KATEGORI
  • Adat & Budaya
  • Agrikultur
  • Aksi
  • Arsitektur
  • Artikel
  • Asmara
  • Autobiografi
  • autobiography
  • Bahasa & Sastra
  • Berita Alineaku
  • Bisnis
  • Branding
  • Catatan Harian
  • Cerita Anak
  • Cerita Bersambung
  • Cerita Pendek
  • Cerita Rakyat
  • Cerpen
  • Cinta
  • Cita – Cita dan Harapan
  • Dongeng
  • Drama
  • Ekonomi
  • Epos
  • Event
  • Fabel
  • Fantasi
  • Fiksi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hobi
  • Hubungan Antarpribadi
  • Hukum
  • Humanis
  • Humor
  • Ilmu Manajemen
  • Inspirasi
  • Istri
  • Kampus
  • Karir dan Kewirausahaan
  • Keagamaan
  • Keluarga
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kesehatan Mental
  • Ketenagakerjaan
  • Kisa Masa Kecil
  • Kisah Inspiratif
  • Kritik Media
  • Kuliner
  • Legenda
  • Lifestyle
  • Lingkungan Hidup
  • Madhoe Retna
  • Manajemen
  • mengelola toko
  • Mental Health
  • Moralitas
  • Motivasi
  • Novel
  • Nutrisi
  • Nutrition
  • Opini
  • Organisasi
  • Otomotif
  • Parenting
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendidikan Karir
  • Pendidikan Keuangan
  • pengalaman hidup
  • Pengembangan Diri
  • Perjalanan Hidup
  • Pernikahan
  • Persahabatan
  • Pertemanan
  • Petualangan
  • Petualangan Alam
  • Pilih Kategori
  • Pilih Menu
  • Politik
  • Psikologi
  • Psikologi Sosial
  • Puisi
  • Romansa
  • Romantisme kehidupan
  • Rumah Tangga
  • Satir
  • SDM
  • Sejarah
  • Self-Acceptance
  • Self-Awareness
  • Seni & Budaya
  • Sosial
  • spiritual journey
  • Strategi
  • Teknologi
  • Tempat Wisata
  • Traveling
  • Uncategorized
  • Wanita
  • Beranda » Artikel » Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)

    Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)

    BY 02 Okt 2024 Dilihat: 413 kali
    Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)_alineaku

    Pemanfaat  Sampah Plastik dan Pembuatan Kolase dari daun

    Muatan kurikulum disusun berdasarkan kebutuhan sekolah sesuai dengan visi, misi dan tujuan sekolah serta mengacu pada Standar Isi. Untuk SMP meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama 3 (tiga) tahun.

    Kurikulum SMP Negeri 2 Cilograng, Kabupaten Lebak, yang menggunakan kurikulum merdeka terdiri atas Intrakurikuler dan Kokurikuler. Untuk Intrakurikuler adalah mata pelajaran yang sudah dikembangkan oleh pusat dan ada pelajaran yang dikembangkan oleh daerah. Sementara Kokurikuler adalah Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang terdiri atas 6 dimensi, (1) Beriman Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia; (2) Berkebinekaan Global; (3) Gotong Royong; (4) Mandiri; (5) Bernalar Kritis; (6) Kreatif dan 8 tema P5 antara lain yaitu: Gaya Hidup Berkelanjutan, Kearifan Lokal, Bhinneka Tunggal Ika, Bangunlah Jiwa dan Raganya, Suara Demokrasi, Berekayasa dan Berteknologi, Membangun NKRI, Kewirausahaan dan Kebekerjaan.

    Intrakurikuler memiliki struktur dan alokasi waktu Kurikulum SMP Negeri 2 Cilograng, Kabupaten Lebak, yang menggunakan Kurikulum Merdeka sesuai Permendikbud Ristek Nomor 12 Tahun 2024.

    Sementara kokurikuler dalam kurikulum merdeka adalah Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila merupakan pembelajaran lintas disiplin ilmu dalam mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitar untuk menguatkan berbagai kompetensi dalam Profil Pelajar Pancasila. Dalam rangka Penguatan Profil Pelajar Pancasila terhadap peserta didik, SMP Negeri 2 Cilograng pada Tahun Ajaran 2024/2025  berfokus pada tiga  dimensi, yakni:

    • Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha  Esa,  dan berakhlak mulia;
    • Gotong Royong
    • Kreatif

    Koordinator Proyek Penguatan profil Pelajar Pancasila adalah wali kelas . Kegiatan proyek penguatan profil pelajar Pancasila di kelas  VII,VIII dan IX masing-masing mengambil 3 tema dalam satu tahun.

