KATEGORI
  • Adat & Budaya
  • Agrikultur
  • Aksi
  • Antalogi
  • Arsitektur
  • Artikel
  • Asmara
  • Autobiografi
  • autobiography
  • Bahasa & Sastra
  • basedonmyrealitylife
  • Berita Alineaku
  • betonredofficial.com
  • billybets.ch
  • Bisnis
  • Branding
  • Buku
  • Catatan Harian
  • Cerita Anak
  • Cerita Bersambung
  • Cerita Pendek
  • Cerita Rakyat
  • Cerpen
  • Cinta
  • Cita – Cita dan Harapan
  • Dongeng
  • Drama
  • Ekonomi
  • Epos
  • Event
  • Fabel
  • Fanfiction
  • Fantasi
  • Fiksi
  • Gaya Hidup
  • ggbetofficial.de
  • gullybetofficial.com
  • Hiburan
  • Hobi
  • Hubungan Antarpribadi
  • Hukum
  • Humanis
  • Humor
  • Ilmu Manajemen
  • Inspirasi
  • Istri
  • Kampus
  • Karir dan Kewirausahaan
  • Keagamaan
  • Keluarga
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kesehatan Mental
  • Ketenagakerjaan
  • Kisa Masa Kecil
  • Kisah Inspiratif
  • Kritik Media
  • Kuliner
  • Legenda
  • Lifestyle
  • Lingkungan Hidup
  • Madhoe Retna
  • Manajemen
  • mengelola toko
  • Mental Health
  • Metafisika
  • montecryptoscasinos.com
  • Moralitas
  • Motivasi
  • mrpachocasino.ch
  • Nonfiksi Dokumenter
  • Novel
  • novos-casinos
  • Nutrisi
  • Nutrition
  • okrogslovenije
  • Opini
  • Organisasi
  • Otomotif
  • Pablic
  • Parenting
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendidikan Karir
  • Pendidikan Keuangan
  • pengalaman hidup
  • Pengembangan Diri
  • Perjalanan Hidup
  • Pernikahan
  • Persahabatan
  • Pertemanan
  • Petualangan
  • Petualangan Alam
  • Pilih Kategori
  • Pilih Menu
  • Pin-Up oyunu
  • Pin-UP VCH
  • Pin-Up yukle
  • Politik
  • Post
  • Psikologi
  • Psikologi Sosial
  • Public
  • Puisi
  • Romansa
  • Romantisme kehidupan
  • Rumah Tangga
  • Satir
  • SDM
  • Sejarah
  • Self-Acceptance
  • Self-Awareness
  • Seni & Budaya
  • Sosial
  • spiritual journey
  • Strategi
  • Teknologi
  • Tempat Wisata
  • Traveling
  • Uncategorized
  • Wanita
  • Youth
  • Beranda » Artikel » Bab 6 – Puisi Untuk Buah Hati

    Bab 6 – Puisi Untuk Buah Hati

    BY 15 Jul 2026 Dilihat: 4 kali
    Puisi Untuk Tuhan_alineaku

    Bintang Kecilku

    Di matamu, aku melihat masa depan.

    Di jemari mungilmu, kutitip segenap harapan.

    Kau adalah doa yang Tuhan kabulkan.

    Anugerah terindah yang takkan pernah tergantikan.

     

    Tumbuhlah dengan berani, anakku sayang.

    Meski dunia kadang,

    Membawa bimbang dan guncang.

    Yakinlah dengan pertolongan Tuhan.

     

    Anakku,

    Pelukku akan selalu menjadi rumah.

    Tempatmu pulang saat lelah.

    Tempatmu bersandar saat gundah.

     

    Cintaku padamu tak bertepi dan tak berpenghujung.

    Saat panas terik maupun mendung.

    Semoga kau menjadi orang yang beruntung.

    Mendapatkan ridho dari Dzat Yang Maha Agung.

     

    Do’a Seorang Ibu.

     

    Anakku,

    Jika hidup Ibu hanyalah setitik cahaya,

    Aku berharap engkau menjadi bintang,

    Yang menerangi lebih luas,

    Dari yang pernah ibu mampu lakukan.

     

    Jika langkah Ibu penuh kekurangan,

    Biarlah langkahmu lebih teguh,

    Lebih tinggi meraih mimpi,

    Dan lebih dipenuhi keberkahan.

     

    Melihatmu tumbuh,

    Menjadi pribadi yang lebih baik,

    Lebih bijaksana dan lebih bahagia.

    Adalah kebahagiaan ibu yang sebenarnya.

