KATEGORI
  • Adat & Budaya
  • Agrikultur
  • Aksi
  • Arsitektur
  • Artikel
  • Asmara
  • Autobiografi
  • autobiography
  • Bahasa & Sastra
  • Berita Alineaku
  • Bisnis
  • Branding
  • Catatan Harian
  • Cerita Anak
  • Cerita Bersambung
  • Cerita Pendek
  • Cerita Rakyat
  • Cerpen
  • Cinta
  • Cita – Cita dan Harapan
  • Dongeng
  • Drama
  • Ekonomi
  • Epos
  • Event
  • Fabel
  • Fantasi
  • Fiksi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hobi
  • Hubungan Antarpribadi
  • Hukum
  • Humanis
  • Humor
  • Ilmu Manajemen
  • Inspirasi
  • Istri
  • Kampus
  • Karir dan Kewirausahaan
  • Keagamaan
  • Keluarga
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kesehatan Mental
  • Ketenagakerjaan
  • Kisa Masa Kecil
  • Kisah Inspiratif
  • Kritik Media
  • Kuliner
  • Legenda
  • Lifestyle
  • Lingkungan Hidup
  • Madhoe Retna
  • Manajemen
  • mengelola toko
  • Mental Health
  • Moralitas
  • Motivasi
  • Novel
  • Nutrisi
  • Nutrition
  • Opini
  • Organisasi
  • Otomotif
  • Parenting
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendidikan Karir
  • Pendidikan Keuangan
  • pengalaman hidup
  • Pengembangan Diri
  • Perjalanan Hidup
  • Pernikahan
  • Persahabatan
  • Pertemanan
  • Petualangan
  • Petualangan Alam
  • Pilih Kategori
  • Pilih Menu
  • Politik
  • Psikologi
  • Psikologi Sosial
  • Puisi
  • Romansa
  • Romantisme kehidupan
  • Rumah Tangga
  • Satir
  • SDM
  • Sejarah
  • Self-Acceptance
  • Self-Awareness
  • Seni & Budaya
  • Sosial
  • spiritual journey
  • Strategi
  • Teknologi
  • Tempat Wisata
  • Traveling
  • Uncategorized
  • Wanita
  • Beranda » Artikel » Pilih mana Ta’aruf atau Pacaran

    Pilih mana Ta’aruf atau Pacaran

    BY 07 Des 2022 Dilihat: 269 kali

    Penulis : Rois Arifianto (Member KMO Alineaku)

    Menikah adalah tahapan penting dalam kehidupan seorang muslim. Dengan menikah separuh agamanya telah dipenuhi, Anas bin Malik meriwayatkan dari Rosulullah SAW “Jika seorang hamba menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh agamanya; oleh karena itu hendaklah ia bertakwa kepada Allah untuk separuh yang tersisa.”  ( https://almanhaj.or.id/3565-anjuran-untuk-menikah.html )

    Menikah adalah ibadah seumur hidup, diperlukan sebuah persiapan yang matang agar tidak menyesal dikemudian hari. Mengenal calon suami atau istri adalah hal yang utama, apakah dia cocok atau sesuai dengan kriteria yang kita inginkan. 

    Banyak cara bisa dilakukan untuk mengenali calon yang ingin dinikahi.  Ta’aruf dan  pacaran adalah salah satunya. Sebagian orang menganggap antara ta’aruf dengan pacaran tidak ada bedanya, keduanya sama – sama metode untuk mengenal calon pasangan yang akan dinikahi.

    Tulisan dibawah ini akan akan menjelaskan perbedaan antara Ta,aruf dan pacaran serta metode yang mana yang tepat menurut tinjauan agam islam 

    Secara bahasa ta’aruf artinya adalah mengenal, menurut Leyla Hana secara istilah Ta’aruf mengalami pengkhususan makna yaitu mengenal dalam rangka menuju kepada jenjang pernikahan. ( leyla hana ‘ Proses perjodohan sesuai syariat islam : 2012 ). 

