KATEGORI
  • Adat & Budaya
  • Agrikultur
  • Aksi
  • Antalogi
  • Arsitektur
  • Artikel
  • Asmara
  • Autobiografi
  • autobiography
  • Bahasa & Sastra
  • basedonmyrealitylife
  • Berita Alineaku
  • betonredofficial.com
  • billybets.ch
  • Bisnis
  • Branding
  • Buku
  • Catatan Harian
  • Cerita Anak
  • Cerita Bersambung
  • Cerita Pendek
  • Cerita Rakyat
  • Cerpen
  • Cinta
  • Cita – Cita dan Harapan
  • Dongeng
  • Drama
  • Ekonomi
  • Epos
  • Event
  • Fabel
  • Fanfiction
  • Fantasi
  • Fiksi
  • Gaya Hidup
  • ggbetofficial.de
  • gullybetofficial.com
  • Hiburan
  • Hobi
  • Hubungan Antarpribadi
  • Hukum
  • Humanis
  • Humor
  • Ilmu Manajemen
  • Inspirasi
  • Istri
  • Kampus
  • Karir dan Kewirausahaan
  • Keagamaan
  • Keluarga
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kesehatan Mental
  • Ketenagakerjaan
  • Kisa Masa Kecil
  • Kisah Inspiratif
  • Kritik Media
  • Kuliner
  • Legenda
  • Lifestyle
  • Lingkungan Hidup
  • Madhoe Retna
  • Manajemen
  • mengelola toko
  • Mental Health
  • Metafisika
  • montecryptoscasinos.com
  • Moralitas
  • Motivasi
  • mrpachocasino.ch
  • Nonfiksi Dokumenter
  • Novel
  • novos-casinos
  • Nutrisi
  • Nutrition
  • okrogslovenije
  • Opini
  • Organisasi
  • Otomotif
  • Pablic
  • Parenting
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendidikan Karir
  • Pendidikan Keuangan
  • pengalaman hidup
  • Pengembangan Diri
  • Perjalanan Hidup
  • Pernikahan
  • Persahabatan
  • Pertemanan
  • Petualangan
  • Petualangan Alam
  • Pilih Kategori
  • Pilih Menu
  • Pin-Up oyunu
  • Pin-UP VCH
  • Pin-Up yukle
  • Politik
  • Post
  • Psikologi
  • Psikologi Sosial
  • Public
  • Puisi
  • Romansa
  • Romantisme kehidupan
  • Rumah Tangga
  • Satir
  • SDM
  • Sejarah
  • Self-Acceptance
  • Self-Awareness
  • Seni & Budaya
  • Sosial
  • spiritual journey
  • Strategi
  • Teknologi
  • Tempat Wisata
  • Traveling
  • Uncategorized
  • Wanita
  • Youth
  • Beranda » Artikel » Bab 14. Hadiah Kecil

    Bab 14. Hadiah Kecil

    BY 09 Jun 2026 Dilihat: 4 kali
    Hadiah Kecil_alineaku

    Kisah cinta di dunia imajinasi begitu menyentuh. Beda kasta, beda situasi dan lainnya. Di sini ada satu kisah menarik yang bisa kita simak.

     

    “Huft… Bosan, itu terus hadiahnya… Buang semua hadiahnya… Buangggg!!” 

     

    Seorang putri dari kerajaan Gula Coklat sering mendapatkan hadiah dari berbagai kalangan di Dunia Imajinasi, dikarenakan parasnya yang cantik. Arnela Manisya, putri kerajaan yang berusia dua puluh empat tahun. Sebenarnya, Putri Arnela sangat ramah pada setiap orang. Akan tetapi, dikarenakan orang tuanya selalu melakukan sayembara yang berhadiah menikah dengan putri Arlena, sifatnya menjadi pemarah.

     

    Sayembara itu berisi, siapapun yang bisa membuat putri Arlena Manisya tertarik dengan hadiah yang dipersembahkan, maka dia berhak menikahi putri. Hadiah bisa berupa apapun tanpa kecuali.

