KATEGORI
  • Adat & Budaya
  • Agrikultur
  • Aksi
  • Antalogi
  • Arsitektur
  • Artikel
  • Asmara
  • Autobiografi
  • autobiography
  • Bahasa & Sastra
  • basedonmyrealitylife
  • Berita Alineaku
  • betonredofficial.com
  • billybets.ch
  • Bisnis
  • Branding
  • Buku
  • Catatan Harian
  • Cerita Anak
  • Cerita Bersambung
  • Cerita Pendek
  • Cerita Rakyat
  • Cerpen
  • Cinta
  • Cita – Cita dan Harapan
  • Dongeng
  • Drama
  • Ekonomi
  • Epos
  • Event
  • Fabel
  • Fanfiction
  • Fantasi
  • Fiksi
  • Gaya Hidup
  • ggbetofficial.de
  • gullybetofficial.com
  • Hiburan
  • Hobi
  • Hubungan Antarpribadi
  • Hukum
  • Humanis
  • Humor
  • Ilmu Manajemen
  • Inspirasi
  • Istri
  • Kampus
  • Karir dan Kewirausahaan
  • Keagamaan
  • Keluarga
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kesehatan Mental
  • Ketenagakerjaan
  • Kisa Masa Kecil
  • Kisah Inspiratif
  • Kritik Media
  • Kuliner
  • Legenda
  • Lifestyle
  • Lingkungan Hidup
  • Madhoe Retna
  • Manajemen
  • mengelola toko
  • Mental Health
  • Metafisika
  • montecryptoscasinos.com
  • Moralitas
  • Motivasi
  • mrpachocasino.ch
  • Nonfiksi Dokumenter
  • Novel
  • novos-casinos
  • Nutrisi
  • Nutrition
  • okrogslovenije
  • Opini
  • Organisasi
  • Otomotif
  • Pablic
  • Parenting
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendidikan Karir
  • Pendidikan Keuangan
  • pengalaman hidup
  • Pengembangan Diri
  • Perjalanan Hidup
  • Pernikahan
  • Persahabatan
  • Pertemanan
  • Petualangan
  • Petualangan Alam
  • Pilih Kategori
  • Pilih Menu
  • Pin-Up oyunu
  • Pin-UP VCH
  • Pin-Up yukle
  • Politik
  • Post
  • Psikologi
  • Psikologi Sosial
  • Public
  • Puisi
  • Romansa
  • Romantisme kehidupan
  • Rumah Tangga
  • Satir
  • SDM
  • Sejarah
  • Self-Acceptance
  • Self-Awareness
  • Self-Improvement
  • Seni & Budaya
  • Sosial
  • spiritual journey
  • Strategi
  • Teknologi
  • Tempat Wisata
  • Traveling
  • Uncategorized
  • Wanita
  • Youth
  • Beranda » Artikel » Bab 23 dari novel Rahasia Buku Sihir Nenek Ysra

    Bab 23 dari novel Rahasia Buku Sihir Nenek Ysra

    BY 24 Okt 2026 Dilihat: 21 kali
    novel Rahasia buku sihir nenek Ysra_alineaku

    BAB 23: RAMUAN UNTUK YANG NGERASA NGGAK CUKUP | Resep: Roti untuk Perut dan Hati yang Kosong

    Hari ke-16 Lumi jaga gubuk.

     

    Sore. Tanah Fajar mendung.  

    Kriiieekkk…  

    Yang masuk anak laki-laki. 16 tahun. Badannya kurus. Jubahnya kebesaran. Di tangannya ada nilai ujian: Semua C.

     

    “Duduk,” kata Tio. “Mau ramuan apa?”

     

    Anak itu duduk paling ujung. “Aku… nggak lapar, Pak.”

     

    Namanya Bram. Murid kelas dua. Anak beasiswa. 

    Dari desa paling ujung Tanah Fajar.

     

    Buku di meja terbuka di halaman 23. Kosong.  

    Veylara di luar daunnya merunduk. Kayak ikut menanggung.

     

    Seraphina menghidangkan air. “Kenapa bawa nilai itu?”

     

    Bram menaruh kertasnya di meja. 

     

    “Karena aku nggak cukup pintar, Bu. Nggak cukup kuat. Nggak cukup kaya. Temen-temenku pake jubah baru. Aku jahit sendiri. Mereka ikut tiga ekskul. Aku kerja sore.”

     

    Lumi masuk dari dapur. Tangannya membawa nampan roti hangat.

      

    “Ini bukan ramuan,” kata Lumi. “Ini roti. Buat perut. Dan, buat hati yang merasa kosong.”

     

    Bram menunduk. “Buat apa, Bu? Aku udah usaha. Tapi hasilnya segitu-gitu aja.”

     

    Buku bergetar. Tinta emas muncul.

     

    Resep 23: Roti untuk Perut dan Hati yang Kosong  

    Bahan: Tepung untuk dasar, air untuk mengalir, ragi untuk bertumbuh pelan, garam untuk harga diri, madu untuk manis yang layak kamu terima.  

    Cara: Makan pelan. Sambil ucapkan Suffico, Aku cukup. Kamu tidak harus jadi paling. Cukup jadi dirimu hari ini. Itu sudah cukup.  

    Catatan: “Nggak cukup,” biasanya suara orang lain yang kamu telan.

     

    Di bawahnya coretan:  

    Untuk Bram dan semua yang capek membandingkan.  

    – Nenek Ysra

     

    Lumi memotong roti. Wanginya memenuhi gubuk.  

    “Makanlah,” kata Lumi.

