Bagian Penutup- Catatan Zhu untuk Kamu
Tetap Kuat Saat Hidup Terasa Berat
Anda juga mungkin lelah jika Anda membaca bagian ini. Saya ingin berbagi beberapa hal kecil yang membantuku bertahan saat semuanya terasa berat dan seolah-olah saya harus melaluinya sendiri.
- Berhenti sebentar itu bukan kalah
Aku pernah berusaha keras sampai pikiranku dan tubuhku habis. Aku sekarang tahu bahwa berhenti sebentar itu baik. Berdiri dari kursi, minum air, dan sejenak melihat pepohonan atau langit. Tidak ada tanda bahwa Anda lemah. Tubuh Anda memberi tahu Anda, “Aku ingin lanjut, tapi tolong pelan-pelan,” dengan jeda.
- Saat kepalaku penuh, aku menulis, apa pun, meski berantakan.
Saya menulis tentang peristiwa yang terjadi, ketakutan saya, dan kemarahan saya. Setelah itu, aku fokus pada satu hal: “Dari semua ini, mana yang benar-benar bisa aku lakukan?” Sisanya, aku belajar melepaskan pelan.
- Mengurangi beban besar dengan langkah kecil
Terkadang, satu masalah tampak seperti gunung es. Saat saya melihat dari jauh, tampaknya tidak mungkin. Yang kulakukan adalah membaginya menjadi langkah-langkah kecil. Saat ini, hanya perlu melakukan satu atau dua langkah: mengirimkan email, melakukan perbaikan, dan menyelesaikan satu tugas. Setiap langkah kecil yang Anda ambil menunjukkan bahwa Anda tidak berhenti.
- Sekarang saya telah menemukan cara untuk mengatakan
“Aku bisa bantu bagian ini, tapi bagian lain perlu orang lain.” Meminta bantuan tidak memalukan. Membagi tugas tidak berarti melupakan tanggung jawab. Itu menunjukkan bahwa Anda menghargai tenaga Anda.
- Jaga tubuh supaya hati tidak jatuh lagi
Saat tubuh lelah, masalah menjadi dua kali lebih sulit. Aku berusaha makan sesedikit mungkin, minum jumlah air yang cukup, tidur sebanyak mungkin, dan melakukan aktivitas yang menenangkan, seperti membaca sebentar, mandi dengan air hangat, atau hanya duduk tanpa memegang telepon. Bahkan ketika hidup penuh dengan tantangan, Anda berhak untuk beristirahat.
- Cari satu orang yang dapat Anda hubungi.
Saat saya merasa sendiri, saya mencoba menghubungi seseorang bukan untuk meminta solusi, tetapi hanya untuk mendengarkan. Kalimat sederhana seperti, “Hari ini berat, aku hanya ingin cerita sedikit”, dapat membantu Anda mendapatkan sedikit ruang untuk berbicara. Jika Anda tidak memiliki orang yang dapat dihubungi, Anda dapat mulai dengan menulis surat untuk diri sendiri di buku catatan Anda. Itu juga cara menemani orang lain.
- Jangan lupa berterima kasih pada dirimu.
Di akhir hari, aku mencoba menuliskan tiga hal kecil yang sudah kulakukan: “Hari ini aku tidak memaksakan diri sejauh dulu.” “Hari ini aku berani bilang “tidak” satu kali.” Mungkin tampak sepele, tetapi ini mengingatkanku bahwa aku bukan hanya orang yang diuji; aku juga seseorang yang belajar dan terus maju. Jika Anda merasa lelah, izinkan diri Anda untuk beristirahat secara bertahap. Untuk disebut kuat, Anda tidak harus selalu kuat. Cukup membuat keputusan sendiri, satu hari demi satu hari.
Jika Anda merasa lelah, izinkan diri Anda untuk beristirahat secara bertahap. Untuk dianggap kuat, tidak perlu selalu menjadi kuat. Cukup terus memilih dirimu sendiri, satu hari demi satu hari.
Kreator : Dwi Lestari (Ana Phan)
Comment Closed: Jangan Terlalu Baik Part Akhir
Sorry, comment are closed for this post.