KATEGORI
  • Adat & Budaya
  • Agrikultur
  • Aksi
  • Antalogi
  • Arsitektur
  • Artikel
  • Asmara
  • Autobiografi
  • autobiography
  • Bahasa & Sastra
  • basedonmyrealitylife
  • Berita Alineaku
  • betonredofficial.com
  • billybets.ch
  • Bisnis
  • Branding
  • Buku
  • Catatan Harian
  • Cerita Anak
  • Cerita Bersambung
  • Cerita Pendek
  • Cerita Rakyat
  • Cerpen
  • Cinta
  • Cita – Cita dan Harapan
  • Dongeng
  • Drama
  • Ekonomi
  • Epos
  • Event
  • Fabel
  • Fanfiction
  • Fantasi
  • Fiksi
  • Gaya Hidup
  • ggbetofficial.de
  • gullybetofficial.com
  • Hiburan
  • Hobi
  • Hubungan Antarpribadi
  • Hukum
  • Humanis
  • Humor
  • Ilmu Manajemen
  • Inspirasi
  • Istri
  • Kampus
  • Karir dan Kewirausahaan
  • Keagamaan
  • Keluarga
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kesehatan Mental
  • Ketenagakerjaan
  • Kisa Masa Kecil
  • Kisah Inspiratif
  • Kritik Media
  • Kuliner
  • Legenda
  • Lifestyle
  • Lingkungan Hidup
  • Madhoe Retna
  • Manajemen
  • mengelola toko
  • Mental Health
  • Metafisika
  • montecryptoscasinos.com
  • Moralitas
  • Motivasi
  • mrpachocasino.ch
  • Nonfiksi Dokumenter
  • Novel
  • novos-casinos
  • Nutrisi
  • Nutrition
  • okrogslovenije
  • Opini
  • Organisasi
  • Otomotif
  • Pablic
  • Parenting
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendidikan Karir
  • Pendidikan Keuangan
  • pengalaman hidup
  • Pengembangan Diri
  • Perjalanan Hidup
  • Pernikahan
  • Persahabatan
  • Pertemanan
  • Petualangan
  • Petualangan Alam
  • Pilih Kategori
  • Pilih Menu
  • Pin-Up oyunu
  • Pin-UP VCH
  • Pin-Up yukle
  • Politik
  • Post
  • Psikologi
  • Psikologi Sosial
  • Public
  • Puisi
  • Romansa
  • Romantisme kehidupan
  • Rumah Tangga
  • Satir
  • SDM
  • Sejarah
  • Self-Acceptance
  • Self-Awareness
  • Seni & Budaya
  • Sosial
  • spiritual journey
  • Strategi
  • Teknologi
  • Tempat Wisata
  • Traveling
  • Uncategorized
  • Wanita
  • Youth
  • Beranda » Artikel » Bab.6. Kedaulatan Diri

    Bab.6. Kedaulatan Diri

    BY 11 Jul 2026 Dilihat: 2 kali
    Kedaulatan Diri_alineaku

    Jika masa lalu tidak bisa diubah, apa yang masih bisa kupilih?

     

    Pada akhirnya, kesembuhan bukan tentang berapa banyak air mata yang berhasil kau keringkan, melainkan tentang seberapa berani kau menggeser sudut pandangmu terhadap luka tersebut.

     

    Aku dan Niken tidak menghancurkan cermin masa lalu… karena sejarah tidak pernah bisa dihapus. Kami hanya memilih untuk tidak lagi tinggal di depan pantulan yang retak itu.

     

    Ada jarak kecil yang dulu tidak pernah ada… jarak antara “kami yang dulu terluka” dan “kami yang hari ini memilih berdiri”.

     

    Dan di jarak itu, kami menemukan udara yang berbeda. Hening… kini bukan lagi jeritan. Melainkan sebuah pernyataan bahwa badai telah dilewati.

     

    Bukan karena kami tidak pernah jatuh, tapi karena kami akhirnya tahu bagaimana cara kembali berdiri tanpa meminta izin siapa pun.

     

    Senyum kami… bukan topeng lagi. Ia adalah bukti kecil bahwa kami masih hidup, masih utuh, meski pernah pecah di banyak bagian yang tidak terlihat.

     

    Ini adalah kemenangan yang paling sunyi.

    Tidak ada piala. Tidak ada sorak – sorai. Hanya aku dan Niken, berdiri di atas garis yang kubuat sendiri.

     

    Garis yang memisahkan: apa yang harus ditinggalkan dan apa yang pantas dibawa pulang.

     

    Kami tidak lagi merasa sakit seperti dulu. Bukan karena kami lupa. Tapi karena kami berhenti memberi masa lalu kursi di dalam keputusan hari ini.

     

    Aku dan Niken mulai mengerti: tidak semua hal yang pernah melukai harus terus diajak tinggal. 

