KATEGORI
  • Adat & Budaya
  • Agrikultur
  • Aksi
  • Arsitektur
  • Artikel
  • Asmara
  • Autobiografi
  • autobiography
  • Bahasa & Sastra
  • basedonmyrealitylife
  • Berita Alineaku
  • betonredofficial.com
  • billybets.ch
  • Bisnis
  • Branding
  • Buku
  • Catatan Harian
  • Cerita Anak
  • Cerita Bersambung
  • Cerita Pendek
  • Cerita Rakyat
  • Cerpen
  • Cinta
  • Cita – Cita dan Harapan
  • Dongeng
  • Drama
  • Ekonomi
  • Epos
  • Event
  • Fabel
  • Fanfiction
  • Fantasi
  • Fiksi
  • Gaya Hidup
  • ggbetofficial.de
  • gullybetofficial.com
  • Hiburan
  • Hobi
  • Hubungan Antarpribadi
  • Hukum
  • Humanis
  • Humor
  • Ilmu Manajemen
  • Inspirasi
  • Istri
  • Kampus
  • Karir dan Kewirausahaan
  • Keagamaan
  • Keluarga
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kesehatan Mental
  • Ketenagakerjaan
  • Kisa Masa Kecil
  • Kisah Inspiratif
  • Kritik Media
  • Kuliner
  • Legenda
  • Lifestyle
  • Lingkungan Hidup
  • Madhoe Retna
  • Manajemen
  • mengelola toko
  • Mental Health
  • Metafisika
  • montecryptoscasinos.com
  • Moralitas
  • Motivasi
  • mrpachocasino.ch
  • Nonfiksi Dokumenter
  • Novel
  • novos-casinos
  • Nutrisi
  • Nutrition
  • okrogslovenije
  • Opini
  • Organisasi
  • Otomotif
  • Pablic
  • Parenting
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendidikan Karir
  • Pendidikan Keuangan
  • pengalaman hidup
  • Pengembangan Diri
  • Perjalanan Hidup
  • Pernikahan
  • Persahabatan
  • Pertemanan
  • Petualangan
  • Petualangan Alam
  • Pilih Kategori
  • Pilih Menu
  • Pin-Up oyunu
  • Pin-UP VCH
  • Pin-Up yukle
  • Politik
  • Post
  • Psikologi
  • Psikologi Sosial
  • Public
  • Puisi
  • Romansa
  • Romantisme kehidupan
  • Rumah Tangga
  • Satir
  • SDM
  • Sejarah
  • Self-Acceptance
  • Self-Awareness
  • Seni & Budaya
  • Sosial
  • spiritual journey
  • Strategi
  • Teknologi
  • Tempat Wisata
  • Traveling
  • Uncategorized
  • Wanita
  • Youth
  • Beranda » Artikel » Masa kecil yang pernah disayang (part 1)

    Masa kecil yang pernah disayang (part 1)

    BY 20 Mei 2026 Dilihat: 4 kali
    Masa kecil yang pernah disayang_alineaku

    ANAK KECIL YANG KEHILANGAN ARAH KINI SUDAH UTUH

    Saat pulang dari sekolah pun yang terpikirkan hanyalah senang dan bermain. Momen iri terhadap anak yang berprestasi pun sehingga memacu Rin kecil memasuki sekolah dasar dan bisa memperoleh prestasi semakin naik. Dengan semangat dan giat belajar membuat Rin kecil maju dan beberapa apresiasi dalam berbagai hal ada. Dukungan dari nenek seperti vitamin semangat yang tak terhitung nilainya. Setiap kali ada yang gak enak selalu aku bicarakan dan terhitung  nurut sesari kecil. Harmonis dan canda tawa yang ada di antara kita tercipta erat. Nenek ingin aku menjadi yang terbaik atas apa yang temanku raih. Nenek selalu bilang bahwa ingin cucu perempuannya ini pintar dan berprestasi. Ia rela membangunkan aku untuk belajar di pagi hari jam 3 pagi dan fokus untuk aku belajar sepulang sekolah. Kata nenek aku tidak perlu bersusah payah untuk mengerjakan pekerjaan rumah dan fokus mendapat nilai yang terbaik. Aku menurutinya dan membuat nenek bahagia awalnya semua terasa biasa saja berjalan sebagaimana mestinya. Setiap kali aku pulang sekolah selalu ditanya bagaimana hari ini? Apakah bisa mengerjakan ulangan. Dan jawabanku selalu “bisa” namun sebagian aku tidak tahu. Jadi mendengar hal itu nenek jadi lega. Apa yang terjadi padaku selalu dibela olehnya. Ia rela membelikan aku baju dan apapun agar aku bahagia. Nenekku pendiam dan banyak mikir namun ketika mulai tertawa aku jadi tenang betapa aku bersyukur. Aku selalu dipamerkan oleh siapapun yang datang di keluarga karena kegigihanku meraih prestasi akademik. Aku dibelajari untuk percaya diri namun dikala itu ada rasa gugup dan malu atau dalam Bahasa jawa disebut “clingus” minder kurang berani. Ia selalu bilang kalau diriku clingus. Aku diam karna sifat ini turunan dari bapakku yang menurun dalam diriku dari situ aku mulai membayangkan bapakku setiap kali lontaran kata itu muncul. 

