Aku datang…
Aku datang…
Aku datang…
Ya…datang membawa kemenangan…
Hari hari-ku terasa indah,
Waktu kulewati dengan amal jariyah,
Setiap langkahku adalah ibadah,
Takbir sebagai tanda waktunya melangkah…
Sebelas bulan kutapaki dengan gemuruh duniawi,
Satu bulan kuhadapi dengan persiapan mengabdi,
Satu bulan lagi ku akhiri dengan introspeksi diri,
Aku tak mau mati dalam keniscayaan mimpi -mimpi tak berarti.
Ya Allah ya Robbi,
Ijinkan hamba-Mu mengabdi,
Dalam kehidupan penuh arti,
Ya Allah …ya Robbi…
Aku ikhlas menghadap Sang Ilahi bersama Rosullallah nanti…
Ya, Allah ya Robbi…
Jangan biarkan hidup manusia suci tidak berarti.
Aku rela menghadapi bulan suci ini dengan bimbingan dan tuntutan Ramadhan menanti.
Hamba-Mu bersyukur atas hari indah yang berlimpah,
Hamba-Mu berserah karena membakar keegoisan selama sebelas bulan yang penuh getah.
Hamba-Mu hanya mampu menjalankan menahan godaan di siang yang penuh barokah,
Hamba-Mu terlalu ringan menjawab panggilan di bulan yang penuh gelisah.
Aku hadir ya Allah menunggu hari Fitri,
Membalas sebelas bulan yang penuh keegoisan diri.
Takbir dan tahmid selalu aku nanti,
Lahirnya manusia suci dan penuh berbakti…
===========================================&&&&&================================================
Terinspirasi bersama ummul quro bersama Yayasan di Kebarosan, Selasa, 25 Maret 2025 pkl. 16.30 – 16.41 WIB di Tulis di Penyairan. Sebagai Persembahan yang terindah…
Kreator : A. Hendrid Suko Prastyono ( Abdullah Suko )
Comment Closed: RAMADHAN 2025
Sorry, comment are closed for this post.