Hidup tak pernah berhenti
ia terus berjalan
meski hati ingin tinggal
di waktu yang penuh kebersamaan
Dua tahun kita rasakan
rumah yang dulu hanya doa
menjadi nyata dalam genggaman
menjadi saksi cinta yang dijaga-Nya
Namun Engkau, ya Allah
lebih tahu batas setiap pertemuan
dan lebih mengerti
kapan sebuah titipan harus Engkau panggil pulang
Ujian itu datang perlahan
melalui sakit yang menguji kesabaran
mengajarkan kami
bahwa sehat adalah nikmat yang sering terlupakan
Aku melihatnya bertahan
dalam lemah yang ia sembunyikan
tetap tersenyum
meski tubuhnya tak lagi sekuat dulu menahan
Dan aku hanya bisa
menguatkan dengan doa
menyebut namanya dalam sujud
berharap Engkau menahan waktu lebih lama
Ya Allah
jika masih ada kesempatan
panjangkanlah umurnya dalam kebaikan
dan sembuhkanlah ia dengan kasih sayang-Mu
Namun jika Engkau berkehendak lain
kuatkanlah hatiku untuk menerima
takdir yang bahkan air mata pun
tak mampu menjelaskannya
Hingga pada hari itu
Engkau memanggilnya kembali
bukan sebagai kehilangan semata
tetapi sebagai titipan yang telah selesai masa jaganya di bumi
Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un
dari-Mu ia datang
dan kepada-Mu ia kembali
dalam damai yang tak lagi tersentuh rasa sakit
Betapa hancurnya hati ini
bukan karena tak percaya takdir
tetapi karena rindu
yang kini tak lagi bisa kupeluk dalam nyata
Namun aku belajar
pelan pelan dalam tangis yang panjang
bahwa cinta sejati bukan memiliki selamanya
melainkan merelakan dengan penuh keikhlasan
Aku percaya ya Allah
Engkau tidak mengambil tanpa mengganti
Engkau tidak menguji tanpa memberi jalan
dan Engkau tidak memisahkan tanpa menyimpan kebaikan
Mungkin ia kini lebih tenang
di tempat terbaik di sisi-Mu
dan aku di sini
melanjutkan hidup dengan doa yang tak pernah putus untuknya
Ya Allah
jadikan setiap sabarku sebagai pahala
setiap rinduku sebagai doa
dan setiap air mataku sebagai penghapus dosa
Pertemukan kami kembali
di waktu yang Engkau janjikan
bukan lagi dalam dunia yang sementara
tetapi dalam keabadian yang penuh kebahagiaan
Karena aku yakin
yang kami jaga selama ini bukan hanya cinta
tetapi juga iman
yang akan mempertemukan kami kembali suatu saat nanti
Dan kini aku mengerti
yang tak pernah usai bukanlah kehilangan ini
melainkan cinta
yang tetap hidup dalam doa
hingga nanti kami dipertemukan kembali oleh-Mu
Kreator : Ramlah (Ellani)
Comment Closed: BAB 6. Titipan yang Kembali pada-Nya
Sorry, comment are closed for this post.