     

    Maafkan Kami

    Anak-anakku,

    Di penghujung usia yang kian senja,

    Sering terlontar sebuah tanya.

    Sudahkah kami menjadi orang tua,

    Yang cukup layak untuk kalian semua?

     

    Kadang hari-hari kulewati,

    Dengan lelah yang mengalahkan sabar.

    Sehingga kata-kata yang keluar,

    Tanpa sadar telah membakar,

    Tanpa kurela,  membuatmu terluka.

     

    Ku mengerti,

    Tak semua yang kuberikan,

    Adalah yang terbaik.

    Tak semua yang ku ajarkan,

    Mampu menjadi satu pegangan.

     

    Maafkan Ibu, maafkan Ayah.

    Atas segala silap dan salah.

    Percayalah,

    Kami menyayangi kalian,

    Lebih dari yang mampu kami ungkapkan.

     

    Bangkit lagi

    Anakku,

    Ibu tahu ada duka yang tak selalu bisa kau ceritakan.

    Ada luka yang hanya mampu kau simpan.

    Hingga kadang, tersenyum pun kau enggan.

     

    Ibu ingin kau kuat,

    Tapi tak hendak memaksamu untuk terus berlari,

    Tegak berdiri.

    Saat kakimu lemah lunglai.

     

    Kadang tak mengapa berjalan perlahan,

    Sangat pelaan.

    Atau jika kau ingin berhenti sejenak, berhentilah.

    Jika kau ingin menangis, menangislah.

     

    Ibu hanya meminta,

    Jangan pernah padamkan semua harapan.

    Jangan pernah izinkan putus asa menyapa,

     Hanya karena satu malam yang gelap gulita.

     

    Percayalah,

    Selagi masih ada hari,

    Mentari kan bersinar lagi.

    Bunga-bunga pun akan kembali berseri.

     

    Hidup tak selalu meminta kita menang sekarang.

    Kadang cukup bagimu bertahan.

    Jika kau belum percaya pada dirimu,

    Izinkanlah ibu yang mempercayaimu lebih dulu.

     

    Sebab di mata Ibu,

    Engkau bukan seorang yang gagal,

    Melainkan hati yang lelah,

    Dan sedang belajar bangkit lagi.

     

    Pantun Nasehat

    Jika Al Qadir itu Maha Kuasa,

    Maka Al Karim adalah Maha Mulia.

    Cinta dan kasih Ibu sepanjang masa,

    Mengiringi langkah Ananda, sepenuh jiwa.

     

    Burung merpati terbang melayang,

    Hinggap sebentar, di pohon jati.

    Jangan berkecil hati, anakku sayang.

    Meski cobaan silih berganti.

     

    Jalan-jalan ke tengah kota,

    Pagi ramai, siang apalagi.

    Teruslah berjuang meraih cita,

    Jangan biarkan harapan pergi.

     

    Bintang bersinar di tengah malam,

    Cahayanya indah, lembut menerangi.

    Jka lelah datang bertandang,

    Ingatlah doa ibu, selalu menemani.

     

    Pohon cemara tegak berdiri,

    Meskipun badai datang dan pergi.

    Bila dunia meragukanmu hari ini,

    Ibu lah yang akan percaya sampai nanti.

     

    Burung nuri pulang ke sarang,

    Sarang berada di dekat rumah.

    Jika hari ini kau belum menang,

    Jangan pernah engkau menyerah.

     

    Terima Kasih Anakku

    Anakku,

    Ibu melihat lelah yang kau sembunyikan.

    Dan langkah-langkah yang tetap kau lanjutkan,

    Meski tujuan masih jauh di depan.

     

    Terima kasih karena kau telah berani mencoba.

    Kau tetap teguh berdiri,

    Walaupun harapanmu belum juga tercapai.

    Saat banyak orang memilih menyerah dan pergi.

     

    Ibu tak hanya bangga,

    Karena keberhasilanmu semata.

    Ibu juga sangat  bangga,

    Karena kau terus berjuang, meski berkali-kali kecewa.

     

    Jangan bersedih jika impian itu belum datang hari ini.

    Bagi ibu,

    Usaha yang kau lakukan dengan segenap jiwa,

    Adalah awal kemenangan yang sebenarnya.

     

    Dan selama kau masih melangkah,

    Do’a ibu kan selalu mengiringi,

    Menguatkanmu dalam diam.

    Hingga Allah Ta’ala memberikan jalan terbaik-Nya untukmu.

     

    Kanggo Anakku

    Duh anakku, titipane Sing Moho Kuoso.

