KATEGORI
  • Adat & Budaya
  • Agrikultur
  • Aksi
  • Antalogi
  • Arsitektur
  • Artikel
  • Asmara
  • Autobiografi
  • autobiography
  • Bahasa & Sastra
  • basedonmyrealitylife
  • Berita Alineaku
  • betonredofficial.com
  • billybets.ch
  • Bisnis
  • Branding
  • Buku
  • Catatan Harian
  • Cerita Anak
  • Cerita Bersambung
  • Cerita Pendek
  • Cerita Rakyat
  • Cerpen
  • Cinta
  • Cita – Cita dan Harapan
  • Dongeng
  • Drama
  • Ekonomi
  • Epos
  • Event
  • Fabel
  • Fanfiction
  • Fantasi
  • Fiksi
  • Gaya Hidup
  • ggbetofficial.de
  • gullybetofficial.com
  • Hiburan
  • Hobi
  • Hubungan Antarpribadi
  • Hukum
  • Humanis
  • Humor
  • Ilmu Manajemen
  • Inspirasi
  • Istri
  • Kampus
  • Karir dan Kewirausahaan
  • Keagamaan
  • Keluarga
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kesehatan Mental
  • Ketenagakerjaan
  • Kisa Masa Kecil
  • Kisah Inspiratif
  • Kritik Media
  • Kuliner
  • Legenda
  • Lifestyle
  • Lingkungan Hidup
  • Madhoe Retna
  • Manajemen
  • mengelola toko
  • Mental Health
  • Metafisika
  • montecryptoscasinos.com
  • Moralitas
  • Motivasi
  • mrpachocasino.ch
  • Nonfiksi Dokumenter
  • Novel
  • novos-casinos
  • Nutrisi
  • Nutrition
  • okrogslovenije
  • Opini
  • Organisasi
  • Otomotif
  • Pablic
  • Parenting
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendidikan Karir
  • Pendidikan Keuangan
  • pengalaman hidup
  • Pengembangan Diri
  • Perjalanan Hidup
  • Pernikahan
  • Persahabatan
  • Pertemanan
  • Petualangan
  • Petualangan Alam
  • Pilih Kategori
  • Pilih Menu
  • Pin-Up oyunu
  • Pin-UP VCH
  • Pin-Up yukle
  • Politik
  • Post
  • Psikologi
  • Psikologi Sosial
  • Public
  • Puisi
  • Romansa
  • Romantisme kehidupan
  • Rumah Tangga
  • Satir
  • SDM
  • Sejarah
  • Self-Acceptance
  • Self-Awareness
  • Self-Improvement
  • Seni & Budaya
  • Sosial
  • spiritual journey
  • Strategi
  • Teknologi
  • Tempat Wisata
  • Traveling
  • Uncategorized
  • Wanita
  • Youth
  • Beranda » Artikel » BAB II Sabun Habis, di Hari Hemat (Gagal karena kekuatan veto anak)

    BAB II Sabun Habis, di Hari Hemat (Gagal karena kekuatan veto anak)

    BY 18 Okt 2026 Dilihat: 12 kali
    Korban Iklan... Gara-gara si promo_alineaku

    Sambil berjalan menuju kamar mandi, kutulis di kepalaku:

    “Jangan lupa, hari ini kucanangkan sebagai hari hemat nol rupiah. Jangan gagal lagi seperti kemarin.” 

    Semua sudah dicek.

    Bumbu dapur, masih.

    Beras, oke.

    Pulsa listrik, aman.

    “Hmmm… Apalagi ya? Semua sudah,” gumamku. Kubuka pintu kamar mandi pelan. Sangat ramah. Bunyi khas pintu seret.

    Kuraup sabun cair di tempatnya. Kukocok-kocok. Ringan.

    Kubuka tutupnya, dan kuintip dari lubang yang terbuka.

    Kutuang tetes terakhir dari botol, jatuh di telapak tanganku.

    Tak ada lagi tanda-tanda kehidupan di dalamnya. Baiklah. Misi nol rupiah terus berlanjut.

    Kuisilah sedikit air ke dalam botol. Kukocok lagi, dan kugunakan untuk mandi.

    Kusisakan sekira cukup untuk mandi si kakak dan si bapak. Menerawang, rasanya misi nol rupiah berhasil. Sambil menyiapkan sarapan, pintu diketuk dari dalam.

    “Ibuuu, sabun habis nih,” Ayah mengadu.

    “Masih kok. Pakai itu dulu. Sudah ibu tambahkan air. Sisain buat kakak ya.” Pagi masih panjang.

    Giliran si kakak mandi. Tiba-tiba terdengar teriakan,

    “Ibuuu, sabun habis!”

    “Tidak, Kak. Itu sudah ibu isi air. Pakai itu dulu ya!” Si kakak menjawab lebih semangat.

