KATEGORI
  • Adat & Budaya
  • Agrikultur
  • Aksi
  • Arsitektur
  • Artikel
  • Asmara
  • Autobiografi
  • autobiography
  • Bahasa & Sastra
  • Berita Alineaku
  • Bisnis
  • Branding
  • Catatan Harian
  • Cerita Anak
  • Cerita Bersambung
  • Cerita Pendek
  • Cerita Rakyat
  • Cerpen
  • Cinta
  • Cita – Cita dan Harapan
  • Dongeng
  • Drama
  • Ekonomi
  • Epos
  • Event
  • Fabel
  • Fantasi
  • Fiksi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hobi
  • Hubungan Antarpribadi
  • Hukum
  • Humanis
  • Humor
  • Ilmu Manajemen
  • Inspirasi
  • Istri
  • Kampus
  • Karir dan Kewirausahaan
  • Keagamaan
  • Keluarga
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kesehatan Mental
  • Ketenagakerjaan
  • Kisa Masa Kecil
  • Kisah Inspiratif
  • Kritik Media
  • Kuliner
  • Legenda
  • Lifestyle
  • Lingkungan Hidup
  • Madhoe Retna
  • Manajemen
  • mengelola toko
  • Mental Health
  • Moralitas
  • Motivasi
  • Novel
  • Nutrisi
  • Nutrition
  • Opini
  • Organisasi
  • Otomotif
  • Parenting
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendidikan Karir
  • Pendidikan Keuangan
  • pengalaman hidup
  • Pengembangan Diri
  • Perjalanan Hidup
  • Pernikahan
  • Persahabatan
  • Pertemanan
  • Petualangan
  • Petualangan Alam
  • Pilih Kategori
  • Pilih Menu
  • Politik
  • Psikologi
  • Psikologi Sosial
  • Puisi
  • Romansa
  • Romantisme kehidupan
  • Rumah Tangga
  • Satir
  • SDM
  • Sejarah
  • Self-Acceptance
  • Self-Awareness
  • Seni & Budaya
  • Sosial
  • spiritual journey
  • Strategi
  • Teknologi
  • Tempat Wisata
  • Traveling
  • Uncategorized
  • Wanita
  • Beranda » Artikel » Perlukah Kita Melakukan Blogwalking?

    Perlukah Kita Melakukan Blogwalking?

    BY 16 Des 2022 Dilihat: 217 kali

    Penulis : Agus Siswanto (Member KMO Alineaku)

    Bagi sebagian orang mungkin kurang familier dengan istilah blogwalking. Padahal jika dicermati, langkah sangat penting bagi seseorang yang mau serius terjun di bidang tulis-menulis. Karena bukan tidak mungkin langkah ini dapat membesarkan penulis itu sendiri.

    Istilah blogwalking  sendiri arti secara harfiahnya adalah berkunjung ke blog atau website orang lain. Menurut beberapa sumber, hal ini dilakukan saat seseorang membutuhkan inspirasi penulisan. Biasanya langkah ini diikuti dengan meninggalkan komentar dan mungkin juga link yang mengarah pada blog yang kita miliki.

    Dalam tulisan kali ini, pembahasan yang saya lakukan akan saya persempit. Dalam artian kunjungan tersebut tidak ditujukan pada blog atau website orang lain. Kunjungan yang ada dilakukan pada tulisan teman lain yang ada dalam satu blog kepenulisan. Akan tetapi jika selanjutnya mengarah pada blog atau website lain, akan lebih bagus.

    Blogwalking dalam tulisan ini lebih mengarah pada jalinan silaturahmi antar penghuni dalam sebuah blog kepenulisan. Cara yang dilakukan pun sangat mirip. Yaitu kita berkunjung ke tulisan teman lain, setelah itu tinggalkan jejak berupa tanda like, atau malahan berkomentar di kolom yang ada.

    Begitu mudah kan caranya. Nah, jika hal ini terus kita lakukan, secara tidak kita sadari kita tengah membuat sebuah jaringan dalam perjalanan menulis kita. Kunjungan yang kita lakukan dengan meninggalkan komentar, pada gilirannya akan mendapatkan kunjungan balasan. Sebab ada sebagian penulis yang tidak akan mau berkunjung ke tulisan kita, jika tidak dikunjungi.

    Dengan melakukan blogwalking tersebut, secara tidak langsung kita mengenalkan diri pada teman pemilik tulisan tersebut. Komentar atau tanda like yang kita berikan, anggap saja sebagai bentuk apresiasi kita pada tulisan tersebut. Sehingga kita berharap teman yang kita kunjungi juga akan sudi berkunjung ke tulisan kita.

    Cara semacam ini ternyata banyak dilakukan di beberapa komunitas. Bahkan ada semacam kesepakatan tidak tertulis untuk saling berkunjung dan memberikan komentar untuk meningkatkan viewers pada tulisan mereka. Sebab pada beberapa blog kepenulisan jumlah viewers dan komentar akan memberikan poin tersendiri bagi penulis itu sendiri.

    Cara ini sebenarnya sah-sah saja. Sebab walaupun komentar yang disampaikan hanya kata-kata mantap, keren, lanjutkan, tetap dihitung sebagai nilai plus bagi penulis itu sendiri. Ujung-ujungnya memberikan poin pada sang penulis itu. Hehe … cerdik kan. Maka tidak usah heran jika menemukan sebuah tulisan yang mempunyai segudang komentar isinya hanya kata-kata seperti itu.