    Dadan Ramadhan dan Wira Mahardika Putra mendefinisikan ta’aruf sebagai proses antara laki-laki dan perempuan untuk saling menanyakan ketertarikan satu sama lain dan mengetahui visi misi rumah tangga kedepan sebelum memutuskan untuk menikah ( ta’aruf jalan indah menuju nikah : 2019 )

    Mengutip dari laman tirto.id Ta’aruf menjadi populer pada tahun 1990 an setelah aktris yang sekaligus pendakwah Okky Setiana Dewi mengunggahnya di Chanel You Tube.

    pacaran adalah proses perkenalan antara dua individu yang biasanya berada dalam rangkaian tahap pencarian kecocokan untuk bereproduksi melalui perkawinan, atau hubungan seksual.  ( https://id.wikipedia.org/wiki/Pacaran )

    Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (Edisi Ketiga, 2002:807), pacar adalah kekasih atau teman lawan jenis yang tetap dan mempunyai hubungan berdasarkan cinta-kasih. Berpacaran adalah bercintaan; (atau) berkasih-kasihan (dengan sang pacar). Memacari adalah mengencani; (atau) menjadikan dia sebagai pacar. Sementara kencan sendiri menurut kamus tersebut (lihat halaman 542) adalah berjanji untuk saling bertemu di suatu tempat dengan waktu yang telah ditetapkan bersama.

    Dari sisi definisi, ta’aruf belum melibatkan perasaan saling suka antara dua pihak. ketertarikan ada pada  satu pihak kepada pihak lain (biasanya laki-laki kepada perempuan) kemudian ketertarikan tersebut diutarakan kepada lawan jenisnya, apakah juga memiliki perasaan yang sama. Selain itu juga dikonfirmasikan apakah memiliki visi dan cita – cita yang sama dalam mengarungi kehidupan setelah menikah. Jika ada kecocokan biasanya berlanjut kepada jenjang pernikahan

    dalam pacaran, perasaan saling suka dan mencintai sebagai sepasang kekasih sudah terjadi semenjak dua pasangan memutuskan untuk pacaran. Bahkan mereka  seperti sepasang suami – istri, kemana-mana jalan berduaan dan tidak sedikit perempuan dihamili oleh pacarnya.

    Secara proses ta’aruf juga berbeda dengan pacaran. ta’aruf melibatkan setidaknya dua mediator, satu dari pihak laki-laki dan satu dari pihak perempuan. Dua pihak yang berta’aruf tidak diizinkan untuk bertemu berduaan sehingga menghindarkan diri dari perbuatan perzinahan yang dilarang oleh agama islam.

    Sementara dalam pacaran mereka bebas bertemu kapan saja, dimana saja sesuai dengan keinginan mereka sehingga mereka lebih dekat kepada perbuatan2 kemaksiatan.

    Dalam ta’aruf juga ada batasan waktu yang jelas. Apakah mau berlanjut kepada jenjang pernikahan atau berhenti, jika berlanjut ke jenjang pernikahan biasanya jarak antara ta’aruf dengan pernikahan juga tidak terlalu lama. Sementara dalam pacaran tidak jelas kapan batasan mau melanjutkan kepada jenjang pernikahan. Bahkan ada yang berpacaran sudah puluhan tahun tetapi tidak jadi menikah  justru nikahnya dengan orang lain.

    Demikian sekelumit perbedaan antara ta’aruf dengan pacaran. Sebagai seorang muslim tentu ta’aruf menjadi pilihan yang lebih mendekatkan diri kepada ketakwaan, karena disana ada sifat kehati-hatian agar tidak terjerumus kepada kemaksiatan.

    Jangan bimbang dan jangan ragu beristikharahlah setelah ta’aruf semoga Allah meridhoi pasangan yang kita pilih aamiiin.

