KATEGORI
  • Adat & Budaya
  • Agrikultur
  • Aksi
  • Antalogi
  • Arsitektur
  • Artikel
  • Asmara
  • Autobiografi
  • autobiography
  • Bahasa & Sastra
  • basedonmyrealitylife
  • Berita Alineaku
  • betonredofficial.com
  • billybets.ch
  • Bisnis
  • Branding
  • Buku
  • Catatan Harian
  • Cerita Anak
  • Cerita Bersambung
  • Cerita Pendek
  • Cerita Rakyat
  • Cerpen
  • Cinta
  • Cita – Cita dan Harapan
  • Dongeng
  • Drama
  • Ekonomi
  • Epos
  • Event
  • Fabel
  • Fanfiction
  • Fantasi
  • Fiksi
  • Gaya Hidup
  • ggbetofficial.de
  • gullybetofficial.com
  • Hiburan
  • Hobi
  • Hubungan Antarpribadi
  • Hukum
  • Humanis
  • Humor
  • Ilmu Manajemen
  • Inspirasi
  • Istri
  • Kampus
  • Karir dan Kewirausahaan
  • Keagamaan
  • Keluarga
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kesehatan Mental
  • Ketenagakerjaan
  • Kisa Masa Kecil
  • Kisah Inspiratif
  • Kritik Media
  • Kuliner
  • Legenda
  • Lifestyle
  • Lingkungan Hidup
  • Madhoe Retna
  • Manajemen
  • mengelola toko
  • Mental Health
  • Metafisika
  • montecryptoscasinos.com
  • Moralitas
  • Motivasi
  • mrpachocasino.ch
  • Nonfiksi Dokumenter
  • Novel
  • novos-casinos
  • Nutrisi
  • Nutrition
  • okrogslovenije
  • Opini
  • Organisasi
  • Otomotif
  • Pablic
  • Parenting
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendidikan Karir
  • Pendidikan Keuangan
  • pengalaman hidup
  • Pengembangan Diri
  • Perjalanan Hidup
  • Pernikahan
  • Persahabatan
  • Pertemanan
  • Petualangan
  • Petualangan Alam
  • Pilih Kategori
  • Pilih Menu
  • Pin-Up oyunu
  • Pin-UP VCH
  • Pin-Up yukle
  • Politik
  • Post
  • Psikologi
  • Psikologi Sosial
  • Public
  • Puisi
  • Romansa
  • Romantisme kehidupan
  • Rumah Tangga
  • Satir
  • SDM
  • Sejarah
  • Self-Acceptance
  • Self-Awareness
  • Seni & Budaya
  • Sosial
  • spiritual journey
  • Strategi
  • Teknologi
  • Tempat Wisata
  • Traveling
  • Uncategorized
  • Wanita
  • Youth
  • Beranda » Artikel » EPISODE 4.1 Tanda Ilapat hati

    EPISODE 4.1 Tanda Ilapat hati

    BY 09 Jun 2026 Dilihat: 8 kali
    EPISODE 4.1 Tanda Ilapat hati_alineaku

    Rumah itu terasa kosong, disudut kiri dan kanan lorong tampak gelap, Yunita meraba sisi dinding rumah itu, di depan terlihat orang berlari keluar lorong itu, Yunita serasa sesak dan nafas pun setengah- setengah, tampak sosok bayangan pemuda tanggung melewati lorong itu mendekat kearah Yunita  ” tolong saya bu, bantu saya…” hingga hilang ditelan gelapnya rumah itu. Yunita melangkah dengan cepat dan terengah-tengah  ketika pintu rumah itupun tertutup rapat, “mana bayangan tadi?” ujar Yunita dalam hati, dan Yunita terbangun dari mimpi, mimpi itu untuk kesekian kalinya muncul dalam setiap tidur Yunita, masih dengan setengah mengantuk,  Yunita melihat jam di dinding rumah menunjukkan pukul 00.00 dini hari, seperti biasa”, ujar Yunita menghela napas panjang, kemudian sejak jam tersebut Yunita tidak dapat tidur kembali, akhirnya ia mengerjakan tugas kasus hingga pukul 03.30 pagi hari. Terdengar bep bunyi bell suara khas pesan dari Thomas, Yunita bergegas membuka dan terbaca pesan singkat ” besok ada kasus baru ya, segera buat analisisnya, ini soal mutilasi sesama jenis Yun, kamu segera tangani ya…tq ” ujar pesan Thomas diujung pesan whatsappnya.