    Tansah elingo, 

    Yen awake dewe iku manungso.

    Panggone salah, panggone doso.

    Ojo sembrono, tansaho waspodo.

    Ora usah kegeden rumongso.

    Sok kuoso lan sok biso. 

    Opo maneh ngasi  ngremehke wong liyo.

    Opo kang ono gur sawetoro.

    Omah, rojo koyo lan rojo brono.

    Gor sing dienggo ngamal bakal ngetutno.

    Liyane muspro banjur sirno.

    Taato maring Gusti  Kang Murbo Waseso.

    Bekti wong tuo lan guru-guru iro.

    Kanti becik, srawungono sepodo-podo.

    Menowo salah akonono  lan jaluko pangapuro.

    Mesti Gusti Allah tambah tresno.

    Sahingga uripmu Mulyo lan bahagio.

     

     

    Kreator : Siti Karimah (Putri Waha)

    Bagikan ke

    Comment Closed: Bab 6 – Puisi Untuk Buah Hati

    Sorry, comment are closed for this post.

    Popular News

    • Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tidak lahir begitu saja. Di balik perumusan lima sila yang menjadi pondasi bangsa ini, ada pemikiran mendalam dari para tokoh pendiri bangsa, salah satunya adalah Soekarno. Pemikiran Soekarno dalam merumuskan Pancasila sebagai dasar negara menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah Indonesia. Lalu, apa saja pemikiran Soekarno tentang dasar negara […]

      Des 02, 2024
    • Dalam dunia pendidikan modern, pendekatan sosial emosional semakin banyak dibahas. Salah satu model yang mendapatkan perhatian khusus adalah **EMC2 sosial emosional**. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Definisi EMC2 sosial emosional? Mengapa pendekatan ini penting dalam pembelajaran? Mari kita bahas lebih lanjut untuk memahami bagaimana EMC2 berperan dalam perkembangan siswa secara keseluruhan. Definisi EMC2 Sosial […]

      Okt 02, 2024
    • Part 15: Warung Kopi Klotok  Sesampainya di tempat tujuan, Rama mencari tempat ternyaman untuk parkir. Bude langsung mengajak Rani dan Rama segera masuk ke warung Kopi Klotok. Rama sudah reservasi tempat terlebih dahulu karena tempat ini selalu banyak pengunjung dan saling berebut tempat yang ternyaman dan posisi view yang pas bagi pengunjung. Bude langsung memesan […]

      Okt 01, 2024
    • Part 16 : Alun – Alun  Kidul Keesokan paginya seperti biasa Bude sudah bangun dan melaksanakan ibadah sholat subuh. Begitupun dengan Rani yang juga melaksanakan sholat subuh. Rani langsung ke dapur setelah menunaikan ibadah sholat subuh. Tidak lama disusul oleh Bude dan langsung mengambil bahan masakan serta mengiris bahan untuk memasak. Rani dan Bude sangat […]

      Okt 16, 2024
    • Rumusan dasar negara yang dikemukakan oleh Mr. Soepomo memiliki peran sangat penting dalam pembentukan dasar negara Indonesia. Dalam sidang BPUPKI, Mr. Soepomo menjelaskan gagasan ini dengan jelas, menekankan pentingnya persatuan dan keadilan sosial. Dengan demikian, fokusnya pada teori negara integralistik membantu menyatukan pemerintah dan rakyat dalam satu kesatuan. Lebih lanjut, gagasan ini tidak hanya membentuk […]

      Okt 21, 2024

    Latest News

    Buy Pin Up Calendar E-book On-line At Low Prices In India After the installation is complete, you’ll have the flexibility […]

    Jun 21, 2021

    Karya Nurlaili Alumni KMO Alineaku Hampir 10 bulan, Pandemi Covid -19 telah melanda dunia dengan cepat dan secara tiba-tiba. Hal […]

    Des 07, 2021

    Karya Lailatul Muniroh, S.Pd Alumni KMO Alineaku Rania akhirnya menikah juga kamu,,,  begitu kata teman2nya menggoda, Yaa,,,Rania bukan anak.yang cantik […]

    Des 07, 2021

    Karya Marsella. Mangangantung Alumni KMO Alineaku Banyak anak perempuan mengatakan bahwa sosok pria yang menjadi cinta pertama mereka adalah Ayah. […]

    Des 07, 2021

    Karya Any Mewa Alumni KMO Alineaku Bukankah sepasang sejoli memutuskan bersatu dalam ikatan pernikahan demi menciptakan damai bersama? Tetapi bagaimana […]

    Des 07, 2021