    Sumber bacaan :

    1.  Leyla Hana Ta’aruf proses perjodohan sesuai syariat islam
    2. Dadan Ramadhan dan Wira Mahardika Putra Ta’aruf proses indah menuju nikah


    “Naskah ini merupakan kiriman dari peserta KMO Alineaku, isi naskah sepenuhnya merupakan tanggungjawab penulis”

    Bagikan ke

    Comment Closed: Pilih mana Ta’aruf atau Pacaran

    Sorry, comment are closed for this post.

    Popular News

    • Part 15: Warung Kopi Klotok  Sesampainya di tempat tujuan, Rama mencari tempat ternyaman untuk parkir. Bude langsung mengajak Rani dan Rama segera masuk ke warung Kopi Klotok. Rama sudah reservasi tempat terlebih dahulu karena tempat ini selalu banyak pengunjung dan saling berebut tempat yang ternyaman dan posisi view yang pas bagi pengunjung. Bude langsung memesan […]

      Okt 01, 2024
    • Part 16 : Alun – Alun  Kidul Keesokan paginya seperti biasa Bude sudah bangun dan melaksanakan ibadah sholat subuh. Begitupun dengan Rani yang juga melaksanakan sholat subuh. Rani langsung ke dapur setelah menunaikan ibadah sholat subuh. Tidak lama disusul oleh Bude dan langsung mengambil bahan masakan serta mengiris bahan untuk memasak. Rani dan Bude sangat […]

      Okt 16, 2024
    • Dalam dunia pendidikan modern, pendekatan sosial emosional semakin banyak dibahas. Salah satu model yang mendapatkan perhatian khusus adalah **EMC2 sosial emosional**. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Definisi EMC2 sosial emosional? Mengapa pendekatan ini penting dalam pembelajaran? Mari kita bahas lebih lanjut untuk memahami bagaimana EMC2 berperan dalam perkembangan siswa secara keseluruhan. Definisi EMC2 Sosial […]

      Okt 02, 2024
    • Part 14: Kopi Klotok Pagi hari yang cerah, secerah hati Rani dan semangat yang tinggi menyambut keseruan hari ini. Ia bersenandung dan tersenyum sambil mengiris bahan untuk membuat nasi goreng. Tante, yang berada di dekat Rani, ikut tersenyum melihat Rani yang bersenandung dengan bahagia. “Rani, kamu ada rasa tidak sama Rama? Awas, ya. Jangan suka […]

      Sep 18, 2024
    • Part 13 : Candi Borobudur Keesokan harinya Rama sibuk mencari handphone yang biasa membangunkannya untuk berolahraga disaat Rama berada di Jogja. Rama tersenyum dan semangat untuk bangun, membersihkan diri dan segera membereskan kamarnya. Tidak lupa Rama juga menggunakan pakaian yang Rapih untuk menemui Rani hari ini. Sementara Rani seperti biasa masih bermalas-malasan di dalam kamarnya […]

      Sep 07, 2024

    Latest News

    Buy Pin Up Calendar E-book On-line At Low Prices In India After the installation is complete, you’ll have the flexibility […]

    Jun 21, 2021

    Karya Nurlaili Alumni KMO Alineaku Hampir 10 bulan, Pandemi Covid -19 telah melanda dunia dengan cepat dan secara tiba-tiba. Hal […]

    Des 07, 2021

    Karya Lailatul Muniroh, S.Pd Alumni KMO Alineaku Rania akhirnya menikah juga kamu,,,  begitu kata teman2nya menggoda, Yaa,,,Rania bukan anak.yang cantik […]

    Des 07, 2021

    Karya Marsella. Mangangantung Alumni KMO Alineaku Banyak anak perempuan mengatakan bahwa sosok pria yang menjadi cinta pertama mereka adalah Ayah. […]

    Des 07, 2021

    Karya Any Mewa Alumni KMO Alineaku Bukankah sepasang sejoli memutuskan bersatu dalam ikatan pernikahan demi menciptakan damai bersama? Tetapi bagaimana […]

    Des 07, 2021