    Mungkinkan pesan itu ada kaitan dengan mimpinya tadi yang kerap hadir dalam setiap tidur Yunita, Yunita lebih mendata kasus yang dikirim Thomas secara beruntun tentang TKP, profile yang diduga tersangka dan kondisi kehidupan diduga tersangka tersebut.

     

    Yunita masih menduga-duga kasus yang baru saja terjadi dari Thomas, dengan asyik analisis pun berjalan, Yunita hanya mengandalkan teori Psikologi forensik dahulu tetimbang analisis umum.

    Pagi pun mulai bergelayut dengan mataharinya, pukul 06.30 wib Yunita dibangunkan oleh alarm pagi hari, yang membuat Yunita harus bergegas dalam tugas rutinnya pagi itu di Polres Soreang. Disela-sela analisis kasus yang ditangani Bersama Thomas, terdengar bunyi bep dari handphone dan  muncul  pesan baru, yang kemudian  dibaca Yunita terlihat dari Amran dan mengatakan ” apa kabar Yun,? ” sehat selalu ya”. Pesan pendek, namun bagi Yunita hal itu menimbulkan tanda tanya juga, sudah lebih dari 10 tahun Amran tidak memberi kabar sejak SMA, jawaban dari mamihnya pun ibu Agriani, bahwa Amran tinggal di Jakarta.

    ” Hayo melamun lagi, waspada klo berjalan sambil melamun,” desak Thomas sambil membantu Yunita mengemasi barang -barang, dan selang beberapa waktu Yunita menggeleng kepala dan kemudian muncul taxi blue bird mengakhiri pertemuan dengan Thomas saat itu.

    Jam menunjukkan pukul 18.30  WIB malam, ketika itu Yunita keluar dari taxi dengan stelan baju jas hitam forensik yang dipakainya terlihat cukup gagah, melangkah keluar mobil biru perak, diujung pintu ibu Agriani membawakan payung karena kondisi hujan, dan berkata” kamu pasti lelah, ayo segera masuk ke dalam ibu buatkan wedang jahe ya? ” ujar ibu agriani

    Yunita hanya mengangguk, dan bep terdengar dari genggaman tangannya diujung Handphone Yunita melihat foto terkirim saat ia dengan Tiara di tepi pantai tertawa lepas, siapa yang memfotonya dan kaget foto itu dikirim di group SMA, ” nomor baru siapa ya? ” Yunita sambil masuk menuju kamarnya, ” Yun, jangan lupa maem dan minum wedang Jahe ya, ” ujar bunda Agriani  sambil menuju dapur.

    ” Iya, “ jawab Yunita pendek

    Ia masih berfikir siapa yang mengirim fotonya bersama Tiara di pantai  beberapa minggu ke belakang, Bep terdengar lagi dari beberapa sahabat SMA Yunita, 

    ” Yun, kamu lagi liburan ya disana? ” 

    “ada paparazi tuh di group kita” 

    “coba tebak” 

    “kita udah pada tahu kok”

    “ Wkwkwk”

    “Iya, “  jawab Tiara pendek. 

    Bep dengan nada pribadi dikirim Tiara dengan isi pesan ” itu ulah kelas fisika si Amran, tahu kan Yun, sekarang aku lagi cek ke Evita juga, eh malah disemprot dibilang aku dan kamu mengganggu kehidupan Amran.”

    “Bukan kebalik ya, hmmm.. malas jadinya bertanya langsung, aku jawab aja di group iya,”.

    “Okay Yun, selamat istirahat ya…” ujar Tiara menyelesaikan pesannya.

    Di pesan selanjutnya muncul notive tak dikenal masih mengirim beberapa foto Yunita beraktifitas, mengobrol dan pergi dengan Tiara, bertemu Asep dan Thomas, naik taxi dan membuka jendela pagi hari , Yunita hanya tersenyum saja, ” kelakuan bocah, hmmm”.

