Cahaya lampu neon di kantor terasa begitu terang, menusuk mata. Tapi aku tersenyum. Senyum yang sempurna, seperti yang diajarkan dalam setiap seminar “Pengembangan Diri” yang tak pernah benar-benar kusentuh. Senyum ini adalah perisai, topeng kaca yang memantulkan kembali harapan palsu orang lain, menutupi kehampaan yang menganga di baliknya. Namaku, ah, sudahlah. Nama hanyalah label, dan […]
Aku tidak pernah menyangka bahwa kehilangan sosok ibu adalah luka yang paling dalam di dunia ini. Dulu, aku selalu menganggap Ibu sebagai wanita terkuat. Tak pernah mengeluh, selalu siap merawat Ayah yang sakit tanpa lelah. Namun, setelah kepergiannya, aku baru menyadari betapa berat beban yang selama ini ia pikul, betapa banyak air mata yang mungkin […]
Tali. Ribuan gulungan tali, berbagai ukuran, warna, dan tekstur, memenuhi setiap sudut bengkel kecilku. Mereka adalah nafas hidupku, juga kutukanku. Setiap serat, setiap jalinan, berbicara tentang kemungkinan, tentang ikatan, tentang kebebasan. Tapi ada satu tali, satu simpul, yang membungkam semua bisikan lainnya. Sebuah simpul yang tak terurai. Namaku, aku sudah melupakannya. Di sini, di antara […]
Pagiku, melewati jalan yang sama Namun pagi ini rasaku berbeda Tak ada kepak dahan dan naungan rindangmu Tak ada senyum bungamu disapa angin pagi Aku kehilangan senyuman dedaunanmu Ragamu yang kemarin kokoh menjulang, Tergeletak, terserak, Tersisa pokok dan akar yang tak berdaya melawan Deru mesin gergaji kemarin, telah mengakhiri riwayatmu Menyisakan aku, yang […]
Bab 10 Kejar Target Skripsi Setelah kedatangan orang tuaku ke kos, aku mulai berbenah untuk menyusun skripsi yang beberapa bulan tertunda karena kesibukan ikut festival. Mulai booking persewaan komputer langganan, dan menghubungi lagi dosen pembimbing yang sudah kembali ke tanah air. Sebetulnya, skripsiku tertunda bukan cuma karena aku ikut festival saja sih, tapi juga […]
Kali Pertama Menginap Bersama Anak Mapala “Hey ngalamun aja dari tadi, masih sore juga. Maghribnya baru berhenti ini.” sapa salah satu teman anak mapala seangkatan juga saat menegur sambil menepuk bahuku. Seketika aku terkaget dari lamunan dan lambat menjawab sapaannya. “Eh iya anu, ini barusan tadi ada ibu-ibu paruh baya yang datang dari halaman depan […]
Umma terbaring lemah di ranjang rumah sakit. Tubuhnya terbungkus selimut putih, kontras dengan wajahnya yang semakin pucat. Selang oksigen melingkar di hidungnya. Perutnya yang sedikit membuncit menandakan ada kehidupan baru yang sedang tumbuh, dan jika Allah meridhai, adikku akan bertambah satu lagi. Di sisi ranjang, aku, Abi dan Rina, adik saya duduk dengan mata sembab. […]
Satu bulan sudah kami menjalani bulan Ramadhan di Nias Barat. Meskipun tidak menjalani ibadah puasa Ramadhan bersama keluarga kandung, tetapi teman satu kelompok penempatan sudah menemaniku selayaknya keluarga untuk beribadah selama satu bulan, dengan segala berkah, masalah, serta cerita lucu yang kami alami bersama. Mulai dari kehabisan bensin di tengah jalan ketika waktu maghrib datang, […]
Menunggu Rindu Sesak dadaku […]