KATEGORI
  • Adat & Budaya
  • Agrikultur
  • Aksi
  • Arsitektur
  • Artikel
  • Asmara
  • Autobiografi
  • autobiography
  • Bahasa & Sastra
  • basedonmyrealitylife
  • Berita Alineaku
  • betonredofficial.com
  • billybets.ch
  • Bisnis
  • Branding
  • Buku
  • Catatan Harian
  • Cerita Anak
  • Cerita Bersambung
  • Cerita Pendek
  • Cerita Rakyat
  • Cerpen
  • Cinta
  • Cita – Cita dan Harapan
  • Dongeng
  • Drama
  • Ekonomi
  • Epos
  • Event
  • Fabel
  • Fantasi
  • Fiksi
  • Gaya Hidup
  • ggbetofficial.de
  • gullybetofficial.com
  • Hiburan
  • Hobi
  • Hubungan Antarpribadi
  • Hukum
  • Humanis
  • Humor
  • Ilmu Manajemen
  • Inspirasi
  • Istri
  • Kampus
  • Karir dan Kewirausahaan
  • Keagamaan
  • Keluarga
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kesehatan Mental
  • Ketenagakerjaan
  • Kisa Masa Kecil
  • Kisah Inspiratif
  • Kritik Media
  • Kuliner
  • Legenda
  • Lifestyle
  • Lingkungan Hidup
  • Madhoe Retna
  • Manajemen
  • mengelola toko
  • Mental Health
  • Metafisika
  • montecryptoscasinos.com
  • Moralitas
  • Motivasi
  • mrpachocasino.ch
  • Nonfiksi Dokumenter
  • Novel
  • novos-casinos
  • Nutrisi
  • Nutrition
  • okrogslovenije
  • Opini
  • Organisasi
  • Otomotif
  • Pablic
  • Parenting
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendidikan Karir
  • Pendidikan Keuangan
  • pengalaman hidup
  • Pengembangan Diri
  • Perjalanan Hidup
  • Pernikahan
  • Persahabatan
  • Pertemanan
  • Petualangan
  • Petualangan Alam
  • Pilih Kategori
  • Pilih Menu
  • Pin-Up oyunu
  • Pin-UP VCH
  • Pin-Up yukle
  • Politik
  • Post
  • Psikologi
  • Psikologi Sosial
  • Public
  • Puisi
  • Romansa
  • Romantisme kehidupan
  • Rumah Tangga
  • Satir
  • SDM
  • Sejarah
  • Self-Acceptance
  • Self-Awareness
  • Seni & Budaya
  • Sosial
  • spiritual journey
  • Strategi
  • Teknologi
  • Tempat Wisata
  • Traveling
  • Uncategorized
  • Wanita
  • Beranda » Artikel » Merawat Luka, Perlukan Pengkajian Luka?

    Merawat Luka, Perlukan Pengkajian Luka?

    BY 21 Agu 2024 Dilihat: 330 kali
    Merawat Luka, Perlukan Pengkajian Luka_alineaku

    Merawat luka itu bisa diumpamakan seseorang akan berenang. Seseorang akan berenang, ia akan melihat situasi di sekitar kolam renang. Anda diingatkan untuk tidak lupa melihat sekitar sebelum Anda meloncat ke kolam renang. Seperti halnya pada semua keadaan, luka memerlukan pegkajian yang seksama sebelum penanganannya dilakukan. Begitupun sebagai masyarakat awam, untuk merawat luka juga perlu melakukan pengkajian luka terlebih dahulu. Meskipun tidak sedetail petugas kesehatan dalam melakukan pengkajian.

    Luka dapat diartikan sebagai adanya robekan pada kulit. Robekan pada kulit itu disebabkan oleh apa, ya? Rasa ingin tahu Anda seperti ini sudah termasuk dalam keinginan untuk mengkaji luka. Dalam pengkajian luka, hal yang paling penting adalah mengetahui penyebab luka yang harus ditentukan terlebih dahulu sebelum melakukan tindakan perawatan luka.  Penderita dengan luka trauma, luka kaki karena penyakit diabetes, luka karena terlalu lama berbaring semuanya berhubungan dengan penyebabnya. Contohnya lainnya, penderita luka akut seperti luka karena gigitan serangga, luka karena jatuh, tentunya akan berbeda penanganannya  dengan pasien dengan luka bakar. Kadang timbul pertanyaan kenapa atau apa yang menyebabkan luka tidak kunjung sembuh? Penyebab ini harus diatasi bersamaan dengan proses perawatan luka berlangsung.

