KATEGORI
  • Adat & Budaya
  • Agrikultur
  • Aksi
  • Arsitektur
  • Artikel
  • Asmara
  • Autobiografi
  • autobiography
  • Bahasa & Sastra
  • basedonmyrealitylife
  • Berita Alineaku
  • betonredofficial.com
  • billybets.ch
  • Bisnis
  • Branding
  • Buku
  • Catatan Harian
  • Cerita Anak
  • Cerita Bersambung
  • Cerita Pendek
  • Cerita Rakyat
  • Cerpen
  • Cinta
  • Cita – Cita dan Harapan
  • Dongeng
  • Drama
  • Ekonomi
  • Epos
  • Event
  • Fabel
  • Fantasi
  • Fiksi
  • Gaya Hidup
  • ggbetofficial.de
  • gullybetofficial.com
  • Hiburan
  • Hobi
  • Hubungan Antarpribadi
  • Hukum
  • Humanis
  • Humor
  • Ilmu Manajemen
  • Inspirasi
  • Istri
  • Kampus
  • Karir dan Kewirausahaan
  • Keagamaan
  • Keluarga
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kesehatan Mental
  • Ketenagakerjaan
  • Kisa Masa Kecil
  • Kisah Inspiratif
  • Kritik Media
  • Kuliner
  • Legenda
  • Lifestyle
  • Lingkungan Hidup
  • Madhoe Retna
  • Manajemen
  • mengelola toko
  • Mental Health
  • Metafisika
  • montecryptoscasinos.com
  • Moralitas
  • Motivasi
  • mrpachocasino.ch
  • Nonfiksi Dokumenter
  • Novel
  • novos-casinos
  • Nutrisi
  • Nutrition
  • okrogslovenije
  • Opini
  • Organisasi
  • Otomotif
  • Pablic
  • Parenting
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendidikan Karir
  • Pendidikan Keuangan
  • pengalaman hidup
  • Pengembangan Diri
  • Perjalanan Hidup
  • Pernikahan
  • Persahabatan
  • Pertemanan
  • Petualangan
  • Petualangan Alam
  • Pilih Kategori
  • Pilih Menu
  • Pin-Up oyunu
  • Pin-UP VCH
  • Pin-Up yukle
  • Politik
  • Post
  • Psikologi
  • Psikologi Sosial
  • Public
  • Puisi
  • Romansa
  • Romantisme kehidupan
  • Rumah Tangga
  • Satir
  • SDM
  • Sejarah
  • Self-Acceptance
  • Self-Awareness
  • Seni & Budaya
  • Sosial
  • spiritual journey
  • Strategi
  • Teknologi
  • Tempat Wisata
  • Traveling
  • Uncategorized
  • Wanita
  • Beranda » Artikel » Menunggu

    Menunggu

    BY 15 Des 2025 Dilihat: 64 kali
    Menunggu2_alineaku

    “Teman-teman, nanti siang setelah murid-murid pulang sekolah kita rapat koordinasi ya. Jangan ada yang izin pulang duluan. Kita rapat agar lengkap.” Kubaca chat WA kepala sekolah di grup.

    Tak lama kemudian, Bu Ira membalas menggunakan bahasa Jawa. 

    Inggih, Bu. Insya Allah,” sahutnya seperti biasa. Dia lebih sering cepat membalas jika ada chat WA di grup.

    Kemudian, disusul respon dari Bu Opi yang menggunakan bahasa Jawa juga. 

    Inggih Bu,” balasnya. 

    Aku pun segera merespon chat tersebut menggunakan bahasa Jawa juga. Karena penggunaan bahasa Jawa halus memiliki makna lebih menghormati dan lebih menghargai lawan bicara, walaupun kata yang diucapkan memiliki arti yang sama dengan kata yang menggunakan bahasa Indonesia.

    Ketika aku merespon WA tersebut, terpikirkan olehku bahwa aku nanti menjemput anakku pulang sekolah SD pada pukul 11.00 karena hari ini hari Jumat. Sehingga aku pun merasa tenang dan santai, tidak terburu-buru izin keluar menjemput anak. 

    Demikianlah siang itu, usai jam pembelajaran di kelas, anak-anak pun pulang dijemput oleh orang tua masing-masing. Kami segera membersihkan kelas masing-masing. Setelah bersih dan rapi, lampu serta AC dimatikan, kami pun berkumpul di sebuah ruangan yang akan digunakan untuk rapat bersama Ibu Kepala Sekolah.

    Rapat pun berjalan lancar. Beberapa hal telah dibahas dengan hangat. Tanpa terasa, jarum jam telah menunjukkan pukul 11.00. Sudah waktunya aku izin menjemput anakku. 

    Aku pun segera pamit dan meluncur menuju sekolah dasar di mana anakku belajar. Sepanjang jalan tampak sepi, tidak ada lalu lalang para emak pulang menjemput anaknya. Biasanya, jika waktunya jemput pulang sekolah, aku berpapasan dengan beberapa emak yang pulang dengan membonceng anaknya memakai seragam sekolah yang sama seperti yang dikenakan oleh anakku.

