Ada satu kisah baru yang menghebohkan Dunia Imajinasi. Hal semacam itu sudah sering terjadi, hal itu hal yang bisa dimaklumkan oleh semua makhluk. Sebenarnya mengganggu apalagi munculnya di tengah wilayah tertentu. Yuk kita simak kelanjutannya.
Suatu ketika muncul peradaban baru. Sebuah gedung yang cukup tinggi muncul dengan perlahan, seperti pembangunan yang dipercepat. Dalam waktu tiga minggu bangunan itu terlahir. Penduduk sekitar bingung apa yang ada di dalam. Tiba-tiba keluar para robot dan mengatakan, “Silahkan masuk.” Secara otomatis semua makhluk sekitar masuk ke dalam.
Sesudah masuk ke dalam ada robot dan menjelaskan sekaligus menyapa “selamat datang di gedung Dispenser. Gedung ini adalah kolam renang raksasa, silahkan daftarkan diri untuk menikmati fasilitas kami. Terima kasih.” para pengunjung harus membuka pakaian mereka, karena akan dipasang pakaian renang khusus.
Para pengunjung juga harus menempelkan kedua telapak tangan di salah satu batu bersinar untuk membuat kartu dengan nominal uang yang mereka inginkan, setelah itu para pengunjung disuruh baris dengan teratur untuk bermain serodotan. Akan tetapi serodotan ini menentang hukum gravitasi, serodotan ini mengarah ke atas. Sebelum bermain serodotan robot menjelaskan, “Para pengunjung bisa memilih lantai berapa ingin menuju. Disini ada empat lantai.”
Robot itu menjelaskan Gedung Dispenser itu memiliki empat lantai. Lantai pertama adalah tempat belanja souvenir dan alat bermain. Lantai dua tempat belanja pakaian modis dan sepatu. Lantai tiga tempat belanja perlengkapan rumah dan berkebun. Dan lantai empat adalah restoran dan taman yang indah. Jadi Gedung Dispenser itu adalah tempat belanja dan bermain air. Tidak lupa juga tiap lantai memiliki pencahayaan yang unik ‘LIGHT OF SUN’ simulasi matahari mini, ditambah langit dan lantai gedung dihiasi dengan banyak bintang. Bila diinjak maka akan mengeluarkan cahaya kecil dengan warna acak.
Keindahan yang luar biasa, penuh energi dan kenikmatan didalamnya.
“Luar biasa”
“Hebat..”
“Betah aku…”
“Indahnya..”
Begitulah komentar-komentar para pengunjung.
Akan tetapi diberitakan juga oleh para robot, menyatakan gedung itu tidak akan bertahan lama. Dua bulan masa aktif dan harus menghilang dan seminggu kemudian akan muncul di tempat lainnya. penduduk Dunia Imajinasi tidak akan tau letak pasti munculnya gedung Dispenser itu.
Masih menjadi misteri Gedung Dua Bulan. Tujuan yang tidak pasti, siapa yang menciptakannya tidak ada yang tahu. Seakan semua dijalankan otomatis tanpa perintah dari pemimpin mereka. Bahkan Prof. Dust tidak mengetahui siapa dan kenapa gedung itu muncul tiba tiba.
Dua bulan telah berlalu, para penduduk diusir dengan alasan sistem akan dipulihkan. Tidak sedikit yang menolak diusir dari gedung itu. Maka para robot akan menangkap mereka dengan jaring lalu melemparnya pada sebuah kolam.
Di saat gedung itu semakin hilang, ada satu kesalahan fatal yang dilakukan salah satu robot. Yaitu membantu satu manusia yang hendak jatuh. Robot itu keluar dari jalur semestinya.
Gedung itu hilang, salah satu robot itu masih ada. Sang robot bingung harus bagaimana. Para penduduk desa Getuk Manis menampung robot itu dan diberi nama Tinggal Besi, karena dia tertinggal dari rombongan dan tubuh mereka terbuat dari besi.
Perlahan pola pikir Sang Robot bukan lagi diatur oleh sistem, tapi mulai bisa berpikir seperti manusia dan makhluk sekitar. Penduduk kaget dengan perubahan Tinggal Besi.
Dia bertekad untuk kembali pada kawanannya. Penduduk Desa Getuk Manis akan mendukung Tinggal Besi untuk menemukan jalan pulang.
Lima tahun penantian menunggu gedung itu kembali, akan tetapi gedung itu tidak muncul. Rasa sedih pada robot itu terlihat oleh penduduk desa Getuk Manis. Para warganya ingin membantu robot Tinggal Besi. Hanya saja mereka tidak tahu harus memulai dari mana. Pengetahuan soal gedung itu pun mereka tidak mengetahuinya.
Setahun para penduduk mencari informasi ke berbagai penjuru dunia. Pergi ke museum foto untuk mencari keberadaan gedung itu, pergi ke kota sakura tetap tidak menemukan apapun, bahkan meminta Prof. Dust pun tidak mendapatkan jawaban yang pasti. Mereka sudah melakukan berbagai cara untuk membantu Tinggal Besi.
Ada satu tempat untuk mengetahui keberadaan gedung itu menurut Prof. Dust, tempat itu ada di perpustakaan dunia. Para penduduk baru mengingat bahwa perpustakaan itu adalah tempat semua kisah menjadi sebuah buku. Mereka bisa mendapatkan informasi tersebut.
Lima hari perjalanan mereka ke perpustakaan dunia. Mereka mendapatkan informasi yang cukup mengejutkan. Informasi tentang gedung itu adalah informasi keramat. Mereka harus memasuki daerah terlarang di perpustakaan dunia.
Kabar tentang warga desa Getuk Manis hendak membantu robot Tinggal Besi. Dia segera menuju perpustakaan itu. Akan tetapi terlambat. Belasan warga sudah memasuki area terlarang.
Bersambung..
Kreator : David W. Rehatta (Dsmile5)
Comment Closed: Bab 13. Gedung Dua Bulan dan Desa Getuk Manis
Sorry, comment are closed for this post.