KATEGORI
  • Adat & Budaya
  • Agrikultur
  • Aksi
  • Antalogi
  • Arsitektur
  • Artikel
  • Asmara
  • Autobiografi
  • autobiography
  • Bahasa & Sastra
  • basedonmyrealitylife
  • Berita Alineaku
  • betonredofficial.com
  • billybets.ch
  • Bisnis
  • Branding
  • Buku
  • Catatan Harian
  • Cerita Anak
  • Cerita Bersambung
  • Cerita Pendek
  • Cerita Rakyat
  • Cerpen
  • Cinta
  • Cita – Cita dan Harapan
  • Dongeng
  • Drama
  • Ekonomi
  • Epos
  • Event
  • Fabel
  • Fanfiction
  • Fantasi
  • Fiksi
  • Gaya Hidup
  • ggbetofficial.de
  • gullybetofficial.com
  • Hiburan
  • Hobi
  • Hubungan Antarpribadi
  • Hukum
  • Humanis
  • Humor
  • Ilmu Manajemen
  • Inspirasi
  • Istri
  • Kampus
  • Karir dan Kewirausahaan
  • Keagamaan
  • Keluarga
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kesehatan Mental
  • Ketenagakerjaan
  • Kisa Masa Kecil
  • Kisah Inspiratif
  • Kritik Media
  • Kuliner
  • Legenda
  • Lifestyle
  • Lingkungan Hidup
  • Madhoe Retna
  • Manajemen
  • mengelola toko
  • Mental Health
  • Metafisika
  • montecryptoscasinos.com
  • Moralitas
  • Motivasi
  • mrpachocasino.ch
  • Nonfiksi Dokumenter
  • Novel
  • novos-casinos
  • Nutrisi
  • Nutrition
  • okrogslovenije
  • Opini
  • Organisasi
  • Otomotif
  • Pablic
  • Parenting
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendidikan Karir
  • Pendidikan Keuangan
  • pengalaman hidup
  • Pengembangan Diri
  • Perjalanan Hidup
  • Pernikahan
  • Persahabatan
  • Pertemanan
  • Petualangan
  • Petualangan Alam
  • Pilih Kategori
  • Pilih Menu
  • Pin-Up oyunu
  • Pin-UP VCH
  • Pin-Up yukle
  • Politik
  • Post
  • Psikologi
  • Psikologi Sosial
  • Public
  • Puisi
  • Romansa
  • Romantisme kehidupan
  • Rumah Tangga
  • Satir
  • SDM
  • Sejarah
  • Self-Acceptance
  • Self-Awareness
  • Seni & Budaya
  • Sosial
  • spiritual journey
  • Strategi
  • Teknologi
  • Tempat Wisata
  • Traveling
  • Uncategorized
  • Wanita
  • Youth
  • Beranda » Artikel » Bab 18. Pohon Seblak

    Bab 18. Pohon Seblak

    BY 09 Jun 2026 Dilihat: 6 kali
    Pohon Seblak_alineaku

    Sebuah kata selalu mewakili tiap kisah dan sebuah cerita yang unik di Dunia Imajinasi. Dunia yang begitu luas hingga terasa seperti tak ada ujungnya. Salah satunya adalah kisah dari sebuah pohon yang dinamakan Pohon Seblak. Memang unik dan agak aneh, tetapi semuanya bisa terjadi di dunia ini. Tanpa berlama-lama, mari kita simak kisahnya.

    “Sate… sate…. dijual seporsi tiga perunggu… sate… sate…”
    “Cumi bakar… cumi bakar… harga terjangkau… bisa dinikmati kapan pun…”
    “Kambing guling… memikat semua kalangan… butuh yang daging-daging… di sini tempatnya…”

    Banyak sekali jajanan kuliner di Kota Makan Basah, kota yang selalu ramai dengan berbagai hidangan kuliner basah yang menggoda. Selalu ada pengunjung di berbagai tempat di kota itu. Kota itu selalu menjadi destinasi wisata kuliner paling populer dari seluruh jajaran kota kuliner lainnya.

    “Kerupuk… kerupuk… dijual kerupuk…. hanya setengah perunggu… sudah bisa menikmati jajanan ini…”

    Basah Panas adalah penjual kerupuk yang sering berkeliling kota tersebut.