     

    Berbagai hadiah dari benda biasa hingga langka, bahkan mewah dikirimkan untuknya. Sayangnya, tidak satupun yang menarik perhatiannya. Bunga api kebijaksanaan yang hanya ada satu di Dunia Imajinasi tidak mampu membuat Putri Arlena tertarik. Tanduk pemanggil peri-peri keindahan yang sangat langka juga tidak mampu menyentuh hatinya.

     

    “Pelayan, Buatkan aku teh..” 

    Petro Gunaki adalah pelayan pria yang sudah mendampingi Putri Arlena dari kecil. 

     

    “Ini teh madu dengan sedikit jeruk nipis dengan satu kayu manis ditambah lima belas biji selasih hijau..” 

    “Terima kasih, pelayanku… Oh iya.. Sudahkah dibuang semua hadiah itu?”

    “Sudah, Tuan Putri Arlena. Tetapi, banyak kiriman sekitar seratus lima puluh delapan kiriman baru hari ini.” 

    “Ya sudah… Bawa kesini…”

     

    Putri Arlena memeriksa satu per satu hadiah dan masih merasa semua hadiah membosankan. Masih belum ada satu hadiah pun yang berharga di matanya. 

     

    Saat dibuang, terdengar ada suara mengaduh dari dalam hadiah tersebut. 

    “Aduh…. Sakit… Gak ada hati ya yang membuangku…”

    Putri Arlena mencari cari suara itu.

    “Putri Arlena tertarik…. Putri Arlena tertarik…” 

    Suara pelayan Petro membuat semua orang kaget. Selama sepuluh tahun, triliunan hadian yang datang, baru kali ini ada satu hadiah yang membuatnya sangat tertarik.

     

    Hadiah itu bernama Peti Kaca Gajah Bicara. Hadiah itu tidak langka, tetapi tidak banyak juga yang memilikinya. Hadiah itu bisa berkomunikasi dengan perasaan dan memahami maksud yang kita sampaikan pada peti kaca itu. Walaupun ukurannya seukuran rubik mainan, tapi sangat berguna buat pemiliknya untuk saling bertukar pikiran. 

     

    “Ayah… Lihat… Lucu kan? Ini hadiah yang bagus.. Aku suka.. Apapun dan siapapun dia yang mengirimkan, aku mau menikah dengannya..” 

     

    Selama berhari-hari pengirim hadiah itu tidak kunjung ditemukan. Hanya ada inisial, “T O” seluruh pasukan pencari dikerahkan untuk mencari pengirim itu. 

     

    “Tuan Putri.. Kenapa sedih….?” Peti kaca Gajah Bicara mencoba menghiburnya. 

    “Gajah… Aku sangat ingin bertemu pengirimmu….”

    “Hmmmm… Mungkin coba ingat dengan inisial nama itu.. Kira-kira ingat gak siapa?” 

    Putri Arlena tiba-tiba teringat sebuah nama Tyo Orta, sahabatnya waktu kecil. 

     

    Putri Arlena dan Tyo Orta adalah sahabat sejak kecil dan Tyo berjanji pada Arlena untuk memberikan hadiah yang luar biasa. Akan tetapi, Tyo berpisah dengannya dikarenakan perang antar kerajaan. 

     

    “Ayah… Ayah… Aku tahu siapa pengirim hadiah yang ku suka itu… Namanya Tyo Orta… Sahabat kecilku, Ayah…” 

    Lalu, putri Arlena melihat ke arah seorang pria dengan pakaian lusuh lalu putri Arlena menunjuk pada pria itu 

    “Ayah… Itu orangnya….!” 

    Lalu sang raja menatap putrinya sambil tersenyum.

    “Putriku yang cantik…”

    Sebelum ayahnya sempat melanjutkan perkataannya, sang putri lebih dulu berbicara.