     

    Bram makan. Pelan. Matanya berkaca.  

     

    “Suffico,” gumamnya. “Aku… cukup?”

     

    “Iya,” kata Alistair. “Kamu kerja. Kamu sekolah. Kamu masih mau kesini. Itu cukup.”

     

    Bram menggeleng. “Tapi nilaiku jelek. Aku nggak berbakat.”

     

    “Berbakat itu bukan satu-satunya cara,” kata Seraphina. “Kamu gigih. Itu langka. Pohon besar juga mulai dari biji kecil di tanah keras.”

     

    Tio menunjuk nilai C itu. 

     

    “C itu bukan gagal. C itu: Coba lagi. C itu: Kamu masih di sini.”

     

    Bram tertawa kecil. Pertama kalinya hari ini. 

     

    “Aku selalu kira kalau aku berhenti lari, aku ketinggalan.”

     

    “Berhenti bukan kalah,” kata Lumi. “Berhenti itu buat napas.”

     

    Jam enam sore. Bram pamit. Dia bawa sepotong roti lagi.

     

    “Buat Ibu di rumah, Bu,” katanya. “Sambil bilang ke dia… Aku cukup.”

     

    Sebelum pergi dia membungkuk. 

     

    “Gratias. Sudah mengajari aku kalau cukup itu bukan angka.”

     

    Setelah Bram pergi, Lumi menanam satu bibit.  

     

    “Ini Pohon Suffico,” kata Seraphina. “Pohon untuk semua yang belajar menerima dirinya.”

     

    Malamnya Lumi menulis:  

    Hari ini aku belajar. Kita tidak harus jadi paling hebat untuk layak dicintai. Cukup jadi manusia yang berusaha, itu sudah luar biasa.

     

    Kriiieekkk…  

    Pintu berderit.  

    Angin membawa suara: “Permisi… aku takut mulai lagi dari awal…”

     

     

    Kreator : Nadya Putri

    Bagikan ke

    Comment Closed: Bab 23 dari novel Rahasia Buku Sihir Nenek Ysra

    Sorry, comment are closed for this post.

    Popular News

    • Dalam dunia pendidikan modern, pendekatan sosial emosional semakin banyak dibahas. Salah satu model yang mendapatkan perhatian khusus adalah **EMC2 sosial emosional**. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Definisi EMC2 sosial emosional? Mengapa pendekatan ini penting dalam pembelajaran? Mari kita bahas lebih lanjut untuk memahami bagaimana EMC2 berperan dalam perkembangan siswa secara keseluruhan. Definisi EMC2 Sosial […]

      Okt 02, 2024
    • Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tidak lahir begitu saja. Di balik perumusan lima sila yang menjadi pondasi bangsa ini, ada pemikiran mendalam dari para tokoh pendiri bangsa, salah satunya adalah Soekarno. Pemikiran Soekarno dalam merumuskan Pancasila sebagai dasar negara menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah Indonesia. Lalu, apa saja pemikiran Soekarno tentang dasar negara […]

      Des 02, 2024
    • Part 15: Warung Kopi Klotok  Sesampainya di tempat tujuan, Rama mencari tempat ternyaman untuk parkir. Bude langsung mengajak Rani dan Rama segera masuk ke warung Kopi Klotok. Rama sudah reservasi tempat terlebih dahulu karena tempat ini selalu banyak pengunjung dan saling berebut tempat yang ternyaman dan posisi view yang pas bagi pengunjung. Bude langsung memesan […]

      Okt 01, 2024
    • Part 16 : Alun – Alun  Kidul Keesokan paginya seperti biasa Bude sudah bangun dan melaksanakan ibadah sholat subuh. Begitupun dengan Rani yang juga melaksanakan sholat subuh. Rani langsung ke dapur setelah menunaikan ibadah sholat subuh. Tidak lama disusul oleh Bude dan langsung mengambil bahan masakan serta mengiris bahan untuk memasak. Rani dan Bude sangat […]

      Okt 16, 2024
    • Rumusan dasar negara yang dikemukakan oleh Mr. Soepomo memiliki peran sangat penting dalam pembentukan dasar negara Indonesia. Dalam sidang BPUPKI, Mr. Soepomo menjelaskan gagasan ini dengan jelas, menekankan pentingnya persatuan dan keadilan sosial. Dengan demikian, fokusnya pada teori negara integralistik membantu menyatukan pemerintah dan rakyat dalam satu kesatuan. Lebih lanjut, gagasan ini tidak hanya membentuk […]

      Okt 21, 2024

    Latest News

    Buy Pin Up Calendar E-book On-line At Low Prices In India After the installation is complete, you’ll have the flexibility […]

    Jun 21, 2021

    Karya Nurlaili Alumni KMO Alineaku Hampir 10 bulan, Pandemi Covid -19 telah melanda dunia dengan cepat dan secara tiba-tiba. Hal […]

    Des 07, 2021

    Karya Lailatul Muniroh, S.Pd Alumni KMO Alineaku Rania akhirnya menikah juga kamu,,,  begitu kata teman2nya menggoda, Yaa,,,Rania bukan anak.yang cantik […]

    Des 07, 2021

    Karya Marsella. Mangangantung Alumni KMO Alineaku Banyak anak perempuan mengatakan bahwa sosok pria yang menjadi cinta pertama mereka adalah Ayah. […]

    Des 07, 2021

    Karya Any Mewa Alumni KMO Alineaku Bukankah sepasang sejoli memutuskan bersatu dalam ikatan pernikahan demi menciptakan damai bersama? Tetapi bagaimana […]

    Des 07, 2021