    Namun sebenarnya ajang blogwalking dapat lebih dioptimalkan lagi. Langkah pengoptimalan ini justru akan menjadi salah satu cara meningkatkan kualitas tulisan kita. Cara yang harus kita lakukan adalah memberikan komentar yang berguna. Syukur-syukur memberikan masukan berupa saran atau kritik pada tulisan yang kita kunjungi. Jika ini yang dilakukan, maka komentar tersebut pasti bernas, bukan sekedar formalitas saja.

    Lalu timbul pertanyaan, apakah si penulis akan menerima saran atau kritik kita dengan senang hati? Nah, inilah masalahnya. Tidak setiap orang siap untuk dikritik, apalagi di depan umum. Langkah yang bisa kita ambil adalah membuka jalur diskusi lewat chat pribadi. Dengan cara begini dijamin tidak akan membuat teman yang kita kritik malu atau marah 

    Kesimpulan dari tulisan ini adalah perlu kita lakukan blogwalking. Sebab dengan blogwalking, paling tidak kita telah membuat networking. Dengan networking ini maka paling tidak ada 2 keuntungan. Pertama, saling mendukung dalam menjalani jalan kepenulisan kita. Kedua, dapat menjadi ajang diskusi untuk meningkatkan kualitas tulisan, dan ketiga memperluas wawasan kita dalam bidang tulis-menulis.

    Nah, bagaimana dengan Anda? Sudahkah hal itu dilakukan?


    “Naskah ini merupakan kiriman dari peserta KMO Alineaku, isi naskah sepenuhnya merupakan tanggungjawab penulis”

    Bagikan ke

    Comment Closed: Perlukah Kita Melakukan Blogwalking?

    Sorry, comment are closed for this post.

    Popular News

    • Part 15: Warung Kopi Klotok  Sesampainya di tempat tujuan, Rama mencari tempat ternyaman untuk parkir. Bude langsung mengajak Rani dan Rama segera masuk ke warung Kopi Klotok. Rama sudah reservasi tempat terlebih dahulu karena tempat ini selalu banyak pengunjung dan saling berebut tempat yang ternyaman dan posisi view yang pas bagi pengunjung. Bude langsung memesan […]

      Okt 01, 2024
    • Part 16 : Alun – Alun  Kidul Keesokan paginya seperti biasa Bude sudah bangun dan melaksanakan ibadah sholat subuh. Begitupun dengan Rani yang juga melaksanakan sholat subuh. Rani langsung ke dapur setelah menunaikan ibadah sholat subuh. Tidak lama disusul oleh Bude dan langsung mengambil bahan masakan serta mengiris bahan untuk memasak. Rani dan Bude sangat […]

      Okt 16, 2024
    • Dalam dunia pendidikan modern, pendekatan sosial emosional semakin banyak dibahas. Salah satu model yang mendapatkan perhatian khusus adalah **EMC2 sosial emosional**. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Definisi EMC2 sosial emosional? Mengapa pendekatan ini penting dalam pembelajaran? Mari kita bahas lebih lanjut untuk memahami bagaimana EMC2 berperan dalam perkembangan siswa secara keseluruhan. Definisi EMC2 Sosial […]

      Okt 02, 2024
    • Part 14: Kopi Klotok Pagi hari yang cerah, secerah hati Rani dan semangat yang tinggi menyambut keseruan hari ini. Ia bersenandung dan tersenyum sambil mengiris bahan untuk membuat nasi goreng. Tante, yang berada di dekat Rani, ikut tersenyum melihat Rani yang bersenandung dengan bahagia. “Rani, kamu ada rasa tidak sama Rama? Awas, ya. Jangan suka […]

      Sep 18, 2024
    • Part 13 : Candi Borobudur Keesokan harinya Rama sibuk mencari handphone yang biasa membangunkannya untuk berolahraga disaat Rama berada di Jogja. Rama tersenyum dan semangat untuk bangun, membersihkan diri dan segera membereskan kamarnya. Tidak lupa Rama juga menggunakan pakaian yang Rapih untuk menemui Rani hari ini. Sementara Rani seperti biasa masih bermalas-malasan di dalam kamarnya […]

      Sep 07, 2024

    Latest News

    Buy Pin Up Calendar E-book On-line At Low Prices In India After the installation is complete, you’ll have the flexibility […]

    Jun 21, 2021

    Karya Nurlaili Alumni KMO Alineaku Hampir 10 bulan, Pandemi Covid -19 telah melanda dunia dengan cepat dan secara tiba-tiba. Hal […]

    Des 07, 2021

    Karya Lailatul Muniroh, S.Pd Alumni KMO Alineaku Rania akhirnya menikah juga kamu,,,  begitu kata teman2nya menggoda, Yaa,,,Rania bukan anak.yang cantik […]

    Des 07, 2021

    Karya Marsella. Mangangantung Alumni KMO Alineaku Banyak anak perempuan mengatakan bahwa sosok pria yang menjadi cinta pertama mereka adalah Ayah. […]

    Des 07, 2021

    Karya Any Mewa Alumni KMO Alineaku Bukankah sepasang sejoli memutuskan bersatu dalam ikatan pernikahan demi menciptakan damai bersama? Tetapi bagaimana […]

    Des 07, 2021