KATEGORI
  • Adat & Budaya
  • Agrikultur
  • Aksi
  • Antalogi
  • Arsitektur
  • Artikel
  • Asmara
  • Autobiografi
  • autobiography
  • Bahasa & Sastra
  • basedonmyrealitylife
  • Berita Alineaku
  • betonredofficial.com
  • billybets.ch
  • Bisnis
  • Branding
  • Buku
  • Catatan Harian
  • Cerita Anak
  • Cerita Bersambung
  • Cerita Pendek
  • Cerita Rakyat
  • Cerpen
  • Cinta
  • Cita – Cita dan Harapan
  • Dongeng
  • Drama
  • Ekonomi
  • Epos
  • Event
  • Fabel
  • Fanfiction
  • Fantasi
  • Fiksi
  • Gaya Hidup
  • ggbetofficial.de
  • gullybetofficial.com
  • Hiburan
  • Hobi
  • Hubungan Antarpribadi
  • Hukum
  • Humanis
  • Humor
  • Ilmu Manajemen
  • Inspirasi
  • Istri
  • Kampus
  • Karir dan Kewirausahaan
  • Keagamaan
  • Keluarga
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kesehatan Mental
  • Ketenagakerjaan
  • Kisa Masa Kecil
  • Kisah Inspiratif
  • Kritik Media
  • Kuliner
  • Legenda
  • Lifestyle
  • Lingkungan Hidup
  • Madhoe Retna
  • Manajemen
  • mengelola toko
  • Mental Health
  • Metafisika
  • montecryptoscasinos.com
  • Moralitas
  • Motivasi
  • mrpachocasino.ch
  • Nonfiksi Dokumenter
  • Novel
  • novos-casinos
  • Nutrisi
  • Nutrition
  • okrogslovenije
  • Opini
  • Organisasi
  • Otomotif
  • Pablic
  • Parenting
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendidikan Karir
  • Pendidikan Keuangan
  • pengalaman hidup
  • Pengembangan Diri
  • Perjalanan Hidup
  • Pernikahan
  • Persahabatan
  • Pertemanan
  • Petualangan
  • Petualangan Alam
  • Pilih Kategori
  • Pilih Menu
  • Pin-Up oyunu
  • Pin-UP VCH
  • Pin-Up yukle
  • Politik
  • Post
  • Psikologi
  • Psikologi Sosial
  • Public
  • Puisi
  • Romansa
  • Romantisme kehidupan
  • Rumah Tangga
  • Satir
  • SDM
  • Sejarah
  • Self-Acceptance
  • Self-Awareness
  • Self-Improvement
  • Seni & Budaya
  • Sosial
  • spiritual journey
  • Strategi
  • Teknologi
  • Tempat Wisata
  • Traveling
  • Uncategorized
  • Wanita
  • Youth
  • Beranda » Artikel » BAB 17_Durian Empat Penjuru

    BAB 17_Durian Empat Penjuru

    BY 05 Sep 2026 Dilihat: 13 kali
    Durian Empat Penjuru_alineaku

    DURIAN EMPAT PENJURU

    Memasuki pertengahan tahun, saat cuaca bagus, angin sepoi-sepoi bertiup di Belitung membawa berbagai aroma khas musiman nan semerbak.  Terutama saat melewati jalan Sriwijaya di pusat kota Tanjung Pandan.  Dari Titik Nol sudah mulai tercium walau sumber aroma belum terlihat.  Mendekati Simpang Jalan Depati Rahat mulai terlihat tumpukan buah berduri di sepanjang trotoar Jalan Sriwijaya, berbagai ukuran.

    Bagi pencinta buah durian, durin kalau orang Belitong menyebutnya, ini adalah saatnya berburu buah yang hanya muncul semusim, setahun sekali.  Itu pun kalau bunga-bunga durian tidak gugur diterpa Angin Barat saat akhir dan awal tahun.  Karena pernah satu tahun berlalu tanpa ada musim durian.  Bagi para penggemarnya, ini musim yang ditunggu-tunggu.  Tapi bagi orang-orang yang tidak menyukai durian karena aromanya yang kuat dan tajam, inilah musimnya sakit kepala dan mual mabuk aroma durian.  Di pasar, di area publik bahkan sampai di ruang-ruang perkantoran, aroma durian menggantikan pengharum ruangan sintetis.  Ada yang menikmati dan ada yang menggerutui.  

