KATEGORI
  • Adat & Budaya
  • Agrikultur
  • Aksi
  • Antalogi
  • Arsitektur
  • Artikel
  • Asmara
  • Autobiografi
  • autobiography
  • Bahasa & Sastra
  • basedonmyrealitylife
  • Berita Alineaku
  • betonredofficial.com
  • billybets.ch
  • Bisnis
  • Branding
  • Buku
  • Catatan Harian
  • Cerita Anak
  • Cerita Bersambung
  • Cerita Pendek
  • Cerita Rakyat
  • Cerpen
  • Cinta
  • Cita – Cita dan Harapan
  • Dongeng
  • Drama
  • Ekonomi
  • Epos
  • Event
  • Fabel
  • Fanfiction
  • Fantasi
  • Fiksi
  • Gaya Hidup
  • ggbetofficial.de
  • gullybetofficial.com
  • Hiburan
  • Hobi
  • Hubungan Antarpribadi
  • Hukum
  • Humanis
  • Humor
  • Ilmu Manajemen
  • Inspirasi
  • Istri
  • Kampus
  • Karir dan Kewirausahaan
  • Keagamaan
  • Keluarga
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kesehatan Mental
  • Ketenagakerjaan
  • Kisa Masa Kecil
  • Kisah Inspiratif
  • Kritik Media
  • Kuliner
  • Legenda
  • Lifestyle
  • Lingkungan Hidup
  • Madhoe Retna
  • Manajemen
  • mengelola toko
  • Mental Health
  • Metafisika
  • montecryptoscasinos.com
  • Moralitas
  • Motivasi
  • mrpachocasino.ch
  • Nonfiksi Dokumenter
  • Novel
  • novos-casinos
  • Nutrisi
  • Nutrition
  • okrogslovenije
  • Opini
  • Organisasi
  • Otomotif
  • Pablic
  • Parenting
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendidikan Karir
  • Pendidikan Keuangan
  • pengalaman hidup
  • Pengembangan Diri
  • Perjalanan Hidup
  • Pernikahan
  • Persahabatan
  • Pertemanan
  • Petualangan
  • Petualangan Alam
  • Pilih Kategori
  • Pilih Menu
  • Pin-Up oyunu
  • Pin-UP VCH
  • Pin-Up yukle
  • Politik
  • Post
  • Psikologi
  • Psikologi Sosial
  • Public
  • Puisi
  • Romansa
  • Romantisme kehidupan
  • Rumah Tangga
  • Satir
  • SDM
  • Sejarah
  • Self-Acceptance
  • Self-Awareness
  • Seni & Budaya
  • Sosial
  • spiritual journey
  • Strategi
  • Teknologi
  • Tempat Wisata
  • Traveling
  • Uncategorized
  • Wanita
  • Youth
  • Beranda » Artikel » BAB 8. Rindu yang Tak Pernah Usai

    BAB 8. Rindu yang Tak Pernah Usai

    BY 21 Jun 2026 Dilihat: 7 kali
    Rumah yang Kembali Kita Temukan_alineaku

    Aku menyimpan rindu
    yang tak lagi punya tujuan pulang
    pada dua nama yang selalu hidup
    di setiap detak yang kupaksakan kuat
    ayah…
    dan engkau, suamiku…

    Waktu berjalan, katanya
    namun rinduku tetap tinggal
    tak ikut beranjak
    ia menetap, diam…
    tapi terasa begitu dalam

    Ayah…
    aku masih anakmu yang dulu
    yang sering keras kepala
    yang sering tak mendengar
    namun kini…
    aku justru mencari suaramu
    di antara sunyi yang panjang

    Aku rindu nasihatmu
    yang dulu terasa biasa
    kini menjadi sesuatu yang sangat berharga
    yang tak bisa lagi kudengar
    meski hanya sekali

    Dan engkau… suamiku…
    tempatku pulang yang kini telah tiada
    aku rindu caramu menguatkanku
    saat dunia terasa terlalu berat

    Suamiku…
    aku butuh kehadiran sosokmu
    saat anak-anak mulai tak mendengarkan nasehatku
    aku berdiri sendiri di hadapan mereka
    menjadi kuat, meski hati sering goyah

    Aku sering terdiam
    membayangkan…
    andai engkau masih ada
    pasti engkau akan membantu menenangkan mereka
    dengan caramu yang bijak
    yang selalu berhasil membuat segalanya lebih mudah

    Aku ingat…
    saat aku lelah bekerja
    saat tugas terasa begitu berat
    andai engkau ada
    pasti engkau akan datang
    membantuku tanpa banyak kata

    Mungkin hanya dengan senyummu
    atau dengan kehadiranmu di sampingku
    itu sudah cukup
    untuk membuatku merasa tidak sendiri

    Kini…
    aku menjalani semua sendiri
    menjadi kuat untuk anak-anak
    menjadi sabar untuk keadaan
    meski sering kali…
    aku hanya ingin menangis tanpa suara