     

    Kami telah menyelesaikan lompatan. Dari dasar palung yang sunyi, menuju permukaan di mana udara tidak lagi terasa seperti beban.

     

    Dan jika seseorang mencari sisa kehancuran kami,
    mereka tidak akan menemukannya di wajah kami. Yang tersisa hanyalah seseorang yang belajar berdiri tanpa harus membuktikan apa pun.

     

    Aku melangkah perlahan, membawa kopi hangat dan sisa tenang di dalam dada. Langit di atas berbisik pelan, seperti tidak ingin mengganggu proses pulang ini:

     

    “Yang selesai bukan dirimu, hanya musim yang kamu tinggali terlalu lama.”

     

    Kami adalah bukti bahwa rasa sakit tidak harus berisik untuk dipahami. Dan pemulihan tidak harus dramatis untuk menjadi nyata.

     

    Kadang, ia hanya berupa satu keputusan kecil: untuk tidak lagi tinggal di tempat yang sama.

     

    “Kita tidak bisa terus hidup dalam masa lalu.
    Tapi kita bisa memilih apa yang ingin kita bawa ke masa depan.”

     

    Dan hari ini, aku dan Niken memilih diri sendiri.

     

     

    Kreator : Missel Sahambe [Holiness Divine Joyful]

    Bagikan ke

    Comment Closed: Bab.6. Kedaulatan Diri

    Sorry, comment are closed for this post.

    Popular News

    • Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tidak lahir begitu saja. Di balik perumusan lima sila yang menjadi pondasi bangsa ini, ada pemikiran mendalam dari para tokoh pendiri bangsa, salah satunya adalah Soekarno. Pemikiran Soekarno dalam merumuskan Pancasila sebagai dasar negara menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah Indonesia. Lalu, apa saja pemikiran Soekarno tentang dasar negara […]

      Des 02, 2024
    • Dalam dunia pendidikan modern, pendekatan sosial emosional semakin banyak dibahas. Salah satu model yang mendapatkan perhatian khusus adalah **EMC2 sosial emosional**. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Definisi EMC2 sosial emosional? Mengapa pendekatan ini penting dalam pembelajaran? Mari kita bahas lebih lanjut untuk memahami bagaimana EMC2 berperan dalam perkembangan siswa secara keseluruhan. Definisi EMC2 Sosial […]

      Okt 02, 2024
    • Part 15: Warung Kopi Klotok  Sesampainya di tempat tujuan, Rama mencari tempat ternyaman untuk parkir. Bude langsung mengajak Rani dan Rama segera masuk ke warung Kopi Klotok. Rama sudah reservasi tempat terlebih dahulu karena tempat ini selalu banyak pengunjung dan saling berebut tempat yang ternyaman dan posisi view yang pas bagi pengunjung. Bude langsung memesan […]

      Okt 01, 2024
    • Part 16 : Alun – Alun  Kidul Keesokan paginya seperti biasa Bude sudah bangun dan melaksanakan ibadah sholat subuh. Begitupun dengan Rani yang juga melaksanakan sholat subuh. Rani langsung ke dapur setelah menunaikan ibadah sholat subuh. Tidak lama disusul oleh Bude dan langsung mengambil bahan masakan serta mengiris bahan untuk memasak. Rani dan Bude sangat […]

      Okt 16, 2024
    • Rumusan dasar negara yang dikemukakan oleh Mr. Soepomo memiliki peran sangat penting dalam pembentukan dasar negara Indonesia. Dalam sidang BPUPKI, Mr. Soepomo menjelaskan gagasan ini dengan jelas, menekankan pentingnya persatuan dan keadilan sosial. Dengan demikian, fokusnya pada teori negara integralistik membantu menyatukan pemerintah dan rakyat dalam satu kesatuan. Lebih lanjut, gagasan ini tidak hanya membentuk […]

      Okt 21, 2024

    Latest News

    Buy Pin Up Calendar E-book On-line At Low Prices In India After the installation is complete, you’ll have the flexibility […]

    Jun 21, 2021

    Karya Nurlaili Alumni KMO Alineaku Hampir 10 bulan, Pandemi Covid -19 telah melanda dunia dengan cepat dan secara tiba-tiba. Hal […]

    Des 07, 2021

    Karya Lailatul Muniroh, S.Pd Alumni KMO Alineaku Rania akhirnya menikah juga kamu,,,  begitu kata teman2nya menggoda, Yaa,,,Rania bukan anak.yang cantik […]

    Des 07, 2021

    Karya Marsella. Mangangantung Alumni KMO Alineaku Banyak anak perempuan mengatakan bahwa sosok pria yang menjadi cinta pertama mereka adalah Ayah. […]

    Des 07, 2021

    Karya Any Mewa Alumni KMO Alineaku Bukankah sepasang sejoli memutuskan bersatu dalam ikatan pernikahan demi menciptakan damai bersama? Tetapi bagaimana […]

    Des 07, 2021