    Sering juga musim durian tiba bersamaan dengan musim buah-buahan tropis lainnya.  Beberapa buah yang di kota besar jarang ditemukan atau  kalau pun ada, harganya sangat mahal.  Biasanya saat durian mulai berjatuhan dari pohon, orang Belitong menyebutnya musim durin repak, manggis dan cempedak juga siap dipanen. Menyusul rambutan, langsat dan rambai. Berlanjut dengan munculnya menu-menu makanan berbahan dasar buah-buah tersebut.  

    Mulai muncul Serawe Durin, kuah kental campuran santan, gula aren dan daging buah durian yang dinikmati sebagai cocolan makan roti tawar, dan sudah pasti ini manis legit. Serawe ini bisa juga dipadukan sebagai siraman Kue Serabi.  Bagi penderita diabetes, makan makanan ini harus dalam pengawasan ketat, karena nikmatnya rasa, sering membuat lupa bahwa dalam seporsi serawe dan roti sudah mengandung gula yang tinggi.

    Ada pula cemilan manis bernama Jumput-Jumput Cempedak.  Terbuat dari daging buah cempedak yang disuwir, dicampur terigu, sedikit gula, air dan margarin lalu digoreng sejumput-sejumput. Ini cocok untuk menemani secangkir kopi tanpa gula di pagi hari.  

    Aku sering mendapat buah-buahan ini dari kenalan bahkan pasien-pasien yang punya kebun buah apabila musimnya tiba.  Terkadang sepulang kerja kudapati sekantong rambutan, manggis, langsat atau rambai sudah tergantung di pintu tanpa pesan sehingga aku tidak tahu itu pemberian siapa.  Buah-buahan yang dulu di kota besar hanya kulihat di super market dengan harga yang mahal.  Di Belitung aku puas menikmatinya.

    Ketika usia belum sampai di angka 40, dengan kondisi tidak ada penyakit sistemik yang membuat harus banyak berpantang makanan, aku dan suamiku pernah berburu dalam arti  sampai mencari dan mendatangi kebun-kebun buah durian yang menjual buah durian yang baru jatuh dari pohon.  Masa-masa lupa diri, aku menyebutnya.  Karena sekali duduk di lapak durian di kebun, bisa beberapa buah durian kami habiskan.  Tanpa muncul keluhan di badan setelahnya.  

    Ke arah Utara, kami mencari Durian Tanjung Binga kecamatan Sijuk yang terkenal manis dan lebih berair.  Tapi daging buahnya agak tipis.  Lokasinya yang lebih dekat rumah membuat durian ini yang sering kami makan sambil duduk di pinggir Pantai Tanjung Kelayang menikmati senja.

    Ke arah Selatan, kami mengunjungi Dusun Aik Gede di Desa Kembiri kecamatan Membalong.  Jenis yang kami dapati di sini lebih tebal daging buahnya, manis dan creamy tidak berair.  Jujur saja jenis ini kegemaranku.  Aku bisa menghabiskan beberapa buah sendirian.

    Ke arah Timur, kami sampai menginap semalam di Kecamatan Kelapa Kampit yang memiliki durian varietas Montong.  Kami diundang kerabat di sana ikut dalam Tradisi Ngerepah, sebuah tradisi mencari buah durian yang jatuh langsung dari pohon di kebun kerabat kami.  Bermalam di pondok kebun, begadang, tepatnya.  Berselimut sarung, memakai lotion anti nyamuk, membuat api unggun kecil sebagai penerang dan penghangat malam. Bersenda gurau atau tidur-tidur ayam menunggu bunyi “buukk” lalu bergegas mendatangi sumber suara dengan dengan senter.  Dan tentu saja varietas ini sudah terkenal buahnya yang besar dengan daging buah yang  tebal kekuningan, manis dan creamy

    Dan bila ada teman yang bekerja di Selat Nasik hendak pulang ke daratan, maka dari arah Barat kami akan membeli dengan jasa titip, sekarung durian Suak Gual dari Pulau Mendanau.  Ini juga jenis yang tebal daging buahnya, bijinya banyak yang tipis alias kupit.  Rasanya manis dengan sedikit sensasi pahit yang bagi sebagian besar pencinta buah durian adalah rasa terbaiknya.  

    Tapi masa-masa itu sudah lama berlalu, Kawan.

    Sekarang usia kami bahkan sudah jauh melampaui angka 50.  Yang tentu saja sudah masuk dalam masa “pengawasan ketat”.  Satu buah durian saja, akan menaikkan angka HbA1c saat pemeriksaan kesehatan berkala.  Dan itu ibarat lampu lalu lintas yang menyala kuning bagi kesehatan pankreas.  Batas tertinggi makan durian tidak lagi buah utuh tetapi hitungan bijinya.  Lebih dari 5 biji, mulai muncul tegang tengkuk, kepala berat dan lambung tak nyaman.  Termasuk membuat badan terasa panas, berkeringat, susah tidur.