    Air mata ini jatuh
    tanpa tahu waktu
    kadang di tengah kesibukan
    kadang di sunyi malam yang panjang
    kadang hanya karena kenangan kecil
    yang tiba-tiba hadir tanpa izin

    Aku lelah…
    tapi aku harus tetap berjalan
    karena ada harapan
    yang masih harus kujaga

    Ayah…
    Suamiku…
    jika kalian bisa melihatku dari sana
    aku hanya ingin kalian tahu
    aku berusaha sekuat mungkin

    Aku menjaga apa yang kalian titipkan
    aku menjalani hidup yang kalian tinggalkan
    meski tak mudah
    meski sering terasa rapuh

    Aku percaya…
    kalian kini berada di tempat yang lebih indah
    lebih tenang
    di sisi Sang Pencipta

    Dan di setiap doa yang kupanjatkan
    aku selalu menyebut nama kalian
    dengan rindu yang tak pernah berkurang

    Jika suatu saat nanti
    Allah mempertemukan kita kembali
    aku ingin memeluk kalian lebih lama
    dan berkata…

    “Aku kuat… karena kalian pernah ada”

     

    Kreator : Ramlah (Ellani)

    Bagikan ke

    Comment Closed: BAB 8. Rindu yang Tak Pernah Usai

    Sorry, comment are closed for this post.

    Popular News

    • Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tidak lahir begitu saja. Di balik perumusan lima sila yang menjadi pondasi bangsa ini, ada pemikiran mendalam dari para tokoh pendiri bangsa, salah satunya adalah Soekarno. Pemikiran Soekarno dalam merumuskan Pancasila sebagai dasar negara menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah Indonesia. Lalu, apa saja pemikiran Soekarno tentang dasar negara […]

      Des 02, 2024
    • Dalam dunia pendidikan modern, pendekatan sosial emosional semakin banyak dibahas. Salah satu model yang mendapatkan perhatian khusus adalah **EMC2 sosial emosional**. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Definisi EMC2 sosial emosional? Mengapa pendekatan ini penting dalam pembelajaran? Mari kita bahas lebih lanjut untuk memahami bagaimana EMC2 berperan dalam perkembangan siswa secara keseluruhan. Definisi EMC2 Sosial […]

      Okt 02, 2024
    • Part 15: Warung Kopi Klotok  Sesampainya di tempat tujuan, Rama mencari tempat ternyaman untuk parkir. Bude langsung mengajak Rani dan Rama segera masuk ke warung Kopi Klotok. Rama sudah reservasi tempat terlebih dahulu karena tempat ini selalu banyak pengunjung dan saling berebut tempat yang ternyaman dan posisi view yang pas bagi pengunjung. Bude langsung memesan […]

      Okt 01, 2024
    • Part 16 : Alun – Alun  Kidul Keesokan paginya seperti biasa Bude sudah bangun dan melaksanakan ibadah sholat subuh. Begitupun dengan Rani yang juga melaksanakan sholat subuh. Rani langsung ke dapur setelah menunaikan ibadah sholat subuh. Tidak lama disusul oleh Bude dan langsung mengambil bahan masakan serta mengiris bahan untuk memasak. Rani dan Bude sangat […]

      Okt 16, 2024
    • Rumusan dasar negara yang dikemukakan oleh Mr. Soepomo memiliki peran sangat penting dalam pembentukan dasar negara Indonesia. Dalam sidang BPUPKI, Mr. Soepomo menjelaskan gagasan ini dengan jelas, menekankan pentingnya persatuan dan keadilan sosial. Dengan demikian, fokusnya pada teori negara integralistik membantu menyatukan pemerintah dan rakyat dalam satu kesatuan. Lebih lanjut, gagasan ini tidak hanya membentuk […]

      Okt 21, 2024

    Latest News

    Buy Pin Up Calendar E-book On-line At Low Prices In India After the installation is complete, you’ll have the flexibility […]

    Jun 21, 2021

    Karya Nurlaili Alumni KMO Alineaku Hampir 10 bulan, Pandemi Covid -19 telah melanda dunia dengan cepat dan secara tiba-tiba. Hal […]

    Des 07, 2021

    Karya Lailatul Muniroh, S.Pd Alumni KMO Alineaku Rania akhirnya menikah juga kamu,,,  begitu kata teman2nya menggoda, Yaa,,,Rania bukan anak.yang cantik […]

    Des 07, 2021

    Karya Marsella. Mangangantung Alumni KMO Alineaku Banyak anak perempuan mengatakan bahwa sosok pria yang menjadi cinta pertama mereka adalah Ayah. […]

    Des 07, 2021

    Karya Any Mewa Alumni KMO Alineaku Bukankah sepasang sejoli memutuskan bersatu dalam ikatan pernikahan demi menciptakan damai bersama? Tetapi bagaimana […]

    Des 07, 2021