KATEGORI
  • Adat & Budaya
  • Agrikultur
  • Aksi
  • Antalogi
  • Arsitektur
  • Artikel
  • Asmara
  • Autobiografi
  • autobiography
  • Bahasa & Sastra
  • basedonmyrealitylife
  • Berita Alineaku
  • betonredofficial.com
  • billybets.ch
  • Bisnis
  • Branding
  • Buku
  • Catatan Harian
  • Cerita Anak
  • Cerita Bersambung
  • Cerita Pendek
  • Cerita Rakyat
  • Cerpen
  • Cinta
  • Cita – Cita dan Harapan
  • Dongeng
  • Drama
  • Ekonomi
  • Epos
  • Event
  • Fabel
  • Fanfiction
  • Fantasi
  • Fiksi
  • Gaya Hidup
  • ggbetofficial.de
  • gullybetofficial.com
  • Hiburan
  • Hobi
  • Hubungan Antarpribadi
  • Hukum
  • Humanis
  • Humor
  • Ilmu Manajemen
  • Inspirasi
  • Istri
  • Kampus
  • Karir dan Kewirausahaan
  • Keagamaan
  • Keluarga
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kesehatan Mental
  • Ketenagakerjaan
  • Kisa Masa Kecil
  • Kisah Inspiratif
  • Kritik Media
  • Kuliner
  • Legenda
  • Lifestyle
  • Lingkungan Hidup
  • Literasi Komunikasi
  • Madhoe Retna
  • Manajemen
  • Memoar Reflektif
  • mengelola toko
  • Mental Health
  • Metafisika
  • montecryptoscasinos.com
  • Moralitas
  • Motivasi
  • mrpachocasino.ch
  • Nonfiksi Dokumenter
  • Novel
  • novos-casinos
  • Nutrisi
  • Nutrition
  • okrogslovenije
  • Opini
  • Organisasi
  • Otomotif
  • Pablic
  • Parenting
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendidikan Karir
  • Pendidikan Keuangan
  • pengalaman hidup
  • Pengembangan Diri
  • Perjalanan Hidup
  • Pernikahan
  • Persahabatan
  • Pertemanan
  • Petualangan
  • Petualangan Alam
  • Pilih Kategori
  • Pilih Menu
  • Pin-Up oyunu
  • Pin-UP VCH
  • Pin-Up yukle
  • Politik
  • Post
  • Psikologi
  • Psikologi Sosial
  • Public
  • Puisi
  • Romansa
  • Romantisme kehidupan
  • Rumah Tangga
  • Satir
  • SDM
  • Sejarah
  • Self-Acceptance
  • Self-Awareness
  • Self-Improvement
  • Seni & Budaya
  • Sosial
  • spiritual journey
  • Strategi
  • Teknologi
  • Tempat Wisata
  • Traveling
  • Uncategorized
  • Wanita
  • Youth
  • Beranda » Artikel » Bab 8 – Cinta Yang Random

    Bab 8 – Cinta Yang Random

    BY 01 Nov 2026 Dilihat: 12 kali
    Labirin Hati Lara_alineaku

    Cinta pada pandangan pertama? 

    Ah, tidak masuk akal.

    Tiba-tiba pertanyaan itu terbersit dalam pikiran Lara. Sejauh ini, Lara belum merasakan bagaimana mencintai seseorang. Suka? Ada. Kagum? Apalagi. Tapi cinta? Perasaan unik itu belum muncul, dan sejujurnya, Lara tidak mengharapkan kehadirannya. Ia segera membubarkan pikiran absurd itu begitu motornya sampai di pertigaan jalan menuju rumah.

    Dari jauh, Lara melihat motor asing terparkir. Setelah melepas helm, ia melihat seorang laki-laki dengan antusias mengikuti langkah Ayahnya yang sedang memberi pakan ayam ternak kesayangan. Laki-laki itu tampak berusaha keras mengakrabkan diri.

    “Assalamu’alaikum,” Lara mengucap salam sambil meraih tangan Ayahnya untuk dicium.

    “Waalaikumsalam,” Ayah segera mengeringkan tangan pada kain sarung, lalu mengulurkan tangannya kepada Lara.