    “Beneran kosong! Tidak ada. Beliin sabun.”Instruksi si kakak punya kekuatan veto.

    Badai bisa diprediksi dari gelombangnya.

    Jika tidak dibelikan, alamat ada yang tidak mau mandi sampai sore.

    Bahaya. Harus segera diatasi. Kulangkahkan kaki pelan menuju warung terdekat.

    Sambil kuhapus tulisan di kepalaku.

    Misi nol rupiah hari kedua… resmi gagal lagi.

    Kubeli sabun cair kesukaan kakak. Nol Rupiah menjadi 15 ribu rupiah, sah.

    Akhirnya, kuambil satu hikmah.

    Hemat itu bukan tidak membeli sabun.

    Tetapi hemat itu menunggu sabun hingga benar-benar sekarat. 

    Kutuliskan rencana besok di kepala:

    Misi nol rupiah masih berlanjut.

    Kutunggu perjuangan seruku esok.

     

     

    Kreator : Yeti Ristanti

    Bagikan ke

    Comment Closed: BAB II Sabun Habis, di Hari Hemat (Gagal karena kekuatan veto anak)

    Sorry, comment are closed for this post.

    Popular News

    • Dalam dunia pendidikan modern, pendekatan sosial emosional semakin banyak dibahas. Salah satu model yang mendapatkan perhatian khusus adalah **EMC2 sosial emosional**. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Definisi EMC2 sosial emosional? Mengapa pendekatan ini penting dalam pembelajaran? Mari kita bahas lebih lanjut untuk memahami bagaimana EMC2 berperan dalam perkembangan siswa secara keseluruhan. Definisi EMC2 Sosial […]

      Okt 02, 2024
    • Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tidak lahir begitu saja. Di balik perumusan lima sila yang menjadi pondasi bangsa ini, ada pemikiran mendalam dari para tokoh pendiri bangsa, salah satunya adalah Soekarno. Pemikiran Soekarno dalam merumuskan Pancasila sebagai dasar negara menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah Indonesia. Lalu, apa saja pemikiran Soekarno tentang dasar negara […]

      Des 02, 2024
    • Part 15: Warung Kopi Klotok  Sesampainya di tempat tujuan, Rama mencari tempat ternyaman untuk parkir. Bude langsung mengajak Rani dan Rama segera masuk ke warung Kopi Klotok. Rama sudah reservasi tempat terlebih dahulu karena tempat ini selalu banyak pengunjung dan saling berebut tempat yang ternyaman dan posisi view yang pas bagi pengunjung. Bude langsung memesan […]

      Okt 01, 2024
    • Part 16 : Alun – Alun  Kidul Keesokan paginya seperti biasa Bude sudah bangun dan melaksanakan ibadah sholat subuh. Begitupun dengan Rani yang juga melaksanakan sholat subuh. Rani langsung ke dapur setelah menunaikan ibadah sholat subuh. Tidak lama disusul oleh Bude dan langsung mengambil bahan masakan serta mengiris bahan untuk memasak. Rani dan Bude sangat […]

      Okt 16, 2024
    • Rumusan dasar negara yang dikemukakan oleh Mr. Soepomo memiliki peran sangat penting dalam pembentukan dasar negara Indonesia. Dalam sidang BPUPKI, Mr. Soepomo menjelaskan gagasan ini dengan jelas, menekankan pentingnya persatuan dan keadilan sosial. Dengan demikian, fokusnya pada teori negara integralistik membantu menyatukan pemerintah dan rakyat dalam satu kesatuan. Lebih lanjut, gagasan ini tidak hanya membentuk […]

      Okt 21, 2024

    Latest News

    Buy Pin Up Calendar E-book On-line At Low Prices In India After the installation is complete, you’ll have the flexibility […]

    Jun 21, 2021

    Karya Nurlaili Alumni KMO Alineaku Hampir 10 bulan, Pandemi Covid -19 telah melanda dunia dengan cepat dan secara tiba-tiba. Hal […]

    Des 07, 2021

    Karya Lailatul Muniroh, S.Pd Alumni KMO Alineaku Rania akhirnya menikah juga kamu,,,  begitu kata teman2nya menggoda, Yaa,,,Rania bukan anak.yang cantik […]

    Des 07, 2021

    Karya Marsella. Mangangantung Alumni KMO Alineaku Banyak anak perempuan mengatakan bahwa sosok pria yang menjadi cinta pertama mereka adalah Ayah. […]

    Des 07, 2021

    Karya Any Mewa Alumni KMO Alineaku Bukankah sepasang sejoli memutuskan bersatu dalam ikatan pernikahan demi menciptakan damai bersama? Tetapi bagaimana […]

    Des 07, 2021