    Apa saja tujuan pengkajian luka itu? Tujuan pengkajian luka, antara lain untuk: (1) menilai derajat keseriusan luka; (2) menyesuaikan kondisi luka dengan proses penyembuhan luka; (3) pemilihan cairan pencuci luka yang tepat; (4) pemilihan balutan luka yang akurat; (5) Evaluasi kemajuan kondisi luka setiap penggantian balutan. 

    Untuk pengkajian yang lebih lengkap,  Anda perlu mengetahui pengkajian umum, pengkajian lokal luka dan pengkajian yang spesifik pada luka, yang diuraikan berikut ini:

    1. Pengkajian umum, yang perlu dikaji, antara lain: usia, penyakit penyerta, vaskularisasi, status nutrisi, faktor kegemukan, psikologis/stress, obat-obatan.
    2. Pengkajian lokal luka, meliput tipe penyembuhan luka, penampilan klinis, lokasi, ukuran luka, tipe dan jumlah cairan luka, tepi luka dan nyeri.
    3. Pengkajian spesifik pada luka kronis, seperti: a) adanya jaringan mati pada dasar luka, yang berwarna hitam dan kuning); (b) ada tanda infeksi; (c) ada benda asing, seperti sisa benang, kotoran, serpihan tulang, dan lain-lain.

    Apakah semua itu harus dikaji bila orang awam yang merawat luka? Kalau bisa boleh, kalau tidak bisa, disini penulis sebagai praktisi perawatan luka, akan memberikan tips yang paling mudah bagi awam maupun tenaga kesehatan  dalam melakukan pengkajian luka dengan melihat warna dasar lukanya. Apapun lukanya, yang kita perhatikan terutama adalah warna dasar lukanya.  Pengkajian Warna Dasar Luka ini dikenal dengan pengkajian menggunakan Sistem RYB (Red/Yellow/Black) atau (Merah/Kuning/Hitam). Sistem RYB ini merupakan salah satu cara yang paling mudah untuk menilai derajat keseriusan luka disusun oleh Netherlands Wound Care Consultant Society (1984).

    Sistem ini mengklasifikasikan luka berdasarkan warna dasar lukanya yaitu warna dasar lukanya, yaitu warna dasar merah (R/red), kuning (Y/yellow), dan hitam (B/Black). Sistem ini paling banyak digunakan karena bersifat konsisten dan mudah dimengerti serta tepat guna dalam pemilihan balutan.

    Klasifikasi Luka (Merah, Kuning, Hitam), diuraikan berikut ini:

    • Luka Merah (R/Red):
    1. Luka Merah (R/Red) merupakan (i) luka bersih, dengan banyak vaskularisasi/aliran pembuluh darahnya karenanya mudah berdarah;(ii) warna dasar luka merah tua, merah terang; (iii) warna jaringan yang tumbuh berubah menjadi merah seperti daging sapi, ketika jaringan menebal; (iv) luka tampak lembab; (v) menunjukkan luka siap sembuh dan proses penyembuhan normal.
    2. Perawatan Luka Merah (R/Red): (i) Tujuan perawatan lukanya adalah dengan mempertahankan lingkungan luka dalam keadaan lembab dan mencegah terjadinya trauma dan pendarahan; (ii) menutup luka agar selalu lembab serta bersih dan menjaganya terhadap kemungkinan trauma berikutnya; (iii) menggunakan kasa/pembalut transparan pada pembalut kasa; (iv) membasahi kasa dengan larutan normal saline/NaCl 0,9% atau menggunakan hydrogel, busa/balutan foam atau balutan hidrokoloid untuk membantu menjaga kelembaban dan perlindungan pada luka
    • Luka Kuning (Y/Yellow): 
    1. Luka Kuning (Y/Yellow) merupakan luka yang diliputi oleh (i) material yang lengket kental, nanah; (ii) memiliki slaf/nanah kental yang berwarna kuning atau jaringan mati pada dasar luka; (iii) merupakan kondisi luka yang terkontaminasi atau terinfeksi dan tidak ada pembuluh darahnya/avaskularisasi; (iv) warna dasar luka kuning, kuning kecoklatan, kuning kehijauan, kuning pucat; (v) dapat berkembang menjadi jaringan mati; (vi) memberikan media yang baik bagi pertumbuhan bakteri .
    2. Perawatan Luka Kuning (Y/Yellow): (i) membersihkan luka; (ii) mengangkat lapisan kuning; (iii) menutup luka dengan balutan yang mempertahankan kelembaban (seperti hydrogel atau balutan foam/busa) atau pembalut kasa lembab dengan atau tanpa enzim untuk debridemen.  
    • Luka Hitam (B/Black):
    1.  Luka Hitam (B/Black)merupakan:  (i) luka yang diliputi oleh jaringan mati yang dapat berbentuk lunak atau jaringan parut; (ii) menandakan adanya nekrosis/jaringan mati; (iii) ditandai oleh jaringan yang mati dan avaskuler (dikenal sebagai ‘eskhar’) yang memperlambat penyembuhan luka; (iv)  diperlukan prosedur membuang jaringan mati; (iii) warna dasar luka hitam, hitam kecoklatan, hitam kehijauan; (v) memberikan tempat bagi mikroorganisme untuk melakukan perkembangbiakan.
    2. Perawatan Luka Hitam (B/Black): (i) Melakukan debridemen atau pembuangan jaringan mati (ii) bagi masyarakat awam dapat menggunakan jenis hidrogel  atau sejenisnya sebagai debridement yang dapat melunakkan jaringan mati warna hitam tersebut; (iii) menjaga luka yang pasokan darahnya tidak mencukupi dan luka yang tidak terinfeksi pada tumit agar selalu bersih, kering dan terlindung.

