KATEGORI
  • Adat & Budaya
  • Agrikultur
  • Aksi
  • Antalogi
  • Arsitektur
  • Artikel
  • Asmara
  • Autobiografi
  • autobiography
  • Bahasa & Sastra
  • basedonmyrealitylife
  • Berita Alineaku
  • betonredofficial.com
  • billybets.ch
  • Bisnis
  • Branding
  • Buku
  • Catatan Harian
  • Cerita Anak
  • Cerita Bersambung
  • Cerita Pendek
  • Cerita Rakyat
  • Cerpen
  • Cinta
  • Cita – Cita dan Harapan
  • Dongeng
  • Drama
  • Ekonomi
  • Epos
  • Event
  • Fabel
  • Fanfiction
  • Fantasi
  • Fiksi
  • Gaya Hidup
  • ggbetofficial.de
  • gullybetofficial.com
  • Hiburan
  • Hobi
  • Hubungan Antarpribadi
  • Hukum
  • Humanis
  • Humor
  • Ilmu Manajemen
  • Inspirasi
  • Istri
  • Kampus
  • Karir dan Kewirausahaan
  • Keagamaan
  • Keluarga
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kesehatan Mental
  • Ketenagakerjaan
  • Kisa Masa Kecil
  • Kisah Inspiratif
  • Kritik Media
  • Kuliner
  • Legenda
  • Lifestyle
  • Lingkungan Hidup
  • Madhoe Retna
  • Manajemen
  • mengelola toko
  • Mental Health
  • Metafisika
  • montecryptoscasinos.com
  • Moralitas
  • Motivasi
  • mrpachocasino.ch
  • Nonfiksi Dokumenter
  • Novel
  • novos-casinos
  • Nutrisi
  • Nutrition
  • okrogslovenije
  • Opini
  • Organisasi
  • Otomotif
  • Pablic
  • Parenting
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendidikan Karir
  • Pendidikan Keuangan
  • pengalaman hidup
  • Pengembangan Diri
  • Perjalanan Hidup
  • Pernikahan
  • Persahabatan
  • Pertemanan
  • Petualangan
  • Petualangan Alam
  • Pilih Kategori
  • Pilih Menu
  • Pin-Up oyunu
  • Pin-UP VCH
  • Pin-Up yukle
  • Politik
  • Post
  • Psikologi
  • Psikologi Sosial
  • Public
  • Puisi
  • Romansa
  • Romantisme kehidupan
  • Rumah Tangga
  • Satir
  • SDM
  • Sejarah
  • Self-Acceptance
  • Self-Awareness
  • Seni & Budaya
  • Sosial
  • spiritual journey
  • Strategi
  • Teknologi
  • Tempat Wisata
  • Traveling
  • Uncategorized
  • Wanita
  • Youth
  • Beranda » Artikel » Interlude – Ketika Dunia Berhenti Berbisik

    Interlude – Ketika Dunia Berhenti Berbisik

    BY 11 Jul 2026 Dilihat: 2 kali
    Interlude - Ketika Dunia Berhenti_alineaku

    Di titik Nol, Perenungan Tengah malam

     

    ” Kalau dunia akhirnya diam, sekarang mau lari ke mana?. Apa yang tersisa ketika semua kebisingan akhirnya berhenti?.

     

    Tidak semua hidup dipenuhi pencapaian besar, tepuk tangan, atau hal – hal yang terlihat mengagumkan dari luar. Ada orang – orang yang hidupnya berjalan sederhana, sunyi, bahkan sering merasa tertinggal karena tidak menjadi “siapa – siapa” menurut ukuran dunia.

     

    Tidak semua orang ingin jadi luar biasa. Ada yang hanya ingin hidupnya tidak perlu merasakan beratnya beban setiap hari. Tidak lelah dikejar – kejar harapan yang tidak pernah berujung, tidak terus – menerus harus membuktikan diri agar dianggap cukup. Anehnya, mengapa justru keinginan sesederhana itu sering kali terasa paling sulit untuk dimiliki.

     

    Hidup-pun tidak megah, hanya rutinitas biasa. Bekerja, pulang, menyapa keluarga, bersyukur atas sisa usia. Tak ada panggung megah, tak ada sorotan kamera, hanya dia, jiwanya, dan semesta yang bercerita.

     

    “Apa kamu pernah merasa lelah… terus menerus harus jadi kuat, Niken?”

     

    Pertanyaan itu datang begitu saja, di suatu sore yang biasa. Tidak ada yang istimewa. Hanya percakapan singkat yang seharusnya bisa dijawab dengan ringan. Tapi entah kenapa, kalimat itu terasa seperti membuka sesuatu yang sudah lama disimpan rapat.

     

    Ia tidak langsung menjawab. Ada jeda. Seperti seseorang yang sedang mencari kata, atau mungkin sedang memastikan apakah dirinya siap jujur. Hidupnya selama ini terlihat baik – baik saja. Setidaknya dari luar. Ia bekerja, bertahan, dan tetap berdiri di tempatnya. Tidak ada yang benar – benar tahu bagaimana ia sampai di titik itu.

    “Aku nggak apa-apa,” akhirnya ia menjawab pelan.

    Kalimat yang sederhana. Terlalu sering digunakan. Dan sering kali, tidak benar. Hari – harinya berjalan seperti rutinitas yang tidak sempat dipertanyakan. 

     

    Ia berjalan lebih cepat dari kebanyakan orang. Terlalu sering menunduk. Bukan karena ingin unggul, tapi karena ia tidak punya pilihan untuk berhenti. Pagi datang terlalu cepat. Malam datang terlalu larut. Tubuhnya lelah, tapi yang lebih berat adalah pikirannya.

