KATEGORI
  • Adat & Budaya
  • Agrikultur
  • Aksi
  • Arsitektur
  • Artikel
  • Asmara
  • Autobiografi
  • autobiography
  • Bahasa & Sastra
  • Berita Alineaku
  • Bisnis
  • Branding
  • Catatan Harian
  • Cerita Anak
  • Cerita Bersambung
  • Cerita Pendek
  • Cerita Rakyat
  • Cerpen
  • Cinta
  • Cita – Cita dan Harapan
  • Dongeng
  • Drama
  • Ekonomi
  • Epos
  • Event
  • Fabel
  • Fantasi
  • Fiksi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hobi
  • Hubungan Antarpribadi
  • Hukum
  • Humanis
  • Humor
  • Ilmu Manajemen
  • Inspirasi
  • Istri
  • Kampus
  • Karir dan Kewirausahaan
  • Keagamaan
  • Keluarga
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kesehatan Mental
  • Ketenagakerjaan
  • Kisa Masa Kecil
  • Kisah Inspiratif
  • Kritik Media
  • Kuliner
  • Legenda
  • Lifestyle
  • Lingkungan Hidup
  • Madhoe Retna
  • Manajemen
  • mengelola toko
  • Mental Health
  • Moralitas
  • Motivasi
  • Novel
  • Nutrisi
  • Nutrition
  • Opini
  • Organisasi
  • Otomotif
  • Parenting
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendidikan Karir
  • Pendidikan Keuangan
  • pengalaman hidup
  • Pengembangan Diri
  • Perjalanan Hidup
  • Pernikahan
  • Persahabatan
  • Pertemanan
  • Petualangan
  • Petualangan Alam
  • Pilih Kategori
  • Pilih Menu
  • Politik
  • Psikologi
  • Psikologi Sosial
  • Puisi
  • Romansa
  • Romantisme kehidupan
  • Rumah Tangga
  • Satir
  • SDM
  • Sejarah
  • Self-Acceptance
  • Self-Awareness
  • Seni & Budaya
  • Sosial
  • spiritual journey
  • Strategi
  • Teknologi
  • Tempat Wisata
  • Traveling
  • Uncategorized
  • Wanita
  • Beranda » Artikel » Mengenal Sayuran dan Toga

    Mengenal Sayuran dan Toga

    BY 23 Des 2022 Dilihat: 196 kali

    Oleh : Nyi Ai Tita

    Hari berikutnya pembelajaran mengenal jenis sayuran dan tanaman obat serta manfaatnya. Tujuannya

    untuk mengenal manfaat buat tubuh manusia dari tanaman tersebut.

    Guru meminta kolaborasi dengan orangtua peserta didik. Alhamdulillah orangtua sangat antusias.

    Secara kelompok ada perwakilan yang membawa tanaman sayuran dan tanaman obat keluarga yang

    ditugaskan.

    Masing-masing kelompok kompak semuanya membawa tanaman yang ditugaskan, bahkan ada satu

    kelompok membawa semuanya. Kelompok tersebut kelompok kangkung, bayam, pakcoy, kentang, dan

    tanaman obat.

    Hari ketiga mereka sangat antusian duduk sesuai kelompoknya. Kemudian bu guru mengeksplor dulu

    kemampuan. Hal ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan mereka terhadap tanaman

    yang dibawanya.

    Pengetahuan tentang sayuran 85 persen mereka mengetahui namanya. Namun manfaat yang

    dirasakan belum bisa menceritakannya. Pengetahuan terhadap tanaman toga sangat asing belum tahu

    nama-namanya. Apalagi manfaatnya.

    Lewat mengeksplor kemamapuan, guru bisa memahami kondisi dan kemampuan peserta didiknya.

    Anak-anak sekarang berbeda dengan anak-anak zaman dulu. Anak-anak sekarang lebih mengenal

    makanan serba saji, enak, guruh sehingga bisa memanjakan lidahnya.

    Untuk makan sayuran perlu adanya edukasi. Karena di antara mereka lebih banyak tidak suka sayuran.

    Kalau ada sayuran dari catering tidak mau memakannya. Padahal sayuran banyak sekali manfaatnya

    buat tubuh.

    Cukup sudah menggali pengetahuan terhadap tanaman. Mereka juga diupayakan untuk kerjasama dan

    berani menjelaskan tanaman sayuran dan toga yang dibawa sesuai kelompoknya.