    Aku rela hingga minta tolong ke kakak tingkatku waktu itu untuk mengajari diriku belajar sampai bisa dan sanggup mengerjakan yang aku tidak tahu awalnya, namun karena secara terpaksa otak hatiku bertentangan seperti tidak maksimal. Memaksakan hal yang tak seharusnya dari hati dapat membuatku tak fokus karena mengejar validasi. Namun apakah betul bahwa semasa kecil kita butuh validasi dari orang sekitar yang menjadikan pembentukan kita? Entahlah itupun masih simpang siur.

    Aku juga pernah menjadi seorang kakak yang belum sepenuhnya baik kepada adikku dulu, dimana aku selalu membuatnya menangis karena ingin ikut aku bermain tapi aku menyuruh dia pergi. Umur kami tak jauh berbeda, hanya selisih empat tahun. Aku memiliki berbagai teman dari beberapa usia yang selisih dua hingga tiga tahun diatasku. Masih dengan rasa malas yang susah tidur saat umur kecil dan ingin bermain-main. Apapun yang dikatakan kedua orang tuaku ingin aku tidur siang ataupun tidak boleh keluar serasa terpenjara. Sepeda merah yang menjadi kenangan di masa itu masih menjadi memori perjuangan belajar pertama kali melangkah namun pernah patah akibat terkena air hujan dengan sering dan digunakan. Sebagai cucu pertama dalam keluarga Bapak dan Ibu, aku termasuk golongan yang beruntung semasa kecil. 

    Tidak pernah dibentak sedikitpun dan tidak pernah tidak dituruti. Aku memperoleh itu dengan cukup menerima tanpa meminta. Kalau diingat-ingat masa itu adalah masa yang sangat golden age yang pernah terlewati. 

    Masih ingat dulu, waktu ada seekor kera yang tidak jinak selalu saja marah-marah padaku ketika aku datang. Hewan itu seperti tidak menyukai diriku, padahal di sana aku bisa bermain dengan teman-temanku. Aku takut, namun tetap nekat datang karena ingin bermain. Yang masih Rin kecil heran dari dulu, kenapa kera itu tidak berlaku sama ke yang lain. Hal itu yang membuat Rin kecil kepikiran kok seekor hewan sebegitu sensitifnya kepada diriku. Membuat diri kecil ini kepikiran terus-menerus hingga menyebabkan diriku menarik diri. Untungnya tidak berlangsung lama, masih bisa kembali normal. Aku banyak belajar mengenai indahnya semesta dalam hidup menyukai tata surya yang sangat indah sebagaimana Tuhan menciptakan apa yang dikehendaki. 

    Rin kecil berusaha menggambar sebaik yang ia bisa namun gagal berulang kali. Hingga putus tidak dilanjutkan karena malas gerak. Rin kecil yang berusaha menggali potensinya dengan berbagai macam upaya, namun ditengah-tengah ketika hal tersebut diminati terasa tak semestinya dilakukan. Ketika ingat tata surya pasti imajinasi aktif dan membayangkan betapa indahnya yang berada di dalam otak. Masa tumbuh kembang anak di kala itu sangat dipengaruhi oleh imajinasi dan fiktif sehingga memancing kekreatifan diri dalam tumbuh kembang si anak. 

    Walaupun bertengkar dengan teman di masa kecil, tapi keesokan harinya sudah main bersama lagi adalah bukti bahwa anak kecil tetaplah anak kecil yang tak membawa beban atau luka. Apa yang terjadi ya tetap akan berlanjut melakukan aktifitas harian juga. Di sini bisa kita petik bahwa anak kecil memiliki penyaringan atau kedapatan kejadian yang tidak terlalu dipendam dalam batin namun cepat melenyapkan rasa itu. Seperti gelas kosong yang dituangkan jikalau telah penuh maka dikosongkan lagi seperti sebelumnya jadi sampah emosi bisa terurai dan kembali dengan penuh cinta, itulah anak kecil sebagai simbolis anak yang masih murni, murni disini karena mampu menyucikan dirinya sendiri.

