KATEGORI
  • Adat & Budaya
  • Agrikultur
  • Aksi
  • Arsitektur
  • Artikel
  • Asmara
  • Autobiografi
  • autobiography
  • Bahasa & Sastra
  • Berita Alineaku
  • Bisnis
  • Branding
  • Catatan Harian
  • Cerita Anak
  • Cerita Bersambung
  • Cerita Pendek
  • Cerita Rakyat
  • Cerpen
  • Cinta
  • Cita – Cita dan Harapan
  • Dongeng
  • Drama
  • Ekonomi
  • Epos
  • Event
  • Fabel
  • Fantasi
  • Fiksi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hobi
  • Hubungan Antarpribadi
  • Hukum
  • Humanis
  • Humor
  • Ilmu Manajemen
  • Inspirasi
  • Istri
  • Kampus
  • Karir dan Kewirausahaan
  • Keagamaan
  • Keluarga
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kesehatan Mental
  • Ketenagakerjaan
  • Kisa Masa Kecil
  • Kisah Inspiratif
  • Kritik Media
  • Kuliner
  • Legenda
  • Lifestyle
  • Lingkungan Hidup
  • Madhoe Retna
  • Manajemen
  • mengelola toko
  • Mental Health
  • Moralitas
  • Motivasi
  • Novel
  • Nutrisi
  • Nutrition
  • Opini
  • Organisasi
  • Otomotif
  • Parenting
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendidikan Karir
  • Pendidikan Keuangan
  • pengalaman hidup
  • Pengembangan Diri
  • Perjalanan Hidup
  • Pernikahan
  • Persahabatan
  • Pertemanan
  • Petualangan
  • Petualangan Alam
  • Pilih Kategori
  • Pilih Menu
  • Politik
  • Psikologi
  • Psikologi Sosial
  • Puisi
  • Romansa
  • Romantisme kehidupan
  • Rumah Tangga
  • Satir
  • SDM
  • Sejarah
  • Self-Acceptance
  • Self-Awareness
  • Seni & Budaya
  • Sosial
  • spiritual journey
  • Strategi
  • Teknologi
  • Tempat Wisata
  • Traveling
  • Uncategorized
  • Wanita
  • Beranda » Artikel » The Wonder Woman is Mom

    The Wonder Woman is Mom

    BY 23 Des 2022 Dilihat: 210 kali

    Oleh Irma Muthiah Saleh

     Sari berjalan sambil menggendong anaknya yang masih berumur sekitar 9 bulan. Sebenarnya anak itu sudah bisa berjalan namun langkahnya yang masih satu-satu tentu akan semakin memperlambat mereka tiba di rumah. Sementara hari semakin senja. Dua anak balitanya berlari kecil menjajari langkahnya yang semakin cepat, seakan berkejaran dengan waktu. Dia ingin segera sampai di rumah sebelum suaminya yang sore itu akan pulang dari tugas keluar kota, tiba di rumah.

           Hampir dua pekan suaminya dapat tugas keluar kota. Tentu bagi seorang ibu dengan tiga orang anak yang masih kecil, ini suatu momen yang berat. Tapi itu tidak berlaku bagi Sari. Dua pekan ditinggal suami tidak membuatnya terbebani. Dia tetap sabar mengurus anak-anaknya yang masih kecil-kecil sambil melaksanakan amanahnya sebagai seorang pengajar di sebuah Madrasah. 

           Menjadi seorang ibu memang bukan hal sederhana. Butuh kekuatan mental, butuh kesabaran dan butuh banyak hal lainnya. Seorang ibu harus memilki berbagai keterampilan. Bukan hanya keterampilan kewanitaan yang berkaitan dengan dapur dan mengurus anak. Hatta keterampilan dasar yang seyogyanya menjadi tugas laki-laki pun sebaiknya dimiliki oleh seorang ibu.

           Bisa dibayangkan jika suami sedang tidak ada di rumah dan tiba-tiba gas habis sementara si ibu tidak tahu cara menggantinya. Apakah harus menunggu suami pulang? Atau minta tolong sama tetangga? Tentu sulit bukan? Oleh karena itu maka kenapa seorang ibu harus tahu banyak hal. Contoh lain misalnya ketika suami sedang keluar di malam hari dan tiba-tiba lampu mati. Berbekal hp si ibu bisa memesan voucher listrik secara online tapi ketika tidak tahu cara memasukkan token listrik ke dalam meteran, tentu dia harus bersabar menunggu suaminya pulang. 

           Maka sangar wajar kemudian jika seorang istri membekali dirinya dengan berbagai keterampilan. Tentu tidak sedikit ibu-ibu yang telah memiliki hal ini. Seorang ibu terlahir menjadi wanita-wanita hebat. Jika seorang laki-laki hanya bisa fokus pada satu pekerjaan di satu waktu tertentu maka tidak demikian halnya dengan seorang wanita dalam hal ini seorang ibu.  Seorang ibu bisa mengerjakan dua atau tiga pekerjaan secara bersamaan dalam satu satuan waktu. 

           Dengan bantuan kecanggihan teknologi seorang ibu bisa mencuci, memasak dan membersihkan rumah secara bersamaan. Dia bisa menggiling cucian sambil memasak lauk, dan sekaligus mengepel lantai. Pengalaman akan pekerjaan yang dilakukannya berulang membantu ibu mengasah kepekaan akan durasi waktu masakannya matang sehingga tidak perlu dia berdiri di depan kompor menunggunya sampai masak. 

           Hal yang sepertinya agak sulit dilakoni oleh seorang laki-laki dimana ia biasanya harus memastikan pekerjaan itu benar-benar tuntas kemudian pindah ke pekerjaan yang lain. Saat memasak maka ia tidak terusik dengan pekerjaan yang lain sebelum tuntas pekerjaannya memasak. 