    Hal ini dilakukan untuk melatih keberanian tampil di depan kelas. Selain itu memiliki keterampilan

    mengungkapkan pengetahuannya secara lisan. Insyaallah dengan terus berlatih mereka sudah tidak

    canggung lagi tampil di depan umum.

    Sungguh di luar dugaan di antara mereka bisa mengungkapkan isi hatinya lewat ucapan. Walau masih

    belum lancar, harus dibantu, dan harus terus dimotivasi.

    Akhirnya di antara mereka mengungkapkan isi hati dengan bahasa sederhana dan lucu anak-anak kelas

    satu. Bagaimana reaksi anggotanya ternyata bisa memantik yang lainnya ikut serta berbicara.

    Sebuah kebanggaan bagi guru mendengarkan peserta didiknya bisa menjelaskan mulai dari nama

    tanaman, manfaat buat tubuh, tempat menanamnya, dan memberi harapan apabila ditanam bisa

    menghasilkan.

    Tanaman tersebut bisa tumbuh subur dan bisa dipanen untuk dijadikan sayuran teman makan nasi. Bisa

    sebagai ganti karbohidrat, seperti umbi-umbian. Tanaman toganya bisa dijadikan minuman segar yang

    bisa dikonsumsi ketika cuaca dingin dan menyehatkan.

    Selain itu tanaman toga bisa sebagai tanaman anti oksidan. Tanaman yang bisa menangkal penyakit

    seperti kuman, bakteri, plu, batuk, pilek, dan lain-lainnya.

    Beres sudah presentasi sederhana tentang tanaman yang di bawanya. Untuk terus memantik

    kemampuan dan mengeksplor bakat minatnya maka guru memberikan tugas untuk menggambar di buku

    gambar masing-masing.

    Mendapat tugas menggambarkan apa yang diketahuinya tentang tanaman tersebut, mereka

    menyambutnya dengan rasa gembira.

    “Ibu bolehkah aku menggambar kangkung terus ada orangnya?” ungkap Raja.

    “Aku mau gambar bayam yang ada akarnya, boleh kan bu guru?” Tanya Lita.

     

    “Bu guru aku mau gamabar goreng kentang yang di MD boleh bu guru?” Tanya Deffa.

    “Bu guru aku mau gambar minuman jahe hangat yang ada di super market, boleh bu guru?” Tanya

    Nandini.

    “Bu guru aku mau gamabr pakcoy yang ada kebunnya, boleh bu guru?” Tanya Nana.

    “Boleh-boleh sayang, silahkan gambar sebisanya dan sesuai kemampuan. Harus diperhatikan

    kerapiannya yah!” Jawab bu guru sambil memberikan dua jempolnya kepada mereka.

    Ketika menggambar ada juga yang bilang, “Bu guru gambar aku bagus tidak?” Tanya Sonia.

    “Wow, bagus amaaat Sonia!” ucap bu guru memuji gambar Sonia yang bagus dan unik juga rapi.

     

    “Bu guru gambar aku jelek yah”? ucap Mita.

    “Siapa bilang jelek, bagus ko, teruskan say!” Ucap bu guru memotivasi.

    “Baik bu guru, terima kasih!” jawab Mita.

    “Bu guru aku nanamnya di pot, boleh kan bu guru?” Tanya Nira.

    “Boleh sayang!” jawab bu guru.

    Mereka sangat asyik sekali menuangkan idenya dalam bentuk gambar tentang tanaman yang

    disukainya. Kurang lebih satu jam mereka menuntaskan gambarnya dengan hasil yang variasi sesuai

    kemampuan masing-masing.

    Menjelang pulang sekolah. Untuk mengisi waktu, bu guru meminta salah satu siapa yang berani untuk

    mempresentasikan kembali di depan kelas.

    Alhamdulillah diantara mereka ada yang berani tampil dengan memperesentasikan kembali sayuran

    yang dibawanya. Apa yang diceritakan oleh Raja sungguh luar biasa.

    Raja menceritakan jenis tanaman sayuran yang bernama kangkung. Dia sempat mengungkapkan,

    “Kangkung ini sayuran yang bisa dimakan dengan nasi. Kangkung sayur terenak di dunia!”

    Mendengarkan cerita Raja teman-temannya pada ketawa. Mungkin merasa lucu dan polos apa yang

    diungkapkannya. Jangankan teman-temannya, bu guru juga ingin ketawa karena lucu dan polos apa

    yang diungkapkan ketika dia bilan, “Kangkung ini makanana terenak di dunia!”