    Masa kecil yang terbilang bahagia bisa menjadi obat saat dewasa nanti ketika menemui kepahitan dalam menjalani kehidupan. Setidaknya momen-momen tersebut berada di memori yang menjadikanku ingat akan hal-hal yang membuat diri semangat untuk bangkit. Apapun dan bagaimanapun masa akan menjadi waktu kenang diputar di kala sulit.

     

     

    Kreator : Morin Lorena Wibowo (Lonamor)

    Bagikan ke

    Comment Closed: Masa kecil yang pernah disayang (part 1)

    Sorry, comment are closed for this post.

    Popular News

    • Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tidak lahir begitu saja. Di balik perumusan lima sila yang menjadi pondasi bangsa ini, ada pemikiran mendalam dari para tokoh pendiri bangsa, salah satunya adalah Soekarno. Pemikiran Soekarno dalam merumuskan Pancasila sebagai dasar negara menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah Indonesia. Lalu, apa saja pemikiran Soekarno tentang dasar negara […]

      Des 02, 2024
    • Dalam dunia pendidikan modern, pendekatan sosial emosional semakin banyak dibahas. Salah satu model yang mendapatkan perhatian khusus adalah **EMC2 sosial emosional**. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Definisi EMC2 sosial emosional? Mengapa pendekatan ini penting dalam pembelajaran? Mari kita bahas lebih lanjut untuk memahami bagaimana EMC2 berperan dalam perkembangan siswa secara keseluruhan. Definisi EMC2 Sosial […]

      Okt 02, 2024
    • Part 15: Warung Kopi Klotok  Sesampainya di tempat tujuan, Rama mencari tempat ternyaman untuk parkir. Bude langsung mengajak Rani dan Rama segera masuk ke warung Kopi Klotok. Rama sudah reservasi tempat terlebih dahulu karena tempat ini selalu banyak pengunjung dan saling berebut tempat yang ternyaman dan posisi view yang pas bagi pengunjung. Bude langsung memesan […]

      Okt 01, 2024
    • Part 16 : Alun – Alun  Kidul Keesokan paginya seperti biasa Bude sudah bangun dan melaksanakan ibadah sholat subuh. Begitupun dengan Rani yang juga melaksanakan sholat subuh. Rani langsung ke dapur setelah menunaikan ibadah sholat subuh. Tidak lama disusul oleh Bude dan langsung mengambil bahan masakan serta mengiris bahan untuk memasak. Rani dan Bude sangat […]

      Okt 16, 2024
    • Rumusan dasar negara yang dikemukakan oleh Mr. Soepomo memiliki peran sangat penting dalam pembentukan dasar negara Indonesia. Dalam sidang BPUPKI, Mr. Soepomo menjelaskan gagasan ini dengan jelas, menekankan pentingnya persatuan dan keadilan sosial. Dengan demikian, fokusnya pada teori negara integralistik membantu menyatukan pemerintah dan rakyat dalam satu kesatuan. Lebih lanjut, gagasan ini tidak hanya membentuk […]

      Okt 21, 2024

    Latest News

    Buy Pin Up Calendar E-book On-line At Low Prices In India After the installation is complete, you’ll have the flexibility […]

    Jun 21, 2021

    Karya Nurlaili Alumni KMO Alineaku Hampir 10 bulan, Pandemi Covid -19 telah melanda dunia dengan cepat dan secara tiba-tiba. Hal […]

    Des 07, 2021

    Karya Lailatul Muniroh, S.Pd Alumni KMO Alineaku Rania akhirnya menikah juga kamu,,,  begitu kata teman2nya menggoda, Yaa,,,Rania bukan anak.yang cantik […]

    Des 07, 2021

    Karya Marsella. Mangangantung Alumni KMO Alineaku Banyak anak perempuan mengatakan bahwa sosok pria yang menjadi cinta pertama mereka adalah Ayah. […]

    Des 07, 2021

    Karya Any Mewa Alumni KMO Alineaku Bukankah sepasang sejoli memutuskan bersatu dalam ikatan pernikahan demi menciptakan damai bersama? Tetapi bagaimana […]

    Des 07, 2021