    Karena saya hanya mengajar di kelas sembilan, maka saya boleh memilih tema yang hanya ada di kelas tersebut. Adapun tema yang saya ambil sesuai kesepakatan dengan siswa adalah Gaya Hidup Berkelanjutan, topik gaya hidup ramah lingkungan dengan sub topik Pemanfaatan Sampah Anorganik dan Organik. Kenapa mengambil tema tersebut, hal itu sesuai dengan kondisi sekolah dan sumber daya yang ada.

    Untuk Subtopik sampah Anorganik, saya bersama siswa melakukan dua tahap. Adapun tahapnya adalah sebagai berikut.

    Tahap pertama, siswa menanam tumbuhan menggunakan polybag yang sudah disediakan, dengan langkah-langkah sebagai berikut:

    1. Menginformasikan Kegiatan P5 yang akan dilaksanakan. Pada kegiatan ini saya menyampaikan hal apa saja yang akan dilaksanakan pada kegiatan P5 kepada siswa dan Wakil Kepala Bidang Kurikulum.
    2. Mensosialisasikan Kegiatan P5 yang akan dilaksanakan. Saya mensosialisasikan kegiatan P5 ke orang tua siswa melalui rapat awal tahun dan melalui whatsapp kelas.
    3. Membuat rencana pelaksanaan kegiatan. Saya bersama siswa menyusun rencana P5 untuk kegiatan setiap minggu dan durasi waktu yang dibutuhkan.
    4. Menyiapkan polybag dan pemberian identitas siswa pada Setiap polybag. Polybag yang disediakan ukurannya 30 x 30 cm, setiap siswa memberi identitas, seperti nama dan kelas, pada  kertas yang berukuran 8 x 8 cm. Selanjutnya, identitas tersebut ditempel menggunakan lakban bening.
    5. Siswa memasukkan tanah yang sudah dicampur dengan pupuk kandang pada polybag masing-masing siswa.
    6. Siswa memasukan tumbuhan atau benih tumbuhan yang dibawa dari rumah masing-masing.
    7. Setelah tumbuhan dimasukan, polybag disimpan di depan masing-masing kelas.
    8. Observasi tumbuhan setiap hari bagaimana pertumbuhannya, Dengan cara dirawat dan penyiraman air secara intens.

     

    Tahap yang kedua, siswa menanam tumbuhan menggunakan plastik bekas kemasan minyak goreng. Pada kegiatan ini Langka-langkahnya sama dengan tahap pertama, perbedaannya adalah media polybag diganti dengan plastik bekas kemasan minyak goreng.

    Adapun Untuk subtopik sampah organik, saya bersama siswa membuat kolase gambar hewan dari daun. kolase adalah teknik menempelkan berbagai elemen ke dalam satu bingkai untuk menghasilkan karya seni baru. Secara umum, pengertian kolase adalah sebuah karya seni yang tercipta dengan cara merekatkan bahan apapun menjadi sebuah komposisi yang harmonis sehingga menjadi satu kesatuan karya.

    Pada Pembuatan kolase gambar  hewan yang bahan untuk tempelannya adalah daun yang sudah di herbarium. Ada beberapa langkah yang harus lakukan dalam kegiatan tersebut.

    1. Menggambar hewan pada buku gambar dalam bentuk sketsa. Pada langkah ini, gambar yang dibuat adalah gambar yang  mudah untuk dibuat kolase.
    2. Membuat herbarium daun. Pada langkah ini, siswa harus diajarkan cara membuat herbarium, seperti pemilihan daun, penyimpanan daun pada kertas, penjepitan oleh buku dan penyimpanan herbarium di tempat yang tidak lembab.
    3. Penempelan  daun pada gambar. Pada langkah inilah, pelaksanaan membuat kolase. Ada beberapa alat dan bahan tambahan yang harus disiapkan selain gambar hewan dan daun adalah penggaris, gunting  dan lem kayu.

     

    Penempelan daun pada gambar hewan, diusahakan daun utama tidak boleh digunting, maksimalkan sepresisi mungkin dengan daun yang sudah direncanakan dan disiapkan. Terkecuali, untuk bagian yang kecil- kecil pada gambar hewan, seperti mata, kaki, sirip ikan dan bulu burung.

