatif Anda tidak terbuang percuma!
Akhirul kalam, di dunia ini terlalu sedikit orang yang mau menuliskan doa-doa pribadinya dan kemudian berani membacanya lagi berulang ulang dengan penuh keyakinan. Maka tidaklah heran banyak sekali orang yang hidupnya tidak sesuai dengan keinginannya.
Coba kalau dulu seorang Jayabaya hanya pandai “ngalamun” dan tidak menuliskan apa yang menjadi visi di masa depan. Maka tulisan Jayabaya sekarang tidak mungkin dianggap sebagai keajaiban.
Salam Sejahtera
Kodz
Pembangun Impian
“Naskah ini merupakan kiriman dari peserta KMO Alineaku, isi naskah sepenuhnya merupakan tanggungjawab penulis”
Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tidak lahir begitu saja. Di balik perumusan lima sila yang menjadi pondasi bangsa ini, ada pemikiran mendalam dari para tokoh pendiri bangsa, salah satunya adalah Soekarno. Pemikiran Soekarno dalam merumuskan Pancasila sebagai dasar negara menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah Indonesia. Lalu, apa saja pemikiran Soekarno tentang dasar negara […]
Dalam dunia pendidikan modern, pendekatan sosial emosional semakin banyak dibahas. Salah satu model yang mendapatkan perhatian khusus adalah **EMC2 sosial emosional**. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Definisi EMC2 sosial emosional? Mengapa pendekatan ini penting dalam pembelajaran? Mari kita bahas lebih lanjut untuk memahami bagaimana EMC2 berperan dalam perkembangan siswa secara keseluruhan. Definisi EMC2 Sosial […]
Part 15: Warung Kopi Klotok Sesampainya di tempat tujuan, Rama mencari tempat ternyaman untuk parkir. Bude langsung mengajak Rani dan Rama segera masuk ke warung Kopi Klotok. Rama sudah reservasi tempat terlebih dahulu karena tempat ini selalu banyak pengunjung dan saling berebut tempat yang ternyaman dan posisi view yang pas bagi pengunjung. Bude langsung memesan […]
Part 16 : Alun – Alun Kidul Keesokan paginya seperti biasa Bude sudah bangun dan melaksanakan ibadah sholat subuh. Begitupun dengan Rani yang juga melaksanakan sholat subuh. Rani langsung ke dapur setelah menunaikan ibadah sholat subuh. Tidak lama disusul oleh Bude dan langsung mengambil bahan masakan serta mengiris bahan untuk memasak. Rani dan Bude sangat […]
Rumusan dasar negara yang dikemukakan oleh Mr. Soepomo memiliki peran sangat penting dalam pembentukan dasar negara Indonesia. Dalam sidang BPUPKI, Mr. Soepomo menjelaskan gagasan ini dengan jelas, menekankan pentingnya persatuan dan keadilan sosial. Dengan demikian, fokusnya pada teori negara integralistik membantu menyatukan pemerintah dan rakyat dalam satu kesatuan. Lebih lanjut, gagasan ini tidak hanya membentuk […]
Karya Lailatul Muniroh, S.Pd Alumni KMO Alineaku Rania akhirnya menikah juga kamu,,, begitu kata teman2nya menggoda, Yaa,,,Rania bukan anak.yang cantik […]
Karya Any Mewa Alumni KMO Alineaku Bukankah sepasang sejoli memutuskan bersatu dalam ikatan pernikahan demi menciptakan damai bersama? Tetapi bagaimana […]
Des 07, 2021
Kontak Kami
Apabila ada kebutuhan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
Comment Closed: Menulis Bisa Mengubah Keadaan
Sorry, comment are closed for this post.