    Segera Yunita menarik selimut setelah menyeruput wedang Jahe ibu Agriani, ” makasih mami,” sambil berteriak dan menarik bantal

    Dibalik pintu kamar yang setengah terbuka ibu Agriani menyebut ” Ok nak selamat istirahat, mamih simpen juga ya kotak dus kiriman siapa ini ya seorang teman katanya di meja depan”

    “Oke ma.” Yunita heran,

    “Siapa lagi yang mengirim berbagai barang, semoga hal baik ,Bismillah “. Gumam Yunita  dan akhirnya tertidur.

     

     

    Kreator : Yusi Hariyumanti HS ( Uchi)

    Bagikan ke

    Comment Closed: EPISODE 4.1 Tanda Ilapat hati

    Sorry, comment are closed for this post.

    Popular News

    • Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tidak lahir begitu saja. Di balik perumusan lima sila yang menjadi pondasi bangsa ini, ada pemikiran mendalam dari para tokoh pendiri bangsa, salah satunya adalah Soekarno. Pemikiran Soekarno dalam merumuskan Pancasila sebagai dasar negara menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah Indonesia. Lalu, apa saja pemikiran Soekarno tentang dasar negara […]

      Des 02, 2024
    • Dalam dunia pendidikan modern, pendekatan sosial emosional semakin banyak dibahas. Salah satu model yang mendapatkan perhatian khusus adalah **EMC2 sosial emosional**. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Definisi EMC2 sosial emosional? Mengapa pendekatan ini penting dalam pembelajaran? Mari kita bahas lebih lanjut untuk memahami bagaimana EMC2 berperan dalam perkembangan siswa secara keseluruhan. Definisi EMC2 Sosial […]

      Okt 02, 2024
    • Part 15: Warung Kopi Klotok  Sesampainya di tempat tujuan, Rama mencari tempat ternyaman untuk parkir. Bude langsung mengajak Rani dan Rama segera masuk ke warung Kopi Klotok. Rama sudah reservasi tempat terlebih dahulu karena tempat ini selalu banyak pengunjung dan saling berebut tempat yang ternyaman dan posisi view yang pas bagi pengunjung. Bude langsung memesan […]

      Okt 01, 2024
    • Part 16 : Alun – Alun  Kidul Keesokan paginya seperti biasa Bude sudah bangun dan melaksanakan ibadah sholat subuh. Begitupun dengan Rani yang juga melaksanakan sholat subuh. Rani langsung ke dapur setelah menunaikan ibadah sholat subuh. Tidak lama disusul oleh Bude dan langsung mengambil bahan masakan serta mengiris bahan untuk memasak. Rani dan Bude sangat […]

      Okt 16, 2024
    • Rumusan dasar negara yang dikemukakan oleh Mr. Soepomo memiliki peran sangat penting dalam pembentukan dasar negara Indonesia. Dalam sidang BPUPKI, Mr. Soepomo menjelaskan gagasan ini dengan jelas, menekankan pentingnya persatuan dan keadilan sosial. Dengan demikian, fokusnya pada teori negara integralistik membantu menyatukan pemerintah dan rakyat dalam satu kesatuan. Lebih lanjut, gagasan ini tidak hanya membentuk […]

      Okt 21, 2024

    Latest News

    Buy Pin Up Calendar E-book On-line At Low Prices In India After the installation is complete, you’ll have the flexibility […]

    Jun 21, 2021

    Karya Nurlaili Alumni KMO Alineaku Hampir 10 bulan, Pandemi Covid -19 telah melanda dunia dengan cepat dan secara tiba-tiba. Hal […]

    Des 07, 2021

    Karya Lailatul Muniroh, S.Pd Alumni KMO Alineaku Rania akhirnya menikah juga kamu,,,  begitu kata teman2nya menggoda, Yaa,,,Rania bukan anak.yang cantik […]

    Des 07, 2021

    Karya Marsella. Mangangantung Alumni KMO Alineaku Banyak anak perempuan mengatakan bahwa sosok pria yang menjadi cinta pertama mereka adalah Ayah. […]

    Des 07, 2021

    Karya Any Mewa Alumni KMO Alineaku Bukankah sepasang sejoli memutuskan bersatu dalam ikatan pernikahan demi menciptakan damai bersama? Tetapi bagaimana […]

    Des 07, 2021