    “Maaf… di sini hanya boleh menjual kuliner basah… kamu dilarang untuk berjualan makanan kering. Ini sudah peraturannya.”

    Basah Panas sedih. Dagangannya diambil dan disita selama seminggu.

    Basah Panas berasal dari Kota Makan Kering dan diasingkan dari kotanya sendiri, dikarenakan dirinya adalah anak yang tidak diinginkan oleh kota itu. Kota tersebut memiliki peraturan bahwa tidak boleh ada anak yang lahir di luar sebuah pernikahan resmi. Bila ketahuan, maka anak itu akan diasingkan. Peraturan yang tidak adil pastinya. Kenapa hanya anak-anak yang dihukum, bukan orang dewasa? Kota itu dikecam oleh banyak tempat soal peraturan seperti itu, tetapi kota tersebut tidak peduli karena lebih memfokuskan pada kebersihan, baik secara jualan kulinernya maupun para jiwa di dalamnya.

    Basah Panas hanya bisa menangis dengan semua yang terjadi pada dirinya. Kuah Kaldu dari Kota Makan Basah menampungnya dengan syarat membantunya berjualan kuliner yang dimilikinya.

    “Takoyaki Kuah… silahkan menikmati… rasa unik dan terjangkau… seporsi hanya empat perunggu…. ayo datang ke tempat kami….”

    “Ayo… ceker kuah… ceker kuah… kenikmatan yang unik….”

    “Bakso pedas…. bakso pedas……”

    Banyak yang berjualan di daerah tempat Kuah Kaldu berjualan, tetapi orang-orang tidak ada yang menghampiri mereka.

    “Kenapa sih… sejak anak itu datang… jualan kita sepi….”

    “Iya… jualan orang yang menampungnya juga menjadi sepi….”

    “Jangan-jangan benar gosip soal anak haram yang membawa petaka.”

    Desas-desus tentang Basah Panas memenuhi setiap telinga di kota itu.

    “Usir… anak haram…. usir…..”

    “Kami tidak butuh anak haram……”

    Penduduk mulai termakan gosip yang semakin memanas. Kuah Kaldu dan Basah Panas diusir dari kota itu.

    “Kuah tidak salah apa-apa… usir aku saja…. jangan dia juga….”

    Basah Panas membela Kuah Kaldu.

    “Jangan dengarkan dia…. cukup usir kami saja…. tolong… jangan sakiti dia….”

    Kuah Kaldu tidak mau berpisah dengannya dan ingin terus dekat dengan Basah Panas. Mereka berdua pun diusir dari kota itu.

    Dua tahun kemudian, terdengarlah sebuah lonceng yang menandakan akan terjadi musibah yang hebat. Lonceng itu biasa berputar-putar di Dunia Imajinasi untuk memberitakan adanya musibah dahsyat. Gempa bumi yang begitu dahsyat menghancurkan Kota Makan Basah dan sebagian Kota Makan Kering. Sejak kejadian bencana itu, perlahan para wisatawan hilang satu per satu.

    “Wangi apa ini…. tercium sangat lezat….”

    “Hmmmm… aroma pedasnya… membuatku ingin menghampirinya….”

    Perlahan para wisatawan mengikuti aroma yang memikat itu. Ada sebuah pohon besar dan sebuah tulisan:

    “SELAMAT DATANG, NIKMATILAH KULINER KAMI”

    Sesampainya di sana, para wisatawan terkejut dengan mangkuk yang berisi bermacam-macam bentuk makanan.

    “Makanan apakah ini? Aku baru pertama kalinya melihat makanan seperti ini.”

    Satu per satu para wisatawan memesan makanan tersebut yang dijuluki POHON SEBLAK. Dalam sebuah mangkuk terdapat banyak macam jamur, daging, kerupuk, bakso, dan banyak lainnya. Ditambah harganya cukup terjangkau, yaitu dua puluh perunggu. Rasa dan aroma yang begitu memikat, tekstur yang pas dan nikmat di lidah, membuat pengunjung terus berdatangan.