     

     

    Kreator : Anik Maryunani

    Bagikan ke

    Comment Closed: Merawat Luka, Perlukan Pengkajian Luka?

    Sorry, comment are closed for this post.

    Popular News

    • Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tidak lahir begitu saja. Di balik perumusan lima sila yang menjadi pondasi bangsa ini, ada pemikiran mendalam dari para tokoh pendiri bangsa, salah satunya adalah Soekarno. Pemikiran Soekarno dalam merumuskan Pancasila sebagai dasar negara menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah Indonesia. Lalu, apa saja pemikiran Soekarno tentang dasar negara […]

      Des 02, 2024
    • Dalam dunia pendidikan modern, pendekatan sosial emosional semakin banyak dibahas. Salah satu model yang mendapatkan perhatian khusus adalah **EMC2 sosial emosional**. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Definisi EMC2 sosial emosional? Mengapa pendekatan ini penting dalam pembelajaran? Mari kita bahas lebih lanjut untuk memahami bagaimana EMC2 berperan dalam perkembangan siswa secara keseluruhan. Definisi EMC2 Sosial […]

      Okt 02, 2024
    • Part 15: Warung Kopi Klotok  Sesampainya di tempat tujuan, Rama mencari tempat ternyaman untuk parkir. Bude langsung mengajak Rani dan Rama segera masuk ke warung Kopi Klotok. Rama sudah reservasi tempat terlebih dahulu karena tempat ini selalu banyak pengunjung dan saling berebut tempat yang ternyaman dan posisi view yang pas bagi pengunjung. Bude langsung memesan […]

      Okt 01, 2024
    • Part 16 : Alun – Alun  Kidul Keesokan paginya seperti biasa Bude sudah bangun dan melaksanakan ibadah sholat subuh. Begitupun dengan Rani yang juga melaksanakan sholat subuh. Rani langsung ke dapur setelah menunaikan ibadah sholat subuh. Tidak lama disusul oleh Bude dan langsung mengambil bahan masakan serta mengiris bahan untuk memasak. Rani dan Bude sangat […]

      Okt 16, 2024
    • Rumusan dasar negara yang dikemukakan oleh Mr. Soepomo memiliki peran sangat penting dalam pembentukan dasar negara Indonesia. Dalam sidang BPUPKI, Mr. Soepomo menjelaskan gagasan ini dengan jelas, menekankan pentingnya persatuan dan keadilan sosial. Dengan demikian, fokusnya pada teori negara integralistik membantu menyatukan pemerintah dan rakyat dalam satu kesatuan. Lebih lanjut, gagasan ini tidak hanya membentuk […]

      Okt 21, 2024

    Latest News

    Buy Pin Up Calendar E-book On-line At Low Prices In India After the installation is complete, you’ll have the flexibility […]

    Jun 21, 2021

    Karya Nurlaili Alumni KMO Alineaku Hampir 10 bulan, Pandemi Covid -19 telah melanda dunia dengan cepat dan secara tiba-tiba. Hal […]

    Des 07, 2021

    Karya Lailatul Muniroh, S.Pd Alumni KMO Alineaku Rania akhirnya menikah juga kamu,,,  begitu kata teman2nya menggoda, Yaa,,,Rania bukan anak.yang cantik […]

    Des 07, 2021

    Karya Marsella. Mangangantung Alumni KMO Alineaku Banyak anak perempuan mengatakan bahwa sosok pria yang menjadi cinta pertama mereka adalah Ayah. […]

    Des 07, 2021

    Karya Any Mewa Alumni KMO Alineaku Bukankah sepasang sejoli memutuskan bersatu dalam ikatan pernikahan demi menciptakan damai bersama? Tetapi bagaimana […]

    Des 07, 2021