    Kami berdua tidak lagi sebebas dulu makan buah durian.  Semua sudah harus dibatasi.  Karena usia kami saat ini rawan terkena penyakit degeneratif, seperti diabetes yang umumnya berawal dari pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat.  Bagi kami, mencegah itu jauh lebih baik dari pada mengobati. Jadi ketika melewati Jalan Sriwijaya di saat musim durian, dengan aroma yang seolah memanggil raga untuk mampir,  aku hanya bisa berkata dalam hati, sabar..tahan..tahan…

     

     

    Kreator : drg. Maria Cornellia Nira Widyastuti (Nira.W)

    Bagikan ke

    Comment Closed: BAB 17_Durian Empat Penjuru

    Sorry, comment are closed for this post.

    Popular News

    • Dalam dunia pendidikan modern, pendekatan sosial emosional semakin banyak dibahas. Salah satu model yang mendapatkan perhatian khusus adalah **EMC2 sosial emosional**. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Definisi EMC2 sosial emosional? Mengapa pendekatan ini penting dalam pembelajaran? Mari kita bahas lebih lanjut untuk memahami bagaimana EMC2 berperan dalam perkembangan siswa secara keseluruhan. Definisi EMC2 Sosial […]

      Okt 02, 2024
    • Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tidak lahir begitu saja. Di balik perumusan lima sila yang menjadi pondasi bangsa ini, ada pemikiran mendalam dari para tokoh pendiri bangsa, salah satunya adalah Soekarno. Pemikiran Soekarno dalam merumuskan Pancasila sebagai dasar negara menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah Indonesia. Lalu, apa saja pemikiran Soekarno tentang dasar negara […]

      Des 02, 2024
    • Part 15: Warung Kopi Klotok  Sesampainya di tempat tujuan, Rama mencari tempat ternyaman untuk parkir. Bude langsung mengajak Rani dan Rama segera masuk ke warung Kopi Klotok. Rama sudah reservasi tempat terlebih dahulu karena tempat ini selalu banyak pengunjung dan saling berebut tempat yang ternyaman dan posisi view yang pas bagi pengunjung. Bude langsung memesan […]

      Okt 01, 2024
    • Part 16 : Alun – Alun  Kidul Keesokan paginya seperti biasa Bude sudah bangun dan melaksanakan ibadah sholat subuh. Begitupun dengan Rani yang juga melaksanakan sholat subuh. Rani langsung ke dapur setelah menunaikan ibadah sholat subuh. Tidak lama disusul oleh Bude dan langsung mengambil bahan masakan serta mengiris bahan untuk memasak. Rani dan Bude sangat […]

      Okt 16, 2024
    • Rumusan dasar negara yang dikemukakan oleh Mr. Soepomo memiliki peran sangat penting dalam pembentukan dasar negara Indonesia. Dalam sidang BPUPKI, Mr. Soepomo menjelaskan gagasan ini dengan jelas, menekankan pentingnya persatuan dan keadilan sosial. Dengan demikian, fokusnya pada teori negara integralistik membantu menyatukan pemerintah dan rakyat dalam satu kesatuan. Lebih lanjut, gagasan ini tidak hanya membentuk […]

      Okt 21, 2024

    Latest News

    Buy Pin Up Calendar E-book On-line At Low Prices In India After the installation is complete, you’ll have the flexibility […]

    Jun 21, 2021

    Karya Nurlaili Alumni KMO Alineaku Hampir 10 bulan, Pandemi Covid -19 telah melanda dunia dengan cepat dan secara tiba-tiba. Hal […]

    Des 07, 2021

    Karya Lailatul Muniroh, S.Pd Alumni KMO Alineaku Rania akhirnya menikah juga kamu,,,  begitu kata teman2nya menggoda, Yaa,,,Rania bukan anak.yang cantik […]

    Des 07, 2021

    Karya Marsella. Mangangantung Alumni KMO Alineaku Banyak anak perempuan mengatakan bahwa sosok pria yang menjadi cinta pertama mereka adalah Ayah. […]

    Des 07, 2021

    Karya Any Mewa Alumni KMO Alineaku Bukankah sepasang sejoli memutuskan bersatu dalam ikatan pernikahan demi menciptakan damai bersama? Tetapi bagaimana […]

    Des 07, 2021