     

    Pernah ada masa ketika ia merasa semua yang dilakukannya tidak pernah cukup. Seolah – olah, seberapa pun ia berusaha, selalu ada yang kurang. Selalu ada yang tidak terpenuhi. Dan yang paling sunyi dari semua itu… tidak ada yang benar – benar bertanya apakah ia baik – baik saja.

     

    “Apa kamu bahagia?” seseorang pernah bertanya. Ia tersenyum kecil. Bukan karena punya jawaban, tapi karena tidak tahu harus menjawab apa.

     

    Di tengah banyaknya orang di sekelilingnya, ia justru merasa sendirian. Seperti berdiri di tengah keramaian, tapi tidak benar – benar menjadi bagian dari apa pun. Sampai suatu hari, ia berdiri di depan cermin. 

     

    Dan untuk pertama kalinya, ia tidak mengenali dirinya sendiri. Wajah itu tampak asing. Bukan karena berubah, tapi karena terlalu lama diabaikan.

     

    “Ini aku?” pikirnya.

    Pertanyaan yang sangat sederhana, tapi cukup mengguncang banyak hal yang selama ini ia tahan. Dan malam itu tidak berjalan seperti biasanya.

     

    Hidup setelah itu tidak langsung berubah menjadi lebih baik. Tidak ada keajaiban. Tidak ada pencapaian besar yang tiba – tiba datang. Semua tetap sederhana. Bahkan sering kali, masih terasa berat.

     

    Tapi ada satu hal yang berbeda. Ia mulai mengenali dirinya lagi. Perlahan. Tidak sempurna. Tidak selalu kuat. Tapi lebih jujur.

     

    ” Kalau dunia akhirnya diam, sekarang mau lari ke mana?. Untuk pertama kalinya, tidak ada lagi yang bisa disalahkan selain diri sendiri.

     

     

    Kreator : Missel Sahambe [Holiness Divine Joyful]

    Bagikan ke

    Comment Closed: Interlude – Ketika Dunia Berhenti Berbisik

    Sorry, comment are closed for this post.

    Popular News

    • Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tidak lahir begitu saja. Di balik perumusan lima sila yang menjadi pondasi bangsa ini, ada pemikiran mendalam dari para tokoh pendiri bangsa, salah satunya adalah Soekarno. Pemikiran Soekarno dalam merumuskan Pancasila sebagai dasar negara menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah Indonesia. Lalu, apa saja pemikiran Soekarno tentang dasar negara […]

      Des 02, 2024
    • Dalam dunia pendidikan modern, pendekatan sosial emosional semakin banyak dibahas. Salah satu model yang mendapatkan perhatian khusus adalah **EMC2 sosial emosional**. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Definisi EMC2 sosial emosional? Mengapa pendekatan ini penting dalam pembelajaran? Mari kita bahas lebih lanjut untuk memahami bagaimana EMC2 berperan dalam perkembangan siswa secara keseluruhan. Definisi EMC2 Sosial […]

      Okt 02, 2024
    • Part 15: Warung Kopi Klotok  Sesampainya di tempat tujuan, Rama mencari tempat ternyaman untuk parkir. Bude langsung mengajak Rani dan Rama segera masuk ke warung Kopi Klotok. Rama sudah reservasi tempat terlebih dahulu karena tempat ini selalu banyak pengunjung dan saling berebut tempat yang ternyaman dan posisi view yang pas bagi pengunjung. Bude langsung memesan […]

      Okt 01, 2024
    • Part 16 : Alun – Alun  Kidul Keesokan paginya seperti biasa Bude sudah bangun dan melaksanakan ibadah sholat subuh. Begitupun dengan Rani yang juga melaksanakan sholat subuh. Rani langsung ke dapur setelah menunaikan ibadah sholat subuh. Tidak lama disusul oleh Bude dan langsung mengambil bahan masakan serta mengiris bahan untuk memasak. Rani dan Bude sangat […]

      Okt 16, 2024
    • Rumusan dasar negara yang dikemukakan oleh Mr. Soepomo memiliki peran sangat penting dalam pembentukan dasar negara Indonesia. Dalam sidang BPUPKI, Mr. Soepomo menjelaskan gagasan ini dengan jelas, menekankan pentingnya persatuan dan keadilan sosial. Dengan demikian, fokusnya pada teori negara integralistik membantu menyatukan pemerintah dan rakyat dalam satu kesatuan. Lebih lanjut, gagasan ini tidak hanya membentuk […]

      Okt 21, 2024

    Latest News

    Buy Pin Up Calendar E-book On-line At Low Prices In India After the installation is complete, you’ll have the flexibility […]

    Jun 21, 2021

    Karya Nurlaili Alumni KMO Alineaku Hampir 10 bulan, Pandemi Covid -19 telah melanda dunia dengan cepat dan secara tiba-tiba. Hal […]

    Des 07, 2021

    Karya Lailatul Muniroh, S.Pd Alumni KMO Alineaku Rania akhirnya menikah juga kamu,,,  begitu kata teman2nya menggoda, Yaa,,,Rania bukan anak.yang cantik […]

    Des 07, 2021

    Karya Marsella. Mangangantung Alumni KMO Alineaku Banyak anak perempuan mengatakan bahwa sosok pria yang menjadi cinta pertama mereka adalah Ayah. […]

    Des 07, 2021

    Karya Any Mewa Alumni KMO Alineaku Bukankah sepasang sejoli memutuskan bersatu dalam ikatan pernikahan demi menciptakan damai bersama? Tetapi bagaimana […]

    Des 07, 2021