    Basah Panas dan Kuah Kaldu adalah sepasang kekasih yang menciptakan rasa seblak baru yang belum pernah ada. Ditambah perjuangan mereka selama dua tahun untuk menciptakan rasa yang unik dan memikat, semua usaha itu akhirnya membuahkan hasil yang setimpal dengan berbagai kejadian yang mereka alami.

    Dunia Imajinasi memiliki makanan paling populer, khususnya di kalangan kuliner basah, bernama POHON SEBLAK.

     

     

    Kreator : David W. Rehatta (Dsmile5)

    Bagikan ke

    Comment Closed: Bab 18. Pohon Seblak

    Sorry, comment are closed for this post.

    Popular News

    • Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tidak lahir begitu saja. Di balik perumusan lima sila yang menjadi pondasi bangsa ini, ada pemikiran mendalam dari para tokoh pendiri bangsa, salah satunya adalah Soekarno. Pemikiran Soekarno dalam merumuskan Pancasila sebagai dasar negara menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah Indonesia. Lalu, apa saja pemikiran Soekarno tentang dasar negara […]

      Des 02, 2024
    • Dalam dunia pendidikan modern, pendekatan sosial emosional semakin banyak dibahas. Salah satu model yang mendapatkan perhatian khusus adalah **EMC2 sosial emosional**. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Definisi EMC2 sosial emosional? Mengapa pendekatan ini penting dalam pembelajaran? Mari kita bahas lebih lanjut untuk memahami bagaimana EMC2 berperan dalam perkembangan siswa secara keseluruhan. Definisi EMC2 Sosial […]

      Okt 02, 2024
    • Part 15: Warung Kopi Klotok  Sesampainya di tempat tujuan, Rama mencari tempat ternyaman untuk parkir. Bude langsung mengajak Rani dan Rama segera masuk ke warung Kopi Klotok. Rama sudah reservasi tempat terlebih dahulu karena tempat ini selalu banyak pengunjung dan saling berebut tempat yang ternyaman dan posisi view yang pas bagi pengunjung. Bude langsung memesan […]

      Okt 01, 2024
    • Part 16 : Alun – Alun  Kidul Keesokan paginya seperti biasa Bude sudah bangun dan melaksanakan ibadah sholat subuh. Begitupun dengan Rani yang juga melaksanakan sholat subuh. Rani langsung ke dapur setelah menunaikan ibadah sholat subuh. Tidak lama disusul oleh Bude dan langsung mengambil bahan masakan serta mengiris bahan untuk memasak. Rani dan Bude sangat […]

      Okt 16, 2024
    • Rumusan dasar negara yang dikemukakan oleh Mr. Soepomo memiliki peran sangat penting dalam pembentukan dasar negara Indonesia. Dalam sidang BPUPKI, Mr. Soepomo menjelaskan gagasan ini dengan jelas, menekankan pentingnya persatuan dan keadilan sosial. Dengan demikian, fokusnya pada teori negara integralistik membantu menyatukan pemerintah dan rakyat dalam satu kesatuan. Lebih lanjut, gagasan ini tidak hanya membentuk […]

      Okt 21, 2024

    Latest News

    Buy Pin Up Calendar E-book On-line At Low Prices In India After the installation is complete, you’ll have the flexibility […]

    Jun 21, 2021

    Karya Nurlaili Alumni KMO Alineaku Hampir 10 bulan, Pandemi Covid -19 telah melanda dunia dengan cepat dan secara tiba-tiba. Hal […]

    Des 07, 2021

    Karya Lailatul Muniroh, S.Pd Alumni KMO Alineaku Rania akhirnya menikah juga kamu,,,  begitu kata teman2nya menggoda, Yaa,,,Rania bukan anak.yang cantik […]

    Des 07, 2021

    Karya Marsella. Mangangantung Alumni KMO Alineaku Banyak anak perempuan mengatakan bahwa sosok pria yang menjadi cinta pertama mereka adalah Ayah. […]

    Des 07, 2021

    Karya Any Mewa Alumni KMO Alineaku Bukankah sepasang sejoli memutuskan bersatu dalam ikatan pernikahan demi menciptakan damai bersama? Tetapi bagaimana […]

    Des 07, 2021