    Selain kolase menggunakan daun yang sudah di herbarium, saya  juga bersama siswa membuat kolase dari daun kering yang ada di lingkungan sekolah atau memanfaatkan sampah organik daun yang ada di lingkungan sekolah dan dengan gambar yang berbeda, yaitu gambar sketsa rumah. Adapun untuk proses pembuatannya tidak jauh dengan pembuatan kolase daun yang di herbarium, dari menggambar sampai  proses pembuatan kolase.

    Dari kedua kolase di atas, ada kelebihan dan kekurangannya. Untuk pembuatan kolase pertama, kelebihannya lebih rapi karena daunnya hasil herbarium. kelemahannya memerlukan waktu yang agak lama.Sedangkan pembuatan kolase yang ke dua  kelebihannya lebih cepat tetapi hasilnya tidak rapi dan susah dilem.

    Hal yang ingin dicapai dari kegiatan P5 di SMPN 2 Cilograng selain proses dan hasil dari kegiatan P5 adalah terbentuknya karakter pada siswa.

     

     

    Kreator : Tosim Awaludin

    Bagikan ke

    Comment Closed: Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)

    Sorry, comment are closed for this post.

    Popular News

    • Part 15: Warung Kopi Klotok  Sesampainya di tempat tujuan, Rama mencari tempat ternyaman untuk parkir. Bude langsung mengajak Rani dan Rama segera masuk ke warung Kopi Klotok. Rama sudah reservasi tempat terlebih dahulu karena tempat ini selalu banyak pengunjung dan saling berebut tempat yang ternyaman dan posisi view yang pas bagi pengunjung. Bude langsung memesan […]

      Okt 01, 2024
    • Part 16 : Alun – Alun  Kidul Keesokan paginya seperti biasa Bude sudah bangun dan melaksanakan ibadah sholat subuh. Begitupun dengan Rani yang juga melaksanakan sholat subuh. Rani langsung ke dapur setelah menunaikan ibadah sholat subuh. Tidak lama disusul oleh Bude dan langsung mengambil bahan masakan serta mengiris bahan untuk memasak. Rani dan Bude sangat […]

      Okt 16, 2024
    • Dalam dunia pendidikan modern, pendekatan sosial emosional semakin banyak dibahas. Salah satu model yang mendapatkan perhatian khusus adalah **EMC2 sosial emosional**. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Definisi EMC2 sosial emosional? Mengapa pendekatan ini penting dalam pembelajaran? Mari kita bahas lebih lanjut untuk memahami bagaimana EMC2 berperan dalam perkembangan siswa secara keseluruhan. Definisi EMC2 Sosial […]

      Okt 02, 2024
    • Part 14: Kopi Klotok Pagi hari yang cerah, secerah hati Rani dan semangat yang tinggi menyambut keseruan hari ini. Ia bersenandung dan tersenyum sambil mengiris bahan untuk membuat nasi goreng. Tante, yang berada di dekat Rani, ikut tersenyum melihat Rani yang bersenandung dengan bahagia. “Rani, kamu ada rasa tidak sama Rama? Awas, ya. Jangan suka […]

      Sep 18, 2024
    • Part 13 : Candi Borobudur Keesokan harinya Rama sibuk mencari handphone yang biasa membangunkannya untuk berolahraga disaat Rama berada di Jogja. Rama tersenyum dan semangat untuk bangun, membersihkan diri dan segera membereskan kamarnya. Tidak lupa Rama juga menggunakan pakaian yang Rapih untuk menemui Rani hari ini. Sementara Rani seperti biasa masih bermalas-malasan di dalam kamarnya […]

      Sep 07, 2024

    Latest News

    Buy Pin Up Calendar E-book On-line At Low Prices In India After the installation is complete, you’ll have the flexibility […]

    Jun 21, 2021

    Karya Nurlaili Alumni KMO Alineaku Hampir 10 bulan, Pandemi Covid -19 telah melanda dunia dengan cepat dan secara tiba-tiba. Hal […]

    Des 07, 2021

    Karya Lailatul Muniroh, S.Pd Alumni KMO Alineaku Rania akhirnya menikah juga kamu,,,  begitu kata teman2nya menggoda, Yaa,,,Rania bukan anak.yang cantik […]

    Des 07, 2021

    Karya Marsella. Mangangantung Alumni KMO Alineaku Banyak anak perempuan mengatakan bahwa sosok pria yang menjadi cinta pertama mereka adalah Ayah. […]

    Des 07, 2021

    Karya Any Mewa Alumni KMO Alineaku Bukankah sepasang sejoli memutuskan bersatu dalam ikatan pernikahan demi menciptakan damai bersama? Tetapi bagaimana […]

    Des 07, 2021