    “Ayah… Aku sudah menyukainya sejak lama. Tolong… siapa pun yang Ayah pilih, aku memilih Tyo…”

    Sang raja terdiam sejenak sebelum menjawab.

    “Anakku… Tyo Orta adalah pahlawan yang menyelamatkan rombongan Ayah saat kami diserang para Penjahat Mata Merah. Karena jasanya, Ayah membawanya ke istana untuk diberikan hadiah.”

    Putri Arlena sangat bahagia mendengar hal itu. Seminggu kemudian, pernikahan mereka pun direncanakan.

    Namun, Penasehat Kerajaan merasa ada sesuatu yang mencurigakan dari gerak-gerik Tyo. Ia mulai menyelidikinya secara diam-diam. Setelah menemukan sejumlah bukti, ia segera melaporkannya kepada sang raja.

    Raja sangat terkejut melihat bukti yang diperlihatkan kepadanya.

    Hari pernikahan akhirnya tiba.

    Kebahagiaan Putri Arlena terpancar dari senyum cantiknya. Begitu melihat Tyo, ia berlari menghampirinya dengan penuh sukacita.

    Namun sesuatu yang tak terduga terjadi.

    Tyo mengangkat senjata api dan menodongkannya ke arah sang putri.

    Dengan sigap, seorang pelayan pria melompat ke depan untuk melindunginya.

    “Tangkap Tyo!” teriak sang raja dengan murka.

    Para penjaga segera mengepung dan menangkap Tyo.

    Ternyata selama ini Tyo adalah mata-mata yang dikirim oleh kerajaan lain untuk membunuh Putri Arlena. Bukan karena dendam pribadi, melainkan bagian dari permainan politik antar kerajaan.

    Penyelidikan juga mengungkap fakta lain yang mengejutkan.

    Orang yang selama ini mengirimkan hadiah-hadiah kepada Putri Arlena bukanlah Tyo, melainkan Petro, pelayan pribadi sang putri. Nama “Tyo Orta” hanyalah kesalahpahaman yang muncul dari inisial huruf T dan O yang diam-diam disematkan Petro pada setiap hadiah yang ia berikan.

    Petro tidak pernah berani mengungkapkan perasaannya. Baginya, seorang pelayan tidak pantas mencintai seorang putri kerajaan.

    Padahal sejak kecil, dialah yang selalu menemani Arlena dalam suka maupun duka.

    Saat itulah Putri Arlena menyadari siapa orang yang selama ini tulus mencintainya.

    Petro yang terluka parah tersenyum lemah.

    “Pu… tri… su… ka… dengan ha… di… ah kecil… sa… ya…?”

    Air mata mengalir di wajah Putri Arlena.

    “Aku suka… Aku sangat suka…” jawabnya sambil menangis.

    Mendengar jawaban itu, Petro menutup matanya.

    Sebulan kemudian, setelah Petro pulih dari luka-lukanya, Putri Arlena akhirnya menikah dengan pria yang benar-benar dicintainya.

    Pada hari pernikahan mereka, seluruh tamu dikejutkan oleh kedatangan Raja Hitam Tanduk, seorang raja yang terkenal bijaksana dan disegani di seluruh Dunia Imajinasi.

    Sang raja berjalan mendekati Petro, lalu memeluknya erat.

    “Anakku… Hebat juga kau bisa membuat Putri Arlena jatuh hati. Hahaha…”

    Semua orang terkejut.

    Ternyata Petro adalah salah satu anak angkat Raja Hitam Tanduk dari Kerajaan Besi Hitam. Bahkan, ia pernah menjadi anggota pasukan elit yang berjasa membawa kejayaan bagi kerajaan tersebut.

    Ayah Arlena pun merasa bangga. Ia tidak hanya mendapatkan menantu yang baik hati, tetapi juga seorang pahlawan yang membawa kehormatan dan keberuntungan bagi kerajaannya.

    Sejak saat itu, seluruh Dunia Imajinasi mengetahui satu pelajaran berharga:

    Cinta tidak memandang status, kedudukan, ataupun kasta.