    Raja tak peduli temannya mentertawakan. Dia lurus terus bercerita bahwa, “Makanan ini bisa dijadikan

    obat untuk korona. Koronanya bisa mati oleh kangkung!”

    Teman-temannya langsung merespon dengan ketawa. Mereka merasa terhibur dengan apa yang

    dijelaskan oleh Raja. Tidak tahu entah ngasal atau ngarang atau dapat informasi dari mana bahwa

    tanaman yang satu ini bisa menjadi obat dari virus corona.

    He he, namanya juga anak-anak lucu yang ada. Terpenting untuk sementara mereka berani tampil

    depan kelas. Suasana menjelang pulang menjadi berbeda. Mereka sangat asyik di kelas. sepertinya

    masih ada yang mau ke depan. Berhubung waktu pulang tiba. Pelajaran diakiri dengan doa. Dan tak

    lupa memberi apresiasi buat raja dengan tepuk tangan meriah merasa terhibur.

    Bagikan ke

    Comment Closed: Mengenal Sayuran dan Toga

    Sorry, comment are closed for this post.

    Popular News

    • Part 15: Warung Kopi Klotok  Sesampainya di tempat tujuan, Rama mencari tempat ternyaman untuk parkir. Bude langsung mengajak Rani dan Rama segera masuk ke warung Kopi Klotok. Rama sudah reservasi tempat terlebih dahulu karena tempat ini selalu banyak pengunjung dan saling berebut tempat yang ternyaman dan posisi view yang pas bagi pengunjung. Bude langsung memesan […]

      Okt 01, 2024
    • Part 16 : Alun – Alun  Kidul Keesokan paginya seperti biasa Bude sudah bangun dan melaksanakan ibadah sholat subuh. Begitupun dengan Rani yang juga melaksanakan sholat subuh. Rani langsung ke dapur setelah menunaikan ibadah sholat subuh. Tidak lama disusul oleh Bude dan langsung mengambil bahan masakan serta mengiris bahan untuk memasak. Rani dan Bude sangat […]

      Okt 16, 2024
    • Dalam dunia pendidikan modern, pendekatan sosial emosional semakin banyak dibahas. Salah satu model yang mendapatkan perhatian khusus adalah **EMC2 sosial emosional**. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Definisi EMC2 sosial emosional? Mengapa pendekatan ini penting dalam pembelajaran? Mari kita bahas lebih lanjut untuk memahami bagaimana EMC2 berperan dalam perkembangan siswa secara keseluruhan. Definisi EMC2 Sosial […]

      Okt 02, 2024
    • Part 14: Kopi Klotok Pagi hari yang cerah, secerah hati Rani dan semangat yang tinggi menyambut keseruan hari ini. Ia bersenandung dan tersenyum sambil mengiris bahan untuk membuat nasi goreng. Tante, yang berada di dekat Rani, ikut tersenyum melihat Rani yang bersenandung dengan bahagia. “Rani, kamu ada rasa tidak sama Rama? Awas, ya. Jangan suka […]

      Sep 18, 2024
    • Part 13 : Candi Borobudur Keesokan harinya Rama sibuk mencari handphone yang biasa membangunkannya untuk berolahraga disaat Rama berada di Jogja. Rama tersenyum dan semangat untuk bangun, membersihkan diri dan segera membereskan kamarnya. Tidak lupa Rama juga menggunakan pakaian yang Rapih untuk menemui Rani hari ini. Sementara Rani seperti biasa masih bermalas-malasan di dalam kamarnya […]

      Sep 07, 2024

    Latest News

    Buy Pin Up Calendar E-book On-line At Low Prices In India After the installation is complete, you’ll have the flexibility […]

    Jun 21, 2021

    Karya Nurlaili Alumni KMO Alineaku Hampir 10 bulan, Pandemi Covid -19 telah melanda dunia dengan cepat dan secara tiba-tiba. Hal […]

    Des 07, 2021

    Karya Lailatul Muniroh, S.Pd Alumni KMO Alineaku Rania akhirnya menikah juga kamu,,,  begitu kata teman2nya menggoda, Yaa,,,Rania bukan anak.yang cantik […]

    Des 07, 2021

    Karya Marsella. Mangangantung Alumni KMO Alineaku Banyak anak perempuan mengatakan bahwa sosok pria yang menjadi cinta pertama mereka adalah Ayah. […]

    Des 07, 2021

    Karya Any Mewa Alumni KMO Alineaku Bukankah sepasang sejoli memutuskan bersatu dalam ikatan pernikahan demi menciptakan damai bersama? Tetapi bagaimana […]

    Des 07, 2021