    “Ayah lagi ada tamu? Kok nggak dibawa masuk?”

    “Dianya yang nggak sabar nungguin Ayah. Ngeyel mau nyamperin ke kandang,” sahut Ayah sambil terkekeh.

    “Halo Kak Lara, perkenalkan namaku Viki, temannya Syifa,” sapa lelaki itu ramah.

    “Oh, temannya Syifa. Terus Syifanya kemana kok sendirian?”

    “Syifa lagi bikin kopi katanya, Kak.”

    “Oh, ya sudah. Aku mau masuk ya. Kamu mau lanjut di sini atau gimana?”

    “Bareng Abah saja masuknya, Kak. Bentar lagi selesai katanya.”

    “Oh, gitu. Ya sudah, aku duluan.” Lara berbalik. Ia mengernyitkan dahi sambil membatin bingung, (Abah? Sejak kapan Ayah jadi bapaknya?).

    Lara menemui adiknya Syifa yang selesai menyuguhkan kopi dan cemilan diruang tamu yang masih  kosong. Syifa lanjut memasuki kamar dengan wajah senyum malu yang ia tunjukkan sambil menatap kakaknya, Lara. 

    “Ciye ciye,  itu doi mu?”  sindir Lara. 

    “Tau ah, berani banget datang kesini, ” jawab Syifa. 

    “Halah,  kamu juga suka dia kan!”

    “Ya ga berani seneng banget kalo Ayah belum ngerestuin,”

    “Kalo kamu udah ngasih alamat berarti kamu mau kan”

    “Hehehe iya, katanya udah mulai suka pada pandangan pertama saat lagi foto buat kartu anggota perpustakaan, dia tak berhenti memandangiku, tapi aku yang tidak sadar akan hal itu, “

    “Tentu tidak sadar lah,  kan emang pasti rame Mahasiswa mengantri foto dong. Dan yang foto pasti lagi dilihatin banyak Mahasiswa lain,  ah random amat,” Lara nyeletuk sambil nyinyir dalam hati (kaya lagi seleksi cewe yang cantik pas lagi difoto formal aja) 

    “Ya katanya sih,  setelah itu dia mengamati terus selama sebulan, baru deh berani nyamperin dan ndeketin aku,”

    “Aaaa ya ya ya,  berarti baru satu semester kan kalian kenalnya,  kenapa sudah buru-buru minta serius ke Ayah? Kamu tau kan Ayah  tidak suka anaknya pacaran, pasti nanti disuruh nikah saja atau ya jaga jarak dulu sampai kalian lulus”.

    “Waduh,  iya ya,  belum mikir  sampai situ lagi,  gara-gara si Viki mendesak buat dikenalin ke Ayah,”

    ~•••~

    Baru satu minggu berlalu setelah Viki datang ke rumah. Viki tiba-tiba menghubungi Lara via chat Whatsapp

    Viki: “Assalamu’alaikum kak,  ini Viki,  disave ya,”

    Lara: “Waalaikumsalam, kenapa harus disimpan? Kayak orang penting aja,”

    Viki: “Kan bakal jadi calon adek ipar, ckckck, “

    Lara: “PD amat, emang serius mau ngelamar Syifa?”

    Viki: “Serius dong,  mau bulan ini melamar juga bisa,”

    Lara: “Kamu mimpi ya? Selama aku belum nikah,  Syifa tidak dapat izin nikah dulu sama siapapun, “

    Viki: “Maka dari itu kak,  buruan nikah gih,  biar aku segera nikahin Syifa, “

    Lara: “Kalian tuh ya masih semester tiga, jangan mikir kawin melulu. Skripsimu dulu tuh beresin!  lulus dulu,  kerja,  baru nikahin Syifa. Dia tuh selera makan sama fashion-nya tinggi,  kamu sudah sanggup tidak menuhin itu?”