    Dan semua itu bermula dari sebuah “hadiah kecil”. Sebuah pemberian sederhana yang ternyata menyimpan ketulusan dan cinta yang begitu besar.

     

     

    Kreator : David W. Rehatta (Dsmile5)

    Bagikan ke

    Comment Closed: Bab 14. Hadiah Kecil

    Sorry, comment are closed for this post.

    Popular News

    • Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tidak lahir begitu saja. Di balik perumusan lima sila yang menjadi pondasi bangsa ini, ada pemikiran mendalam dari para tokoh pendiri bangsa, salah satunya adalah Soekarno. Pemikiran Soekarno dalam merumuskan Pancasila sebagai dasar negara menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah Indonesia. Lalu, apa saja pemikiran Soekarno tentang dasar negara […]

      Des 02, 2024
    • Dalam dunia pendidikan modern, pendekatan sosial emosional semakin banyak dibahas. Salah satu model yang mendapatkan perhatian khusus adalah **EMC2 sosial emosional**. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Definisi EMC2 sosial emosional? Mengapa pendekatan ini penting dalam pembelajaran? Mari kita bahas lebih lanjut untuk memahami bagaimana EMC2 berperan dalam perkembangan siswa secara keseluruhan. Definisi EMC2 Sosial […]

      Okt 02, 2024
    • Part 15: Warung Kopi Klotok  Sesampainya di tempat tujuan, Rama mencari tempat ternyaman untuk parkir. Bude langsung mengajak Rani dan Rama segera masuk ke warung Kopi Klotok. Rama sudah reservasi tempat terlebih dahulu karena tempat ini selalu banyak pengunjung dan saling berebut tempat yang ternyaman dan posisi view yang pas bagi pengunjung. Bude langsung memesan […]

      Okt 01, 2024
    • Part 16 : Alun – Alun  Kidul Keesokan paginya seperti biasa Bude sudah bangun dan melaksanakan ibadah sholat subuh. Begitupun dengan Rani yang juga melaksanakan sholat subuh. Rani langsung ke dapur setelah menunaikan ibadah sholat subuh. Tidak lama disusul oleh Bude dan langsung mengambil bahan masakan serta mengiris bahan untuk memasak. Rani dan Bude sangat […]

      Okt 16, 2024
    • Rumusan dasar negara yang dikemukakan oleh Mr. Soepomo memiliki peran sangat penting dalam pembentukan dasar negara Indonesia. Dalam sidang BPUPKI, Mr. Soepomo menjelaskan gagasan ini dengan jelas, menekankan pentingnya persatuan dan keadilan sosial. Dengan demikian, fokusnya pada teori negara integralistik membantu menyatukan pemerintah dan rakyat dalam satu kesatuan. Lebih lanjut, gagasan ini tidak hanya membentuk […]

      Okt 21, 2024

    Latest News

    Buy Pin Up Calendar E-book On-line At Low Prices In India After the installation is complete, you’ll have the flexibility […]

    Jun 21, 2021

    Karya Nurlaili Alumni KMO Alineaku Hampir 10 bulan, Pandemi Covid -19 telah melanda dunia dengan cepat dan secara tiba-tiba. Hal […]

    Des 07, 2021

    Karya Lailatul Muniroh, S.Pd Alumni KMO Alineaku Rania akhirnya menikah juga kamu,,,  begitu kata teman2nya menggoda, Yaa,,,Rania bukan anak.yang cantik […]

    Des 07, 2021

    Karya Marsella. Mangangantung Alumni KMO Alineaku Banyak anak perempuan mengatakan bahwa sosok pria yang menjadi cinta pertama mereka adalah Ayah. […]

    Des 07, 2021

    Karya Any Mewa Alumni KMO Alineaku Bukankah sepasang sejoli memutuskan bersatu dalam ikatan pernikahan demi menciptakan damai bersama? Tetapi bagaimana […]

    Des 07, 2021