Hari demi hari mereka jalani dengan semangat dengan kegiatan bermusik, belajar dan membantu orang tua. Mereka juga sesekali mengisi acara seperti di acara ulang tahun, pesta pernikahan, dan masih banyak lagi. Namun, sebagai pelajar, mereka mengutamakan kewajibannya yaitu belajar. Hingga tiada terasa, Ujian Nasional yang dilaksanakan empat hari sudah tiba di depan mata. Siap tidak […]
PROLOG Setelah menutup pintu kamar, aku memasangkan headphone dengan volume penuh sembari merebahkan diri di atas kasur. Aku membuka aplikasi musik sebelum akhirnya menyerah mencari musik yang cocok dan akhirnya memilih lagu asal dalam mode shuffle. Aku menatap langit langit kamarku, sembari mencoba memejamkan mata dan membiarkan diriku tertidur. Sudah pukul sepuluh malam, sementara besok […]
Husna menguatkan hati untuk pulang ke rumah setelah mengunci gerbang toko bangunan. Dia mengendarai mobil CRV merah marun yang dia beli kemarin. Dia menghibur diri dengan mengikuti keinginannya dengan membeli berbagai macam barang yang selama ini tidak terpenuhi karena keterbatasan ekonomi. Sekarang, dia banyak uang, karena Dita menyerahkan sepenuhnya uang penghasilan dari toko bangunan yang […]
Bab 18 Pulang “Apa ini? Mana Marchel?” Marchel muncul dari balik helikopter dengan membawa bunga mawar merah. Anita tidak bisa menyembunyikan rasa senangnya. “Apa-apaan sih?” “Aku belum melamarmu dengan benar, malam ini aku melamarmu.” Marchel hendak berlutut, tetapi Anita segera mencegahnya. “Sudahlah tidak usah aneh-aneh, kita sudah menikah dan tidak perlu ada acara lamaran lagi. […]
Berjuang sendiri itu lelah apalagi harus hidup bersama orang dengan kecenderungan menderita narsistik disorder. Dia penyebab semua kepahitan ini, namun ku yakin ini hanyalah perantara atas takdirku semata. Meskipun di awal kutaruh harapan besar atas hubungan ini, namun pada akhirnya harus kuterima takdir bahwa kenyataan yang terjadi tidak sesuai dengan harapanku. Setelah beberapa bulan kepergianku […]
Bersamamu aku menemukan kebahagiaan. Walau itu hanya sesaat karena tertutup banyaknya kehaluan dalam hidupmu. Cerita-cerita tentang kesuksesan dan kemakmuran itu hanya karangan semata. Entah apa yang ada di pikiranmu sampai menjadi pembuat skenario terpanjang dan berhasil membuatku berantakan. Aku tidak tergiur dengan harta yang engkau telah janjikan meskipun pada akhirnya itu hanya kepalsuan. Aku menerimamu […]
Langkahku pergi meninggalkanmu…. Berawal dari hari itu yang ternyata menjadi penentu mimpi buruk akan benar terjadi atau tidak. Hari dimana muncul pesan di gawaiku untuk memintaku datang menemani makan malam setelah kehilangan selera makan akibat sakit beberapa hari sebelumnya. Aku datang dengan segenap hati membuka pintu yang sudah lama tertutup. Angan bertemu seseorang yang harapanku […]
Di pinggir danau, Reza terlihat sangat murung. Dia tidak tahu semuanya akan terjadi seperti ini. Sambil memandangi danau, Reza terlihat sangat kacau, tanpa sengaja jadi menyalahkan keadaan. Reza benar-benar terkejut dengan masalah ini. Hari itu, Reza tidak ingin diganggu oleh siapapun. Dia butuh waktu sendiri untuk menenangkan hatinya yang sedang gaduh. Hingga waktu malam, Reza […]
Malam hari, tepat pukul 7 malam, di teras rumah terlihat Reza dan kakaknya sedang duduk berdua sambil bercerita lalu tiba tiba terdengar, “Assalamualaikum,” ucap Arim dan Beni bersamaan. “Waalaikumsalam. Eh, Ben, Rim, sini duduk.” jawab Kang Adi. Reza yang masih marah kepada Beni dan Arim, seketika beranjak hendak masuk ke dalam rumah, namun Kang Adi […]