    Viki: “Ada Tuhan Maha Kaya kok bingung sama rejeki,  justru nikah itu nge-buka pintu rejeki kak, “

    Lara: “Terserah kamu mau mikir apa,  pokonya aku tidak ingin langsung menikah setelah lulus, karena mau lanjut pendidikan sama kerja. Jadi sabar aja yeee, “

    Viki: “Kalau begitu aku do’ain jodohnya kak Lara segera muncul dan nikahin kak Lara secepetnya wkwkwk”.

    Lara: “Wkwkwk terserah deh, Tuhan Tahu Yang Terbaik”.

     

     

    Kreator : Kuntum Khoiro Ummah (Diary Bintang)

    Bagikan ke

    Comment Closed: Bab 8 – Cinta Yang Random

    Sorry, comment are closed for this post.

    Popular News

    • Dalam dunia pendidikan modern, pendekatan sosial emosional semakin banyak dibahas. Salah satu model yang mendapatkan perhatian khusus adalah **EMC2 sosial emosional**. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Definisi EMC2 sosial emosional? Mengapa pendekatan ini penting dalam pembelajaran? Mari kita bahas lebih lanjut untuk memahami bagaimana EMC2 berperan dalam perkembangan siswa secara keseluruhan. Definisi EMC2 Sosial […]

      Okt 02, 2024
    • Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tidak lahir begitu saja. Di balik perumusan lima sila yang menjadi pondasi bangsa ini, ada pemikiran mendalam dari para tokoh pendiri bangsa, salah satunya adalah Soekarno. Pemikiran Soekarno dalam merumuskan Pancasila sebagai dasar negara menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah Indonesia. Lalu, apa saja pemikiran Soekarno tentang dasar negara […]

      Des 02, 2024
    • Part 15: Warung Kopi Klotok  Sesampainya di tempat tujuan, Rama mencari tempat ternyaman untuk parkir. Bude langsung mengajak Rani dan Rama segera masuk ke warung Kopi Klotok. Rama sudah reservasi tempat terlebih dahulu karena tempat ini selalu banyak pengunjung dan saling berebut tempat yang ternyaman dan posisi view yang pas bagi pengunjung. Bude langsung memesan […]

      Okt 01, 2024
    • Part 16 : Alun – Alun  Kidul Keesokan paginya seperti biasa Bude sudah bangun dan melaksanakan ibadah sholat subuh. Begitupun dengan Rani yang juga melaksanakan sholat subuh. Rani langsung ke dapur setelah menunaikan ibadah sholat subuh. Tidak lama disusul oleh Bude dan langsung mengambil bahan masakan serta mengiris bahan untuk memasak. Rani dan Bude sangat […]

      Okt 16, 2024
    • Rumusan dasar negara yang dikemukakan oleh Mr. Soepomo memiliki peran sangat penting dalam pembentukan dasar negara Indonesia. Dalam sidang BPUPKI, Mr. Soepomo menjelaskan gagasan ini dengan jelas, menekankan pentingnya persatuan dan keadilan sosial. Dengan demikian, fokusnya pada teori negara integralistik membantu menyatukan pemerintah dan rakyat dalam satu kesatuan. Lebih lanjut, gagasan ini tidak hanya membentuk […]

      Okt 21, 2024

    Latest News

    Buy Pin Up Calendar E-book On-line At Low Prices In India After the installation is complete, you’ll have the flexibility […]

    Jun 21, 2021

    Karya Nurlaili Alumni KMO Alineaku Hampir 10 bulan, Pandemi Covid -19 telah melanda dunia dengan cepat dan secara tiba-tiba. Hal […]

    Des 07, 2021

    Karya Lailatul Muniroh, S.Pd Alumni KMO Alineaku Rania akhirnya menikah juga kamu,,,  begitu kata teman2nya menggoda, Yaa,,,Rania bukan anak.yang cantik […]

    Des 07, 2021

    Karya Marsella. Mangangantung Alumni KMO Alineaku Banyak anak perempuan mengatakan bahwa sosok pria yang menjadi cinta pertama mereka adalah Ayah. […]

    Des 07, 2021

    Karya Any Mewa Alumni KMO Alineaku Bukankah sepasang sejoli memutuskan bersatu dalam ikatan pernikahan demi menciptakan damai bersama? Tetapi bagaimana […]

    Des 07, 2021