           Tentu saja ini tidak berarti seorang ibu harus mengambil semua peran laki-laki yang seyogyanya dikerjakan oleh sang suami. Keterampilan-keterampilan dasar itu sebatas untuk berjaga-jaga ketika pada kondisi tertentu suaminya tidak dapat melakukan pekerjaan tersebut. Apakah karena sedang ada pekerjaan lan yang lebih penting, sedang tidak di tempat, ataukah sedang sakit atau bahkan ketika seorang wanita ditinggal cerai atau ditinggal mati oleh suaminya. 

           Ibu adalah wanita hebat. Gelar itu melekat seiring dengan peran ibu yang sungguh luar biasa dalam sebuah rumah tangga. Mendidik anak-anaknya, melakukan pekerjaan rumah, melayani suaminya bahkan kadangkala masih ditambah dengan tugas mendidik anak bangsa dengan menjadi seorang guru. Bahkan adakalanya seorang ibu menambah tugas lagi dengan berkecimpung dalam gerakan-gerkan sosial atau organisasi-organisasi kemasyarakatan. 

           Tidak cukup sampai disitu kadang kala seorang ibu turut berjibaku membantu perekonomian rumah tangganya dengan melakukan aktifitas-aktifitas bisnis seperti menjadi reseller atau agen atau aktifitas-aktifitas bisnis lainnya. 

           Itulah ibu the wonder woman yang hadirnya sangat berarti. Maka kasihi dan sayangilah mereka. Ketika seorang istri dalam hal ini seorang ibu mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari orang-orang yang dicintainya maka yakinlah semangat hidupya pun semakin menyala dan pancaran cintanya akan berdampak pada orang-orang di sekitarnya baik terhadap orang-orang yang ada dalam lingkup rumah tangganya, keluarganya maupun lingkungan pekerjaannya.

    Bagikan ke

    1 Komentar Pada The Wonder Woman is Mom

    • Nurkaisah Moka berkata:

      Woow tulisan yang sangat menyejukkan hati para ibu nih. Sepertinya mbak Irma sudah jago nih nulisnya. Baca dong tulisanku, mbak.🤗

    Popular News

    • Part 15: Warung Kopi Klotok  Sesampainya di tempat tujuan, Rama mencari tempat ternyaman untuk parkir. Bude langsung mengajak Rani dan Rama segera masuk ke warung Kopi Klotok. Rama sudah reservasi tempat terlebih dahulu karena tempat ini selalu banyak pengunjung dan saling berebut tempat yang ternyaman dan posisi view yang pas bagi pengunjung. Bude langsung memesan […]

      Okt 01, 2024
    • Part 16 : Alun – Alun  Kidul Keesokan paginya seperti biasa Bude sudah bangun dan melaksanakan ibadah sholat subuh. Begitupun dengan Rani yang juga melaksanakan sholat subuh. Rani langsung ke dapur setelah menunaikan ibadah sholat subuh. Tidak lama disusul oleh Bude dan langsung mengambil bahan masakan serta mengiris bahan untuk memasak. Rani dan Bude sangat […]

      Okt 16, 2024
    • Dalam dunia pendidikan modern, pendekatan sosial emosional semakin banyak dibahas. Salah satu model yang mendapatkan perhatian khusus adalah **EMC2 sosial emosional**. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Definisi EMC2 sosial emosional? Mengapa pendekatan ini penting dalam pembelajaran? Mari kita bahas lebih lanjut untuk memahami bagaimana EMC2 berperan dalam perkembangan siswa secara keseluruhan. Definisi EMC2 Sosial […]

      Okt 02, 2024
    • Part 14: Kopi Klotok Pagi hari yang cerah, secerah hati Rani dan semangat yang tinggi menyambut keseruan hari ini. Ia bersenandung dan tersenyum sambil mengiris bahan untuk membuat nasi goreng. Tante, yang berada di dekat Rani, ikut tersenyum melihat Rani yang bersenandung dengan bahagia. “Rani, kamu ada rasa tidak sama Rama? Awas, ya. Jangan suka […]

      Sep 18, 2024
    • Part 13 : Candi Borobudur Keesokan harinya Rama sibuk mencari handphone yang biasa membangunkannya untuk berolahraga disaat Rama berada di Jogja. Rama tersenyum dan semangat untuk bangun, membersihkan diri dan segera membereskan kamarnya. Tidak lupa Rama juga menggunakan pakaian yang Rapih untuk menemui Rani hari ini. Sementara Rani seperti biasa masih bermalas-malasan di dalam kamarnya […]

      Sep 07, 2024

    Latest News

    Buy Pin Up Calendar E-book On-line At Low Prices In India After the installation is complete, you’ll have the flexibility […]

    Jun 21, 2021

    Karya Nurlaili Alumni KMO Alineaku Hampir 10 bulan, Pandemi Covid -19 telah melanda dunia dengan cepat dan secara tiba-tiba. Hal […]

    Des 07, 2021

    Karya Lailatul Muniroh, S.Pd Alumni KMO Alineaku Rania akhirnya menikah juga kamu,,,  begitu kata teman2nya menggoda, Yaa,,,Rania bukan anak.yang cantik […]

    Des 07, 2021

    Karya Marsella. Mangangantung Alumni KMO Alineaku Banyak anak perempuan mengatakan bahwa sosok pria yang menjadi cinta pertama mereka adalah Ayah. […]

    Des 07, 2021

    Karya Any Mewa Alumni KMO Alineaku Bukankah sepasang sejoli memutuskan bersatu dalam ikatan pernikahan demi menciptakan damai bersama? Tetapi bagaimana […]

    Des 07, 2021