    Namun, kali ini aku tak bertemu satupun di antara mereka. Hatiku mulai dag dig dug tak karuan. Dalam hati aku bertanya-tanya sendiri. Apakah aku sudah telat menjemputnya, ataukah justru paling awal, ataukah anak-anak SD belum pada pulang ya, sehingga sepanjang jalan sepi tak bertemu anak-anak SD pulang sekolah. 

    Sudahlah, yang penting aku segera tarik gas sepeda motorku. Biar segera sampai di sana dan bertemu anakku. Tak salah dari kekhawatiranku, sesampai di lokasi aku melihat suasana yang biasanya ramai riuh lalu lalang anak-anak mencari penjemputnya, kali ini sepi tak satupun ada penjemput bersama sepeda motornya parkir di pinggir jalan belakang sekolah. Aku terus melaju menuju pintu belakang sekolah. Kudapati anakku duduk seorang diri di kursi warung gorengan Mak Nuri. Tampak dia lesu seperti mengantuk atau sedang tak enak hati. 

    Ternyata semua anak sudah pulang, sudah dijemput oleh orang tua masing-masing dan tinggal dia sendiri yang belum dijemput. Senyum merekah saat dia melihatku datang menghampirinya. Aku pun merasa iba dan segera aku tanyakan kepadanya pulang jam berapa. Dia pun mengatakan bahwa semua anak sudah pulang jam 10.00 tadi. Sehingga tinggal dia sendiri yang menunggu lama di sini. Dalam kasihan dan merasa bersalah aku pun mengucapkan kata indah padanya, “Terima kasih ya Nduk, dirimu sudah sabar menunggu Ibuk.”

     

     

    Kreator : Endah Suryani, S. Pd AUD

    Bagikan ke

    Comment Closed: Menunggu

    Sorry, comment are closed for this post.

    Popular News

    • Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tidak lahir begitu saja. Di balik perumusan lima sila yang menjadi pondasi bangsa ini, ada pemikiran mendalam dari para tokoh pendiri bangsa, salah satunya adalah Soekarno. Pemikiran Soekarno dalam merumuskan Pancasila sebagai dasar negara menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah Indonesia. Lalu, apa saja pemikiran Soekarno tentang dasar negara […]

      Des 02, 2024
    • Dalam dunia pendidikan modern, pendekatan sosial emosional semakin banyak dibahas. Salah satu model yang mendapatkan perhatian khusus adalah **EMC2 sosial emosional**. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Definisi EMC2 sosial emosional? Mengapa pendekatan ini penting dalam pembelajaran? Mari kita bahas lebih lanjut untuk memahami bagaimana EMC2 berperan dalam perkembangan siswa secara keseluruhan. Definisi EMC2 Sosial […]

      Okt 02, 2024
    • Part 15: Warung Kopi Klotok  Sesampainya di tempat tujuan, Rama mencari tempat ternyaman untuk parkir. Bude langsung mengajak Rani dan Rama segera masuk ke warung Kopi Klotok. Rama sudah reservasi tempat terlebih dahulu karena tempat ini selalu banyak pengunjung dan saling berebut tempat yang ternyaman dan posisi view yang pas bagi pengunjung. Bude langsung memesan […]

      Okt 01, 2024
    • Part 16 : Alun – Alun  Kidul Keesokan paginya seperti biasa Bude sudah bangun dan melaksanakan ibadah sholat subuh. Begitupun dengan Rani yang juga melaksanakan sholat subuh. Rani langsung ke dapur setelah menunaikan ibadah sholat subuh. Tidak lama disusul oleh Bude dan langsung mengambil bahan masakan serta mengiris bahan untuk memasak. Rani dan Bude sangat […]

      Okt 16, 2024
    • Rumusan dasar negara yang dikemukakan oleh Mr. Soepomo memiliki peran sangat penting dalam pembentukan dasar negara Indonesia. Dalam sidang BPUPKI, Mr. Soepomo menjelaskan gagasan ini dengan jelas, menekankan pentingnya persatuan dan keadilan sosial. Dengan demikian, fokusnya pada teori negara integralistik membantu menyatukan pemerintah dan rakyat dalam satu kesatuan. Lebih lanjut, gagasan ini tidak hanya membentuk […]

      Okt 21, 2024

    Latest News

    Buy Pin Up Calendar E-book On-line At Low Prices In India After the installation is complete, you’ll have the flexibility […]

    Jun 21, 2021

    Karya Nurlaili Alumni KMO Alineaku Hampir 10 bulan, Pandemi Covid -19 telah melanda dunia dengan cepat dan secara tiba-tiba. Hal […]

    Des 07, 2021

    Karya Lailatul Muniroh, S.Pd Alumni KMO Alineaku Rania akhirnya menikah juga kamu,,,  begitu kata teman2nya menggoda, Yaa,,,Rania bukan anak.yang cantik […]

    Des 07, 2021

    Karya Marsella. Mangangantung Alumni KMO Alineaku Banyak anak perempuan mengatakan bahwa sosok pria yang menjadi cinta pertama mereka adalah Ayah. […]

    Des 07, 2021

    Karya Any Mewa Alumni KMO Alineaku Bukankah sepasang sejoli memutuskan bersatu dalam ikatan pernikahan demi menciptakan damai bersama? Tetapi bagaimana […]

    Des 07, 2021